Fimela.com, Jakarta - Momen penyerahan trofi di final FIFA World Cup 2026 menghadirkan kejutan manis lewat kehadiran Jung Ho Yeon. Aktris sekaligus model asal Korea Selatan itu dipercaya membawa Louis Vuitton Trophy Trunk memasuki lapangan jelang seremoni penyerahan trofi.
Bersama petenis Spanyol Carlos Alcaraz, Jung Ho Yeon tampil memikat tepat sebelum trofi paling bergengsi di dunia sepak bola itu diserahkan kepada sang juara. Sebagai House Ambassador Louis Vuitton, ia memilih gaun bernuansa pink lembut yang serasi dengan perannya dalam prosesi ikonis tersebut.
Tampilan elegannya menjadi kontras yang menyenangkan di tengah atmosfer kompetitif stadion. Perpaduan busana minimalis dan langkah mantapnya memberi ruang bagi momen Trophy Trunk untuk tetap menjadi pusat perhatian.
Halterneck Dress Pink yang Minimalis
Jung Ho Yeon mengenakan halterneck dress bernuansa soft pink rancangan rumah mode Louis Vuitton. Palet warna pastel ini memberi kesan feminin dan lembut, sekaligus menghadirkan nuansa romantis yang berpadu manis dengan kemegahan acara final.
Gaun hadir dengan siluet midi yang mengikuti lekuk tubuh secara halus. Detail halter neckline dipadukan potongan cutout di bagian dada, memperlihatkan garis bahu dan lehernya dengan anggun tanpa terasa berlebihan.
Potongan lurus yang jatuh memberi efek jenjang khas seorang supermodel. Material rajut lebar pada gaun memantulkan tampilan anggun setiap kali ia melangkah, menciptakan kesan mewah yang tetap terlihat effortless.
Sejumlah media fashion internasional, termasuk WWD dan Vogue, menyoroti pilihan pendekatan minimalis yang diterapkan Louis Vuitton pada busana Jung Ho Yeon. Alih-alih bermain dengan detail dramatis, gaun mengandalkan kualitas material, konstruksi couture, dan palet warna lembut agar momen Trophy Trunk tetap menjadi sorotan utama.
Riasan Flawless dan Rambut Sleek Melengkapi Tampilan
Riasan wajah Jung Ho Yeon disusun selaras dengan gaunnya yang romantis. Kompleksi mengusung konsep glass skin khas Korea dengan hasil akhir dewy, membuat kulit tampak sehat dan bercahaya di bawah sorot lampu stadion.
Area mata dipertegas lembut melalui sapuan eyeshadow cokelat muda dan eyeliner tipis, sehingga bentuk mata terlihat tegas tanpa kesan berat. Pulasan blush bernuansa peach memberi efek segar, sementara bibir glossy berwarna pink nude menyempurnakan keseluruhan tampilan.
Tatanan rambutnya dibuat simpel namun elegan. Rambut hitam panjang ditata sleek half updo dengan belahan tengah, memberikan fokus pada detail halterneck dress sekaligus menonjolkan garis wajah yang tegas.
Tradisi Trophy Trunk Louis Vuitton di Final FIFA World Cup
Kehadiran Jung Ho Yeon dalam prosesi penyerahan trofi menjadi bagian dari tradisi Louis Vuitton sejak 2010 sebagai pembuat resmi FIFA World Cup Trophy Trunk. Keterlibatan ini menandai kolaborasi antara dunia mode dan olahraga pada momen puncak kompetisi empat tahunan tersebut.
Dalam prosesi menjelang pertandingan final, ia berjalan bersama seorang legenda FIFA mengantarkan koper ikonis yang menyimpan trofi ke tengah lapangan. Kehadiran Trophy Trunk membuka rangkaian seremoni yang dinantikan jutaan pasang mata.
Trophy Trunk terbaru dibuat secara handmade di bengkel bersejarah Louis Vuitton di Asnières-sur-Seine, Prancis. Proses pengerjaan manual di lokasi ini dikenal merepresentasikan warisan craftsmanship rumah mode tersebut.
Koper dibalut kanvas Monogram khas Louis Vuitton, dihiasi aksen huruf "V" berwarna emas yang melambangkan Victory sekaligus Vuitton. Detailnya dilengkapi sudut kuningan berlapis emas serta interior kulit berwarna krem yang dirancang khusus untuk melindungi trofi Piala Dunia.
Penampilan Jung Ho Yeon yang sederhana namun berkelas menjadi pelengkap momen bersejarah itu. Banyak media internasional menyebutnya sebagai salah satu fashion highlight pada final FIFA World Cup 2026, menegaskan kemewahan bisa hadir melalui siluet bersih, detail presisi, dan keanggunan yang effortless.