Home Sweet Loan The Musical Pentas Akhir September, Hadirkan Dua Aktris untuk Peran Kaluna

Ratnaning AsihDiterbitkan 08 Agustus 2026, 22:05 WIB

Fimela.com, Jakarta - Masih ingat dengan Kaluna dan pergulatannya sebagai sandwich generation? Kini kisahnya akan dihadirkan ke atas panggung dalam Home Sweet Loan The Musical. Pertunjukan musikal ini digagas Visinema bersama Indonesia Kaya berkolaborasi dengan Jakarta Art House, akan dipentaskan dalam 23 kali pertunjukan pada 30 September-18 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. 

Sekitar dua bulan menuju pementasan perdananya, dihelat konferensi pers di Indonesia Kaya, Jakarta, pada Kamis (6/8/2026). Para perwakilan dari Indonesia Kaya, pemain, hingga pihak lain yang terlibat dalam produksi ini berbagi cerita tentang Home Sweet Loan The Musical.

Billy Gamaliel selaku Program Manager Indonesia Kaya menjelaskan alasan membawa karya ini ke panggung. “Karena kita cari karya-karya sastra yang bisa dipanggungkan. Lalu kami merasa karya novel Mba Almira, Home Sweet Loan ini yang sudah difilmkan, itu fenomenal sekali. Menguatkan tulang punggung yang ada di luar sana, dan dibawa versi yang lebih intimate,” tuturnya.

Tahun lalu, ia menyampaikan hal ini kepada Cristian Imanuell, Produser Visinema. Gayung pun bersambut. Ia menambahkan, "Waktu itu dibawa ke panggung Indonesia Kaya, konsepnya monolog dengan diiringi ansamble number. Dan ternyata sama Cris dilanjutin lebih panjang lagi."

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Dua Pemeran Kaluna

Pemeran memperkenalkan Home Sweet Loan The Musical saat peluncuran di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Adaptasi dari novel karya Almira Bastari ini akan dipentaskan dalam 23 pertunjukan pada 30 September hingga 18 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dengan menghadirkan lima lagu orisinal karya Idgitaf sebagai bagian dari pengembangan cerita. (KLY/ Budy Santoso)

Salah satu pembaruan terbesar dalam adaptasi ini adalah hadirnya lima lagu orisinal baru karya Idgitaf. Lagu-lagu tersebut menjadi bagian dari narasi pertunjukan dan melengkapi pengalaman penonton dalam mengikuti perjalanan Kaluna.

Yang menarik dari produksi Home Sweet Loan The Musical, yakni pemilihan dua pemain untuk memerankan Kaluna. Kalya Islamadina dan Chintana Jo akan memerankan karakter tersebut dalam pertunjukan yang berbeda. Kalya akan tampil dalam 17 show, sementara Chintana di enam pertunjukan. 

Dalam keterangan tertulis, diungkap bahwa alasannya adalah sebagai representasi bahwa Kaluna bukan hanya milik satu wajah, melainkan banyak cara dalam menyimpan lelah, mencintai keluarganya, dan memperjuangkan dirinya sendiri.

Sutradara Dinda Lisa Reideka mengatakan, "Ada sesuatu, kalau melihat Kaluna-nya Kalya, dan ada sesuatu kalau melihat Kaluna-nya Chintana Jo."

3 dari 3 halaman

Koreografi El Haq Latief dan Nudiandra Sarasvati

Home Sweet Loan The Musical . (Ratnaning Asih/ Liputan6.com)

Koreografi dalam pertunjukan musikal ini terinspirasi dari ritme kehidupan Jakarta serta tekanan kehidupan urban yang dihadapi para tokohnya. Dua sosok di baliknya, adalah El Haq Latief dan Nudiandra Sarasvati. El Haq Latief sendiri adalah aktor yang telah meniti karier profesional di panggung internasional, termasuk West End. 

Ketika diajak bergabung dalam Home Sweet Loan The Musical, ia menyebut langsung menonton versi filmnya di OTT. Tak disangka, hatinya langsung bergetar. 

"Wah, kok kayak mind reading jatuhnya, kayak experience aku sendiri," kata dia. Ia kemudian membuat satu draft koreografi, berdasarkan lagu "Berakhir di Aku", dan kemudian diteruskan ke lagu-lagu lainnya.  "Inspirasinya sebenarnya dari liriknya sih. Liriknya tuh bener-bener cantik banget, tapi sakit," kata dia. 

Selain dua pemeran Kaluna, produksi ini juga dibintangi oleh 11 pemeran lainnya, didukung oleh 24 pemeran ensemble serta lebih dari 50 insan kreatif. 

Adapun Yandi Brownsu ditunjuk sebagai vocal director yang membimbing para pemain dalam membangun interpretasi vokal. Sementara tata musik ada di bawah arahan Ivan Tangkulung,  menyatukan lima lagu orisinal Idgitaf dengan perjalanan dramatik pertunjukan, yang dibawakan bersama live orchestra.