Fimela.com, Jakarta - Beijing mungkin lebih sering dibayangkan sebagai kota besar yang sibuk, modern, dan penuh dinamika. Namun, melalui parfum terbarunya, Le Labo justru memilih melihat sisi Beijing yang berbeda: lebih sunyi, kontemplatif, dan dekat dengan ruang-ruang yang mengajak seseorang berhenti sejenak.
Nuansa tersebut diterjemahkan melalui Shiu 25, parfum terbaru dalam koleksi ikonik Le Labo City Exclusive yang tahun ini didedikasikan untuk Beijing. Bukan sekadar mengambil inspirasi dari landmark atau kehidupan urban, Shiu 25 mengajak penikmatnya mengenal Beijing melalui suasana ruang tradisional, bengkel kerajinan, halaman tersembunyi, serta keheningan yang memberikan ruang untuk kembali kepada diri sendiri.
Dalam deskripsi resminya, Le Labo menggambarkan Shiu 25 sebagai penghormatan terhadap tempat-tempat kontemplatif di Beijing, ketika kreativitas justru lahir dari keheningan. Aroma ini dibangun di sekitar shiu, ekspresi yang lebih lembut dari pohon ho, kemudian dipadukan dengan iris, olibanum, dan kayu hangat yang memberikan karakter membumi.
Beijing yang Tidak Bising, tetapi Menenangkan
Alih-alih menghadirkan aroma yang terasa metropolitan atau penuh energi, Shiu 25 mengambil pendekatan yang jauh lebih intim.
Komposisinya mengandalkan camphor wood, iris, pink pepper, dan frankincense atau olibanum. Camphor wood memberikan kesan woody yang khas dengan sentuhan dingin dan sedikit aromatik, sementara iris menghadirkan sisi yang lebih lembut dan airy. Pink pepper memberikan aksen spicy yang halus, sedangkan frankincense menambahkan nuansa resinous dan sedikit smoky.
Hasil akhirnya bukan parfum yang terasa terlalu manis atau terlalu tajam. Shiu 25 justru bergerak di antara kesan woody, musky, spicy, dan sedikit powdery, dengan karakter yang relatif tenang.
Meski demikian, pengalaman terhadap parfum tentu sangat personal. Ada pula ulasan yang menangkap karakter incense dan resinous yang lebih dominan, menunjukkan bagaimana Shiu 25 dapat berkembang berbeda ketika bersentuhan dengan kulit masing-masing pemakainya.
Terinspirasi dari Ruang Tradisional Beijing
Yang membuat Shiu 25 terasa berbeda adalah sumber inspirasinya. Le Labo tidak mencoba memasukkan seluruh karakter Beijing ke dalam satu botol, melainkan memilih momen-momen yang lebih tersembunyi.
Bayangannya adalah lantai kayu tua di ruang kerajinan tradisional, halaman yang tenang, taman tersembunyi, dan tempat-tempat yang menawarkan jeda dari hiruk-pikuk kota.
Pendekatan tersebut juga berkaitan dengan kehadiran Le Labo di Beijing. Shiu 25 dikembangkan di laboratorium Le Labo di Beijing yang berada di sebuah bangunan bersejarah di Wangfujing. Ruang tersebut mempertahankan elemen siheyuan, kompleks hunian tradisional Beijing dengan halaman di bagian tengah, yang turut menjadi bagian dari konteks kreatif parfum ini.
Dengan begitu, Shiu 25 terasa seperti interpretasi Beijing yang lebih personal. Bukan Beijing yang terlihat dari balik jendela mobil di tengah lalu lintas, melainkan Beijing yang ditemukan ketika seseorang berjalan memasuki halaman, menyusuri ruang kerajinan, kemudian menikmati momen hening.
City Exclusive, Tradisi Parfum yang Membuat Kota Terasa Personal
Shiu 25 juga membawa kembali daya tarik utama Le Labo City Exclusive Collection. Berbeda dari koleksi parfum regulernya, City Exclusive dirancang sebagai bentuk penghormatan kepada kota-kota yang memiliki tempat khusus bagi Le Labo. Setiap parfum memiliki kota asalnya sendiri dan pada dasarnya hanya tersedia di kota tersebut.
Kini terdapat 19 parfum dalam koleksi tersebut, masing-masing mewakili kota yang berbeda. Selain Shiu 25 untuk Beijing, ada Gaiac 10 untuk Tokyo, Osmanthus 19 untuk Kyoto, Vanille 44 untuk Paris, Myrrhe 55 untuk Shanghai, Citron 28 untuk Seoul, hingga Tubereuse 40 untuk New York.
Konsep ini membuat setiap parfum terasa seperti sebuah suvenir yang lebih personal. Bukan sekadar membawa pulang botol parfum dari sebuah perjalanan, tetapi membawa pulang interpretasi olfaktori mengenai sebuah kota.
Inilah salah satu hal paling menarik dari City Exclusive. Sepanjang tahun, parfum tersebut biasanya hanya tersedia di kota yang menjadi inspirasinya. Namun setiap tahun, Le Labo memberikan kesempatan bagi fragrance enthusiast di seluruh dunia untuk mencobanya.
Sampel City Exclusive tersedia secara global pada periode Agustus hingga September, sedangkan ukuran penuh dapat dibeli secara global sepanjang September. Setelah periode tersebut berakhir, parfum kembali menjadi eksklusif untuk kota asalnya.
Untuk Shiu 25, parfum ini tersedia sepanjang tahun di laboratorium Le Labo di Beijing. Sementara secara online, sampelnya tersedia pada Agustus–September dan ukuran penuh tersedia selama September.
Artinya, bagi pencinta parfum di luar Beijing, September menjadi salah satu waktu paling menarik untuk mengenal Shiu 25 tanpa harus melakukan perjalanan ke China.
Le Labo juga menyediakan pilihan refill untuk City Exclusive dalam ukuran tertentu. Menurut informasi resmi brand, refill 50 ml dan 100 ml tersedia secara online, sementara ukuran 50 ml, 100 ml, dan 500 ml tersedia di sejumlah laboratorium Le Labo tertentu.