Librarian Outfit, Gaya Intelektual yang Rapi dan Elegan

najwa maulidinaDiterbitkan 27 Agustus 2026, 19:17 WIB

Fimela.com, Jakarta - Ada kalanya gaya yang terlihat klasik justru kembali terasa menarik. Setelah berbagai tren fashion yang serba eksperimental, librarian outfit hadir dengan tampilan yang lebih tenang, rapi, dan sedikit nerdy. Estetika ini mengambil inspirasi dari gaya pustakawan dengan sentuhan modern yang membuatnya tetap relevan untuk dipakai sehari-hari.

Dilansir dari ELLE Jerman, librarian outfit menjadi salah satu tren yang menonjol pada 2026. Gaya ini menghidupkan kembali elemen seperti rok pleats, blus, layering, knitwear, loafers, hingga aksesori sederhana dengan pendekatan yang lebih modern dan effortless

Tidak perlu benar-benar bekerja di perpustakaan untuk mencoba gaya ini. Justru daya tarik librarian outfit terletak pada kemudahannya untuk diterapkan ke berbagai aktivitas. Tampilan yang awalnya identik dengan suasana membaca buku kini bisa hadir sebagai outfit untuk kuliah, bekerja, hingga sekadar menikmati akhir pekan.

Palet warna netral seperti cokelat, beige, abu-abu, navy, dan hitam menjadi pilihan yang mudah digunakan. Warna-warna tersebut memberikan kesan tenang sekaligus membuat berbagai fashion item lebih gampang dipadukan.

Untuk memberikan sentuhan yang lebih kekinian, tambahkan aksesori seperti kacamata berbingkai tipis, tas kulit berstruktur, atau scarf bermotif. Hasil akhirnya tidak harus terlihat terlalu formal. Sedikit styling yang santai justru membuat librarian outfit terasa lebih modern.

Pada akhirnya, tren ini bukan tentang berpakaian seperti stereotip seorang pustakawan, melainkan mengambil elemen klasik dan intelektual lalu menerjemahkannya sesuai gaya pribadi.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Item Kunci untuk Mendapatkan Gaya Librarian Chic

Mulai dari cardigan hingga rok pleats, beberapa fashion item sederhana bisa menjadi kunci untuk mendapatkan tampilan librarian chic yang effortless. (Foto/Dok: UNIQLO)

Salah satu alasan librarian outfit mudah diterapkan adalah karena fashion item yang digunakan sebenarnya sudah cukup familiar. Banyak di antaranya bahkan mungkin sudah ada di dalam lemari, sehingga tidak perlu membeli seluruh wardrobe baru untuk mengikuti tren ini.

Cardigan menjadi salah satu item yang bisa langsung memberikan kesan bookish. Pilih model dengan warna netral atau motif klasik, lalu padukan dengan kemeja berkerah. Untuk tampilan yang lebih santai, cardigan juga bisa dikenakan sebagai outer di atas basic top.

Rok pleats menjadi pilihan lain yang dapat memperkuat karakter librarian outfit. Potongan midi dengan lipit memberikan kesan rapi sekaligus feminin. Jika ingin tampil lebih modern, padukan dengan sweater oversized atau atasan yang lebih fitted agar proporsi outfit terasa seimbang.

Untuk bawahan yang lebih praktis, celana tailored juga bisa digunakan. Pilih potongan lurus atau sedikit loose, kemudian pasangkan dengan kemeja dan cardigan. Gaya ini cocok untuk menciptakan tampilan yang terlihat polished tanpa terasa terlalu formal.

Soal sepatu, loafers menjadi pilihan yang cukup kuat. Model klasik ini dapat memberikan sentuhan preppy sekaligus membuat keseluruhan outfit terlihat lebih sophisticated. Mary Jane atau ankle boots juga bisa digunakan ketika ingin memberikan karakter yang sedikit berbeda.

Jangan lupa aksesori. Kacamata dengan frame klasik, tas kulit berstruktur, dan scarf kecil bisa menjadi detail sederhana yang membuat outfit terasa lebih lengkap.

 

3 dari 3 halaman

Bikin Librarian Outfit Lebih Modern

Librarian chic tidak harus terlihat kuno. Dengan permainan layering, warna, dan aksesori, gaya bookish ini bisa tampil lebih modern dan personal. (Foto/Dok: ZARA)

Meski mengambil inspirasi dari gaya klasik, librarian outfit tidak berarti harus tampil seperti mengenakan seragam dari masa lalu. Justru, tren ini bisa dibuat lebih modern dengan permainan layering dan proporsi yang lebih santai.

Salah satu cara paling mudah adalah menggabungkan item yang terlihat formal dengan pakaian yang lebih kasual. Misalnya, kemeja putih dan rok pleats bisa dipadukan dengan sweater oversized. Kombinasi tersebut membuat tampilan tetap rapi, tetapi tidak terasa terlalu serius.

Pilihan warna juga dapat mengubah keseluruhan suasana outfit. Jika warna cokelat, beige, dan abu-abu terasa terlalu aman, tambahkan aksen burgundy, hijau tua, atau merah untuk memberikan sedikit statement. Warna tersebut tetap cocok dengan nuansa klasik, tetapi membuat penampilan terlihat lebih segar.

Layering juga bisa menjadi bagian menarik dari gaya ini. Kemeja berkerah dapat dikenakan di bawah sweater atau vest, kemudian dilengkapi blazer atau coat ketika cuaca lebih dingin. Permainan beberapa lapisan membuat outfit terlihat lebih berdimensi tanpa harus menggunakan banyak aksesori.

Untuk tampilan yang lebih feminin, rok midi bisa dipadukan dengan Mary Jane dan kaus kaki. Sementara itu, celana tailored bersama loafers dan oversized blazer dapat memberikan kesan lebih modern dan sedikit androgynous.

Yang paling penting, jangan merasa harus mengikuti estetika ini dari ujung kepala hingga kaki. Cukup ambil elemen yang paling sesuai dengan gaya pribadi.

Librarian outfit pada akhirnya menawarkan cara sederhana untuk tampil rapi tanpa kehilangan sisi personal. Sedikit sentuhan bookish, sedikit klasik, dan tentu saja, tetap nyaman untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Penulis: Najwa Maulidina