Menjalani Rutinitas Commuter Line, Cara Memanfaatkan Waktu di Perjalanan

najwa maulidinaDiterbitkan 27 September 2026, 14:05 WIB

Fimela.com, Jakarta - Bagi pekerja atau mahasiswa yang setiap hari menggunakan Commuter Line, perjalanan menuju tempat tujuan bisa menjadi bagian yang cukup panjang dari rutinitas. Berangkat pagi, transit, menunggu kereta, hingga perjalanan pulang membuat waktu di perjalanan terasa seperti sesuatu yang harus dilewati begitu saja. Padahal, ada banyak hal kecil yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan waktu selama perjalanan agar terasa lebih bermanfaat.

Dilansir dari Transport Reviews, waktu perjalanan tidak selalu harus dipandang sebagai waktu yang hilang. Perjalanan dapat memiliki nilai ketika digunakan untuk aktivitas yang menyenangkan, produktif, atau memberikan manfaat bagi diri sendiri. Artinya, perjalanan dengan kereta juga bisa menjadi kesempatan untuk melakukan hal-hal yang memang sudah ingin dikerjakan.

Bagi kaum commuter yang sedang mencari tambahan penghasilan, perjalanan bisa menjadi kesempatan untuk memanfaatkan waktu dengan mengurus pekerjaan sampingan yang tidak membutuhkan waktu terlalu panjang. Misalnya, membalas pesan dari klien, mengecek jadwal pekerjaan, membuat daftar ide konten, atau mencatat pengeluaran dan pemasukan.

Tidak semua pekerjaan memang cocok dilakukan di dalam kereta. Ketika kondisi sedang penuh atau tidak mendapatkan tempat duduk, memaksakan diri bekerja justru bisa membuat perjalanan terasa lebih melelahkan. Karena itu, pilih aktivitas yang sederhana dan bisa dihentikan kapan saja. Waktu perjalanan juga bisa digunakan untuk mencari inspirasi. Bagi yang memiliki pekerjaan di bidang kreatif, melihat tren di media sosial, membaca artikel, atau mencatat ide yang muncul bisa menjadi kegiatan ringan selama perjalanan.

Pada akhirnya, strategi menikmati perjalanan bukan berarti harus selalu produktif. Mendengarkan musik, menonton video, membaca, atau sekadar melihat pemandangan juga bisa menjadi cara untuk membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan. Yang penting, waktu di perjalanan tidak harus selalu dianggap sebagai bagian paling melelahkan dari rutinitas.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Cara Memanfaatkan Waktu di Commuter Line untuk Menambah Cuan

Tidak semua aktivitas mencari cuan harus dilakukan dalam waktu berjam-jam. Beberapa pekerjaan kecil dapat diselesaikan selama perjalanan dengan memanfaatkan waktu yang biasanya terlewat. (Foto/Dok: Pexels)

Bagi yang sedang mencoba mencari penghasilan tambahan, waktu perjalanan dapat menjadi salah satu kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan kecil. Tidak perlu langsung mencari pekerjaan sampingan yang membutuhkan waktu berjam-jam. Mulailah dari aktivitas yang memang bisa dilakukan secara fleksibel. Salah satunya adalah pekerjaan yang berhubungan dengan media sosial. Membuat daftar ide konten, menyusun caption, mencari referensi, hingga menjadwalkan unggahan dapat dilakukan melalui ponsel. Aktivitas seperti ini cocok dilakukan ketika perjalanan sedang cukup nyaman dan koneksi internet memungkinkan.

Bagi yang memiliki bisnis kecil, perjalanan juga bisa digunakan untuk mengecek pesanan atau membalas pertanyaan pelanggan. Membuat daftar stok, mencatat pesanan yang masuk, atau mengecek kebutuhan untuk hari berikutnya juga dapat membantu pekerjaan terasa lebih teratur.

