Bak Funeral Parade Penuh Drama, Lady Gaga Tutup Era Mayhem dengan Gaun Arsip Givenchy 1997 yang Kontroversial

Hilda IrachDiterbitkan 19 Mei 2026, 08:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Lady Gaga kembali membuktikan dirinya sebagai ratu fashion teatrikal. Dalam premiere Apple Music Live: Lady Gaga MAYHEM Requiem di Los Angeles, sang superstar tampil gothic dramatis mengenakan gaun arsip Givenchy Haute Couture Fall/Winter 1997 rancangan Alexander McQueen. Penampilannya langsung mencuri perhatian karena terasa seperti perpaduan antara pertunjukan opera gelap dan prosesi pemakaman fashion yang megah.

Lady Gaga memang dikenal totalitas dalam membangun konsep. Kali ini, ia hadir dengan iring-iringan teatrikal di The Grove, Los Angeles, ditemani marching band bernuansa New Orleans serta puluhan performer bergaya gothic yang berjalan, menari, hingga merangkak di sekelilingnya. Suasana premiere pun berubah layaknya funeral parade artistik khas dunia Mayhem.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Detail Look

Penampilannya langsung mencuri perhatian karena terasa seperti perpaduan antara pertunjukan opera gelap dan prosesi pemakaman fashion yang megah. [Dok/Givenchy].

Untuk momen spesial tersebut, Gaga memilih gaun merah-hitam dramatis dari koleksi legendaris “Eclect Dissect”. Gaun silk satin tersebut hadir dengan detail lace hitam transparan, high neckline bertabur embellishment, aksen epaulette berjumbai, serta lengan flare yang dramatis. Siluetnya mengingatkan pada kostum matador Spanyol dengan sentuhan dark couture khas McQueen.

Sentuhan veil berjaring dan kipas hitam semakin memperkuat aura gothic queen yang ditampilkan Gaga malam itu. Bahkan karpet hitam bertabur kelopak mawar merah membuat keseluruhan tampilannya terasa sinematik sekaligus emosional.

3 dari 3 halaman

Koleksi Arsip Givenchy yang Pernah Jadi Kontroversi

Penampilannya langsung mencuri perhatian karena terasa seperti perpaduan antara pertunjukan opera gelap dan prosesi pemakaman fashion yang megah. [Dok/Givenchy].

Pilihan busana ini juga bukan sekadar fashion statement. Gaun tersebut berasal dari koleksi Givenchy Fall/Winter 1997/1998, koleksi kedua Alexander McQueen untuk rumah mode asal Paris tersebut. Kala itu, koleksi “Eclect Dissect” dikenal kontroversial karena menggabungkan referensi budaya Spanyol, Jepang, hingga Skotlandia dalam nuansa avant-garde yang gelap dan dramatis.

Bagi Gaga, mengenakan arsip McQueen terasa seperti penghormatan emosional kepada sang desainer legendaris yang selama ini menjadi salah satu inspirasinya. Penampilan ini sekaligus menjadi simbol penutup era Mayhem, album yang kini diinterpretasikan ulang dalam versi lebih gelap dan teatrikal lewat Mayhem Requiem.