Tips Menjaga Kelembapan Kulit Tubuh Seharian Secara Maksimal

najwa maulidinaDiterbitkan 09 September 2026, 16:40 WIB

Fimela.com, Jakarta - Kulit tubuh yang lembap bisa membuat kulit terasa lebih halus, kenyal, dan nyaman. Namun, aktivitas sehari-hari seperti mandi dengan air terlalu panas, berada di ruangan ber AC, atau terlalu lama berada di bawah sinar matahari bisa membuat kulit terasa lebih kering. Karena itu, menjaga kelembapan kulit sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian.

Dilansir dari American Academy of Dermatology, mandi selama lima hingga 10 menit dengan air hangat dan menggunakan pembersih yang lembut dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kulit semakin kering. Setelah mandi, kulit juga sebaiknya dikeringkan dengan cara ditepuk perlahan menggunakan handuk, kemudian langsung menggunakan pelembap ketika kulit masih sedikit lembap.

Kebiasaan mandi memang terlihat sederhana, tetapi bisa berpengaruh pada kondisi kulit. Air yang terlalu panas dapat membuat kulit terasa semakin kering, terutama jika digunakan dalam waktu lama. Jadi, tidak perlu berlama-lama di bawah pancuran hanya karena air hangat terasa nyaman. Setelah selesai mandi, hindari menggosok tubuh dengan handuk terlalu keras. Cukup tepuk-tepuk perlahan hingga air berlebih terserap. Cara ini juga membuat kulit masih menyisakan sedikit kelembapan sebelum menggunakan body moisturizer.

Waktu setelah mandi menjadi salah satu momen yang mudah untuk mengingat penggunaan pelembap. Oleskan secara merata ke seluruh tubuh, terutama pada area yang sering terasa kering seperti siku, lutut, tangan, dan kaki. Dengan langkah sederhana tersebut, menjaga kelembapan kulit tidak perlu terasa rumit. Kuncinya adalah membuat rutinitas ini menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Memilih Pelembap yang Tepat untuk Kulit Tubuh

Memilih body moisturizer bukan hanya soal tekstur yang terasa nyaman, tetapi juga kandungan yang sesuai dengan kebutuhan kulit. (Foto/Dok: Pixels)

Body moisturizer menjadi salah satu produk yang bisa diandalkan untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Namun, pilihan pelembap tidak harus selalu sama untuk setiap orang. Kondisi kulit dan preferensi tekstur dapat menjadi pertimbangan sebelum memilih produk yang akan digunakan setiap hari.

Jika kulit cenderung kering, pelembap dengan tekstur cream atau ointment bisa terasa lebih nyaman karena teksturnya lebih pekat. Sementara itu, lotion memiliki tekstur yang lebih ringan sehingga mudah diratakan dan bisa menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari.

Kandungan dalam pelembap juga bisa diperhatikan. Beberapa bahan yang umum ditemukan dalam produk pelembap antara lain glycerin, hyaluronic acid, ceramide, mineral oil, petrolatum, dan shea butter. Kandungan tersebut dapat membantu memberikan dan mempertahankan kelembapan pada kulit.

Tidak perlu memilih produk hanya karena memiliki daftar kandungan yang panjang. Justru, menemukan pelembap yang nyaman digunakan dan cocok dengan kondisi kulit bisa membuat rutinitas lebih mudah dipertahankan. Pemakaian pelembap juga tidak harus dilakukan hanya ketika kulit sudah terasa sangat kering. Setelah mandi, gunakan body moisturizer secara merata saat kulit masih sedikit lembap. Jika kulit kembali terasa kering di tengah hari, pelembap bisa digunakan kembali pada area yang membutuhkan.

Untuk tangan, misalnya, pelembap dapat diaplikasikan setelah mencuci tangan. Sementara itu, bagian seperti siku, lutut, dan tumit bisa mendapatkan perhatian ekstra karena area tersebut sering terasa lebih kasar. Pada akhirnya, produk yang baik adalah produk yang membuat kulit terasa nyaman dan bisa digunakan secara rutin. Dengan begitu, menjaga kelembapan kulit terasa lebih praktis dan tidak berlebihan.

3 dari 3 halaman

Bukan Hanya Body Lotion, Hal-Hal Kecil Ini Juga Perlu Diperhatikan

Perhatikan pakaian, paparan sinar matahari, hingga kebiasaan eksfoliasi agar kulit tetap mendapatkan perawatan yang seimbang. (Foto/Dok: Pixels)

Menjaga kelembapan kulit tubuh bukan hanya tentang seberapa sering menggunakan body moisturizer. Kebiasaan yang dilakukan sepanjang hari juga bisa ikut menentukan kenyamanan kulit. Salah satunya adalah memilih pakaian yang nyaman, terutama jika kulit mudah terasa kering atau sensitif.

Pakaian yang terlalu ketat dapat membuat kulit lebih sering bergesekan dengan bahan pakaian. Jika kulit sedang terasa kering, pilih pakaian yang lebih longgar dengan bahan yang terasa lembut di tubuh. Dengan begitu, kulit bisa tetap nyaman saat beraktivitas. Lingkungan juga bisa membuat kulit terasa berbeda. Berada terlalu lama di ruangan dengan udara yang kering, misalnya, dapat membuat kulit terasa lebih membutuhkan pelembap. Ketika kulit mulai terasa kering, tidak ada salahnya mengaplikasikan kembali moisturizer pada area yang membutuhkan.

Selain itu, jangan lupa melindungi kulit tubuh dari paparan sinar matahari. Gunakan sunscreen dengan perlindungan broad spectrum dan SPF 30 atau lebih pada area tubuh yang tidak tertutup pakaian ketika akan beraktivitas di luar ruangan. Eksfoliasi juga sebaiknya dilakukan secukupnya. Scrub memang bisa membuat permukaan kulit terasa lebih halus, tetapi terlalu sering melakukan eksfoliasi dapat membuat kulit semakin kering atau terasa tidak nyaman. Jika kulit sedang kering, fokuskan rutinitas pada pembersihan yang lembut dan penggunaan pelembap.

Tidak perlu menunggu kulit terasa kasar atau mengelupas untuk mulai memperhatikannya. Membatasi mandi dengan air yang terlalu panas, menggunakan pelembap secara rutin, memilih produk yang lembut, dan melindungi kulit dari matahari sudah bisa menjadi langkah sederhana. Dengan kebiasaan yang konsisten, menjaga kelembapan kulit tubuh sepanjang hari pun tidak harus terasa seperti rutinitas yang panjang.

Penulis: Najwa Maulidina