Cara Mengatasi Kulit Bersisik di Musim Kemarau agar Tetap Lembap

Ghaeiza Kay RasuffiDiterbitkan 10 Agustus 2026, 15:58 WIB

Fimela.com, Jakarta - Musim kemarau identik dengan cuaca yang lebih panas dan udara yang cenderung kering. Kondisi tersebut dapat membuat kelembapan alami kulit lebih cepat berkurang sehingga kulit terasa kasar, kencang, bahkan tampak bersisik dan mengelupas. Paparan sinar matahari serta kebiasaan mandi terlalu lama juga dapat membuat kondisi kulit kering semakin terasa, terutama jika kulit tidak mendapatkan perawatan dan hidrasi yang cukup.

Kulit bersisik dapat menjadi tanda bahwa kulit sedang kehilangan kelembapan. Karena itu, perawatan sehari-hari perlu lebih diperhatikan agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan pelembap secara rutin. Cara mengatasi kulit bersisik di musim kemarau tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan, tetapi juga mencakup kebiasaan saat mandi dan cara melindungi kulit dari faktor lingkungan.

American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan penggunaan produk pembersih yang lembut serta pelembap setelah mandi untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Pelembap sebaiknya diaplikasikan ketika kulit masih sedikit lembap sehingga kelembapan dapat lebih terkunci. Pilih produk dengan formula yang sesuai dengan kondisi kulit dan hindari bahan yang berpotensi menyebabkan iritasi.

Selain itu, hindari menggosok bagian kulit yang bersisik terlalu keras. Eksfoliasi berlebihan justru dapat membuat lapisan pelindung kulit semakin terganggu dan menyebabkan kulit bersisik terasa lebih sensitif. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kulit dapat terasa lebih lembut, nyaman, dan terawat meski harus beraktivitas selama musim kemarau.

2 dari 3 halaman

Jangan Abaikan Pelembap dan Cara Mandi

Merawat kulit bersisik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana saat mandi. (doc. unsplash/ MUTHIA ASHIFA SALSABELLA )

Merawat kulit bersisik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana saat mandi. Hindari penggunaan air yang terlalu panas karena dapat menghilangkan minyak alami yang membantu menjaga kelembapan kulit. Batasi waktu mandi dan pilih sabun atau pembersih yang memiliki formula lembut agar kulit tidak terasa semakin kering setelahnya.

Setelah mandi, jangan langsung membiarkan kulit hingga benar-benar kering. Tepuk-tepuk kulit menggunakan handuk secara perlahan, kemudian aplikasikan pelembap ketika kulit masih dalam kondisi sedikit lembap. Cara ini membantu mempertahankan air pada permukaan kulit sehingga kulit terasa lebih nyaman.

Pilih pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit. Produk dengan tekstur krim atau salep umumnya dapat memberikan kelembapan lebih intens dibandingkan lotion yang lebih ringan. Jika kulit mudah mengalami iritasi, pilih produk tanpa pewangi dan bahan yang berpotensi membuat kulit semakin sensitif.

Bagian tubuh yang paling kering, seperti siku, lutut, tangan, dan kaki, dapat diberikan perhatian lebih. Gunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi dan ketika kulit mulai terasa kering atau tertarik.

3 dari 3 halaman

Lindungi Kulit dari Paparan Matahari

Gunakan sunscreen dengan SPF yang sesuai sebelum beraktivitas di luar ruangan (doc.pexels/https://kaboompics.com/)

Musim kemarau membuat aktivitas di luar ruangan terasa lebih menyengat karena kulit lebih sering terpapar sinar matahari. Selain menggunakan pelembap, perlindungan terhadap sinar matahari tetap penting untuk membantu menjaga kondisi kulit.

Gunakan sunscreen dengan SPF yang sesuai sebelum beraktivitas di luar ruangan. Aplikasikan secara merata pada area kulit yang terpapar dan ulangi pemakaian sesuai kebutuhan, terutama jika banyak berkeringat atau berada di luar ruangan dalam waktu lama.

Kulit yang sedang bersisik juga sebaiknya tidak dikupas menggunakan tangan. Meskipun kulit yang mengelupas terkadang terasa mengganggu, menarik atau menggosoknya dapat menyebabkan iritasi dan membuat permukaan kulit menjadi lebih sensitif.

Perhatikan pula kondisi kulit dari waktu ke waktu. Jika kulit terus-menerus bersisik, terasa sangat gatal, pecah-pecah, mengalami kemerahan, atau tidak membaik meskipun sudah dirawat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan masalah kulit tertentu yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Dengan menjaga kelembapan, memilih produk perawatan yang lembut, serta melindungi kulit dari sinar matahari, kulit dapat tetap terasa nyaman dan terawat sepanjang musim kemarau.

Penulis: Ghaeiza Kay Rasuffi