Ada pula aktivitas sederhana seperti mengatur keuangan. Sambil menunggu kereta atau selama perjalanan, coba catat pengeluaran hari itu dan pisahkan kebutuhan dengan keinginan. Kebiasaan kecil ini dapat membantu mengetahui ke mana uang pergi setiap harinya. Namun, jangan sampai keinginan untuk produktif membuat perjalanan terasa seperti pekerjaan tanpa akhir. Tidak semua menit harus digunakan untuk mencari uang. Jika tubuh sedang lelah setelah seharian beraktivitas, perjalanan pulang justru bisa menjadi waktu untuk beristirahat.

Mencari cuan memang membutuhkan usaha, tetapi bukan berarti setiap waktu kosong harus diisi dengan pekerjaan. Justru, mengetahui kapan harus produktif dan kapan harus beristirahat dapat membuat rutinitas terasa lebih seimbang. Buat kaum commuter, perjalanan dengan kereta bisa menjadi waktu yang fleksibel. Ada hari ketika waktu tersebut digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan sampingan, ada pula hari ketika cukup digunakan untuk mendengarkan musik sambil menikmati perjalanan.

3 dari 3 halaman

Bukan Cuma Cari Cuan, Ini Cara Bikin Perjalanan Commuter Lebih Menyenangkan

Rutinitas commuter tidak harus selalu dipenuhi pekerjaan. Mengatur aktivitas selama perjalanan justru bisa membantu membagi waktu antara mencari cuan, menyelesaikan kewajiban, dan beristirahat. (Foto/Dok: Pexels)

Perjalanan pulang setelah menjalani aktivitas seharian sering kali terasa seperti bagian lain dari pekerjaan. Apalagi ketika kereta sedang ramai dan perjalanan masih panjang. Dalam kondisi seperti ini, memaksakan diri untuk terus produktif justru bisa membuat tubuh semakin lelah. Karena itu, tidak ada salahnya membuat pembagian sederhana berdasarkan kondisi. Ketika perjalanan pagi terasa lebih tenang dan tubuh masih segar, waktu tersebut dapat digunakan untuk mengecek pekerjaan atau menyusun rencana aktivitas. Sementara perjalanan pulang dapat digunakan untuk kegiatan yang lebih ringan.

Membaca artikel, mendengarkan podcast, menonton tontonan singkat, atau sekadar mendengarkan playlist favorit bisa menjadi pilihan. Aktivitas tersebut mungkin tidak menghasilkan uang secara langsung, tetapi tetap membantu membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan. Bagi yang ingin tetap mencari tambahan penghasilan, buat daftar pekerjaan yang memang bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Misalnya, membalas beberapa pesan, membuat satu ide konten, atau mencatat tugas yang harus diselesaikan setelah sampai di tujuan. Dengan begitu, perjalanan tidak berubah menjadi sesi kerja penuh.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah mengetahui kapan harus berhenti. Jika perjalanan sedang terlalu padat atau tubuh sudah merasa lelah, tidak perlu memaksakan diri membuka laptop atau menyelesaikan pekerjaan dari ponsel. Menjadi kaum commuter memang membutuhkan kemampuan mengatur waktu. Ada perjalanan yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja, ada yang lebih cocok digunakan untuk mencari inspirasi, dan ada pula yang memang sebaiknya digunakan untuk beristirahat.

Pada akhirnya, seni menikmati perjalanan bukan tentang membuat setiap menit menjadi produktif. Justru, menemukan aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh dapat membuat rutinitas perjalanan terasa lebih ringan. Jadi, bagi Sahabat Fimela yang setiap hari menghabiskan waktu di Commuter Line, perjalanan panjang tidak harus selalu dianggap sebagai waktu yang terbuang. Sesekali bisa digunakan untuk mencari cuan, sesekali untuk menyelesaikan pekerjaan kecil, dan di hari lain cukup menikmati perjalanan sambil mendengarkan lagu favorit.

Penulis: Najwa Maulidina