Fimela.com, Jakarta - Memasuki bulan suci Ramadan, momen berbuka puasa tak lagi sekadar soal melepas dahaga. Bagi banyak orang, ini adalah waktu untuk berkumpul, berbagi cerita, sekaligus menikmati hidangan yang menghadirkan rasa nostalgia. Tahun ini, suasana tersebut terasa semakin istimewa di ARTOTEL Gelora Senayan melalui program buka puasa bertajuk Batalin di Senayan.
Mengusung konsep perjalanan rasa Nusantara, program ini menjadi ruang temu antara tradisi dan eksplorasi kuliner. Lewat kolaborasi four hands antara Ragil Imam Wibowo, peraih gelar Asian Cuisine Chef of the Year 2018, dan Raynaldo selaku Executive Chef, para tamu diajak menelusuri kekayaan gastronomi Indonesia yang mungkin belum banyak tereksplorasi sebagai pengalaman kuliner di bulan Ramadan.
Dari Gerbang Rempah hingga Kepulauan Eksotis
Perjalanan rasa dimulai dari Aceh, wilayah yang dikenal sebagai gerbang rempah dengan karakter bumbu kaya dan kompleks. Menu kemudian bergerak ke Tapanuli, menghadirkan sentuhan andaliman yang unik dan menggugah selera. Dari sana, eksplorasi berlanjut ke Nusa Tenggara Timur, menonjolkan cita rasa original, pedas, dan aroma berasap khas teknik pengolahan tradisional.
Sulawesi Tenggara menjadi pemberhentian berikutnya, dengan harmoni hasil laut dan pangan daratan yang diolah sederhana namun penuh karakter. Perjalanan ditutup di Maluku, kepulauan rempah yang merayakan kesegaran bahan, aroma eksotis, serta keberanian memadukan unsur laut dan buah-buahan dalam satu sajian.
Keseluruhan menu dirancang bukan sekadar untuk dinikmati, tetapi untuk diceritakan kembali. Setiap hidangan membawa jejak budaya, tradisi, dan kekayaan alam Indonesia yang luas.
Momen Berbuka yang Lebih Bermakna
General Manager ARTOTEL Gelora Senayan, Yana Nuraga, menyampaikan bahwa Batalin di Senayan merupakan program tahunan yang konsisten menghadirkan kolaborasi dengan chef ternama Indonesia. Tahun 2026 ini, konsep four hands menghadirkan sesuatu yang baru, ragam hidangan khas dari berbagai daerah yang mungkin masih terasa asing bagi sebagian masyarakat.
Dengan harga IDR 428.000 nett per orang, pengalaman ini dirancang sebagai perjalanan kuliner yang utuh dan berkesan. Pada minggu pertama dan keempat Ramadan, tersedia pula promo pay 4 get 5 yang bisa menjadi pilihan menarik untuk berbuka bersama keluarga atau kolega.
Bagi yang menginginkan suasana lebih santai, paket takjil di Coffee Shop Buka Mata menawarkan pilihan praktis dengan harga IDR 98.000 nett. Paket ini sudah termasuk teh manis, kurma sukari, dua macam gorengan, serta pilihan es campur atau kolak, menu klasik yang identik dengan Ramadan.
Tak hanya itu, berbagai mocktail spesial Ramadan seharga IDR 78.000 nett juga tersedia di seluruh outlet hotel, mulai dari restoran hingga executive lounge, menghadirkan pilihan minuman segar untuk melengkapi santap berbuka.
Merayakan Keberagaman dalam Satu Meja
Ramadan selalu identik dengan kebersamaan. Lewat sajian yang merangkum ragam rasa dari barat hingga timur Indonesia, Batalin di Senayan menjadi pengingat bahwa kekayaan kuliner Nusantara begitu luas dan layak dirayakan.
Di tengah hiruk pikuk ibu kota, pengalaman berbuka yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memperkaya perspektif tentang cita rasa Indonesia, tentu menjadi sesuatu yang patut dipertimbangkan. Karena pada akhirnya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, melainkan juga tentang mensyukuri keberagaman, termasuk yang tersaji di atas meja makan.