Perpaduan Warna Cerah dan Siluet Unik Hadirkan Gaya Fashion yang Lebih Ekspresif

Devita AdyaDiterbitkan 25 September 2026, 18:26 WIB

Fimela.com, Jakarta - Fashion tidak hanya berbicara tentang pakaian, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk menunjukkan karakter dan kreativitas. Permainan warna, bentuk, hingga detail pada busana dapat menciptakan tampilan yang memiliki identitas kuat. Memasuki tren Fall/Winter 2026, warna-warna cerah dan siluet yang lebih berani turut mendapat perhatian di berbagai koleksi fashion.

Dilansir dari Vogue, koleksi Fall 2026 menunjukkan pendekatan fashion yang semakin ekspresif melalui warna seperti electric blue, vibrant red, royal purple, butter yellow, hingga turquoise. Perpaduan warna yang tidak terduga juga menjadi salah satu cara untuk memberikan karakter pada penampilan.

Selain warna, permainan proporsi juga menjadi bagian penting. Vogue mencatat bahwa koleksi Fall 2026 menampilkan oversized design, cropped styles, hingga exaggerated silhouettes yang memberikan kesan lebih dinamis. Penggunaan bentuk yang tidak biasa membuat busana terlihat lebih menonjol sekaligus memberikan ruang untuk bereksperimen dengan gaya.

Semangat tersebut turut terlihat dalam koleksi “RESONANSI”, hasil kolaborasi Ria Miranda dan Mel Ahyar. Koleksi ini mempertemukan dua karakter desain berbeda melalui warna cerah, bentuk playful, serta detail unik yang menghasilkan tampilan fashion penuh energi. Perpaduan tersebut menunjukkan bagaimana kolaborasi dapat melahirkan interpretasi baru dalam dunia fashion.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Ria Miranda dan Mel Ahyar Satukan Dua Karakter dalam Fashion

Kolaborasi dua desainer ini mempertemukan kelembutan karakter Ria Miranda dengan pendekatan bold dan edgy khas Mel Ahyar. (Foto/Dok: Devita Adya)

Kolaborasi antara Ria Miranda dan Mel Ahyar melahirkan koleksi bertajuk “RESONANSI”, sebuah pertemuan dua karakter kreatif yang memiliki bahasa desain berbeda. Keduanya telah lama mengenal satu sama lain karena sama-sama tergabung dalam Ikatan Perancang Muda Indonesia (IPMI), sehingga proses kolaborasi dapat berkembang secara alami.

“Aku terinspirasi banget dengan keberanian Mel untuk menciptakan sesuatu yang bold, edgy. She’s so sure of herself. Energi itu yang aku kagumi”, Ujar Ria.

“Menurutku butuh suatu kelembutan jiwa untuk dapat ‘melelehkan’ diri seperti Ria, melebur bersama seniman lainnya for the sake of art it self. Efeknya yang aku lihat karya-karya Ria jadi semakin kaya”, Ujar Mel.

Pertemuan dua karakter tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam koleksi yang berani dan ekspresif. “RESONANSI” menghadirkan bold colors, playful forms, serta quirky details melalui motif instrumen musik dan flora yang dibuat dengan karakter dinamis.

Salah satu bentuk pertemuan identitas tersebut terlihat pada motif flora khas Ria Miranda yang diolah menjadi embroidered patch berukuran besar dalam warna kuning, oranye, dan merah. Detail tersebut kemudian diperkaya dengan beading, jahitan kontras, dan fringe yang memberikan kesan bergerak.

Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana dua pendekatan desain dapat bertemu dan menghasilkan karakter visual yang berbeda dari karya masing-masing.

3 dari 3 halaman

Siluet Unik dan Detail Berani Perkuat Karakter “RESONANSI”

Eksperimen potongan, material, warna, dan aksesori membuat koleksi “RESONANSI” tampil dinamis sekaligus menunjukkan kekuatan kolaborasi dua desainer. (Foto/Dok: Devita Adya)

Karakter “RESONANSI” semakin terlihat melalui permainan siluet dan detail yang menggabungkan ciri khas Ria Miranda dengan pendekatan Mel Ahyar. Salah satunya hadir melalui striped shirt dengan deconstruction asymmetrical cut yang dipadukan dengan color-blocking navy dan biru muda. Tampilan tersebut kemudian dibuat semakin unik dengan pleated Bermuda Shorts.

Eksplorasi juga terlihat ketika Mel mengolah structured fabric melalui layered outer berbahan sheer atau organza bermotif bunga yang dikenakan di atas tunik, salah satu produk yang menjadi bagian dari karakter desain Ria Miranda. Sementara itu, celana harem yang identik dengan pendekatan modest Ria Miranda dikemas ulang menggunakan circular pleats untuk memberikan kesan twisted.

Berbagai aksesori turut memperkuat tampilan, mulai dari sabuk bordir dengan rumbai multicolor, statement belt berbentuk bunga merah tiga dimensi, hingga panel selendang bordir etnik pada blazer bergaris. Setiap detail memberikan dimensi visual sekaligus memperlihatkan keberanian dalam bereksperimen.

Melalui “RESONANSI”, warna cerah, bentuk playful, siluet asimetris, dan detail tiga dimensi berpadu menjadi satu kesatuan. Koleksi ini menjadi gambaran bagaimana perbedaan karakter desain dapat menghasilkan bahasa visual baru ketika ditempatkan dalam satu ruang kreatif.