Istana Buckingham Menyelenggaraan Pameran Busana Bertajuk Queen Elizabeth II: Fashion and Style

Nabila MecadinisaDiterbitkan 10 April 2026, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Istana Buckingham kembali menarik perhatian publik dengan rencana penyelenggaraan pameran busana bertajuk “Queen Elizabeth II: Fashion and Style.” Pameran ini menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap warisan panjang Ratu Elizabeth II, khususnya dalam dunia mode yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari citra dan identitasnya sebagai kepala negara Inggris.

Pameran ini akan menampilkan berbagai koleksi busana ikonik yang pernah dikenakan oleh Ratu Elizabeth II sepanjang masa pemerintahannya. Mulai dari gaun kenegaraan yang mewah, mantel berwarna cerah yang menjadi ciri khasnya, hingga aksesori seperti topi dan tas tangan yang selalu melengkapi penampilannya. Setiap koleksi tidak hanya mencerminkan selera pribadi sang ratu, tetapi juga memiliki nilai historis dan simbolis yang berkaitan dengan momen-momen penting dalam sejarah Inggris.

2 dari 3 halaman

Busana yang jadi alat komunikasi non verbal Ratu Elizabeth

Ratusan busana mendiang Ratu Elizabeth II akan dipamerkan untuk kali pertama di Istana Buckingham, London, Inggris. Tampak dalam foto, staf Royal Collection Trust melihat busana pernikahan Putri Elizabeth, yang dipamerkan di pameran 'Queen Elizabeth II: Her Life in Style', di The King's Gallery, Istana Buckingham, London, Inggris, Kamis 9 April 2026. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Salah satu daya tarik utama dari pameran ini adalah bagaimana busana digunakan sebagai alat komunikasi non-verbal oleh Ratu Elizabeth II. Warna-warna mencolok yang sering ia kenakan, misalnya, bukan sekadar pilihan estetika, tetapi juga strategi agar ia mudah dikenali di tengah keramaian saat menghadiri acara publik. Selain itu, banyak busana yang dirancang khusus untuk kunjungan kenegaraan, dengan sentuhan elemen budaya dari negara yang dikunjungi sebagai bentuk penghormatan diplomatik.

Pameran ini juga akan menyoroti peran para desainer yang bekerja di balik layar, termasuk hubungan jangka panjang sang ratu dengan rumah mode dan penjahit kerajaan. Melalui sketsa desain, foto arsip, dan catatan pribadi, pengunjung dapat melihat proses kreatif di balik setiap busana yang dikenakan dalam berbagai kesempatan penting.

3 dari 3 halaman

Perjalanan sejarah yang memperlihatkan bagaimana gaya berpakaian dapat merefleksikan perubahan zaman

Pameran ini akan digelar di The King's Gallery, Istana Buckingham, London, Inggris, mulai dari 10 April hingga musim gugur 2026. Tampak dalam foto, seorang anggota staf Royal Collection Trust menyesuaikan gaun malam dari tahun 1952 yang dikenakan oleh Ratu Elizabeth II, yang dipamerkan di pameran 'Queen Elizabeth II: Her Life in Style', di The King's Gallery, Istana Buckingham, London, Inggris, Kamis 9 April 2026. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Lebih dari sekadar pameran mode, “Queen Elizabeth II: Fashion and Style” menjadi perjalanan sejarah yang memperlihatkan bagaimana gaya berpakaian dapat merefleksikan perubahan zaman. Dari era pascaperang hingga abad ke-21, pilihan busana sang ratu mencerminkan stabilitas, kontinuitas, dan adaptasi terhadap perkembangan sosial dan budaya.

Dengan menghadirkan koleksi yang belum pernah dipamerkan sebelumnya, acara ini diprediksi akan menarik minat besar dari masyarakat internasional, pecinta mode, serta pengamat sejarah. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sosok Ratu Elizabeth II, tetapi juga mempertegas perannya sebagai ikon gaya yang berpengaruh di dunia.

Melalui pameran ini, Istana Buckingham tidak hanya membuka pintu bagi publik untuk melihat lebih dekat kehidupan kerajaan, tetapi juga mengajak pengunjung memahami bagaimana busana dapat menjadi bagian dari warisan budaya yang abadi.