Trik Layering untuk Bikin Gaya Lebih Stylish dan Tidak Monoton

najwa maulidinaDiterbitkan 29 September 2026, 18:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Pernah merasa isi lemari sebenarnya cukup banyak, tetapi setiap hari tetap memakai kombinasi pakaian yang sama? Kalau iya, mungkin yang perlu diubah bukan isi lemari, melainkan cara memadukan pakaian. Salah satu trik sederhana yang bisa dicoba adalah layering atau mengenakan beberapa lapisan pakaian untuk menciptakan tampilan berdimensi sekaligus menghadirkan gaya stylish.

Dilansir dari Vogue, layering tidak hanya digunakan untuk menghadapi cuaca dingin, tetapi juga bisa menjadi cara untuk mengeksplorasi gaya personal dan menciptakan gaya stylish. Permainan warna yang kontras, perpaduan tekstur, hingga perbedaan panjang pakaian dapat membuat outfit sederhana terlihat lebih menarik.

Untuk memulainya, tidak perlu langsung menggunakan banyak lapisan. T-shirt polos yang biasanya dipakai sendiri bisa dipadukan dengan kemeja sebagai lapisan luar. Biarkan bagian kerah, lengan, atau ujung kemeja sedikit terlihat agar outfit memiliki detail tambahan. Cara lain adalah memakai tank top atau kaus sebagai lapisan dalam sebelum menambahkan kemeja, cardigan, atau jaket. Pilihan ini membuat pakaian yang sudah sering digunakan terasa seperti memiliki tampilan baru.

Layering juga bisa dimainkan melalui dress. Dress yang biasanya menjadi satu kesatuan outfit dapat dipadukan dengan kaus atau kemeja di bagian dalam. Sementara itu, celana panjang atau rok dapat menjadi pasangan untuk dress dengan potongan yang lebih longgar. Tidak perlu takut mencoba kombinasi yang sebelumnya terasa tidak biasa. Justru, layering memberikan ruang untuk mencampurkan pakaian dengan fungsi dan karakter berbeda. Kuncinya adalah membuat setiap lapisan tetap terlihat dan memiliki peran dalam keseluruhan outfit.Dengan begitu, satu pakaian tidak harus selalu memiliki satu cara pemakaian. Sedikit kreativitas bisa membuat isi lemari terasa jauh lebih fleksibel.

2 dari 3 halaman

5 Cara Layering yang Bisa Dicoba dengan Fashion Item di Lemari

Mulai dari kemeja, cardigan hingga vest, berbagai fashion item bisa dimanfaatkan sebagai lapisan tambahan. (Foto/Dok: H&M)

Salah satu formula paling mudah untuk dicoba adalah memadukan T-shirt dengan kemeja. Pilih T-shirt polos sebagai dasar, kemudian kenakan kemeja terbuka di atasnya. Jeans dan sneakers dapat melengkapi tampilan untuk menghasilkan gaya kasual yang sederhana tetapi tetap terlihat lebih terstruktur.

Kalau ingin tampilan yang sedikit lebih rapi, kemeja dapat dipadukan dengan vest. Pilih kemeja dengan warna netral, lalu tambahkan vest di atasnya. Perbedaan tekstur antara bahan kemeja dan vest bisa membuat outfit terlihat lebih menarik tanpa membutuhkan banyak aksesori. Cardigan juga bisa menjadi pilihan layering yang mudah. Untuk tampilan yang santai, cardigan dapat dikenakan di atas tank top atau kaus. Jika ingin memberikan sedikit detail, biarkan beberapa bagian dari pakaian dalam tetap terlihat, seperti bagian kerah atau ujung bawah.

Untuk gaya yang lebih feminin, dress bisa dipadukan dengan kemeja atau kaus sebagai lapisan dalam. Pilihan ini dapat memberikan kesan berbeda pada dress yang sama. Dress bermotif pun bisa dibuat lebih kasual dengan tambahan T-shirt polos. Sementara itu, blazer dapat menjadi lapisan terakhir ketika ingin membuat outfit terlihat lebih polished. T-shirt, kemeja, atau knit top bisa menjadi lapisan dasar sebelum blazer dikenakan. Celana jeans dapat membuatnya tetap terasa santai, sedangkan celana bahan memberikan kesan yang lebih formal.

Agar layering tidak terlihat terlalu penuh, perhatikan ukuran setiap pakaian. Jika bagian luar sudah cukup longgar, pilih lapisan dalam yang lebih ringan. Sebaliknya, pakaian yang lebih fitted dapat memberikan keseimbangan ketika dipadukan dengan outerwear berpotongan oversized. Tidak ada aturan bahwa layering harus terdiri dari banyak pakaian. Dua atau tiga lapisan yang dipilih dengan tepat sudah cukup untuk membuat outfit terlihat berbeda.

3 dari 3 halaman

Kunci Layering Ada pada Proporsi dan Kombinasi yang Tepat

Layering tidak harus selalu ramai karena permainan warna, siluet, dan aksesori sederhana sudah bisa mengubah keseluruhan tampilan. (Foto/Dok: UNIQLO)

Layering memang memberikan lebih banyak ruang untuk bereksperimen, tetapi mengenakan banyak pakaian sekaligus bukan berarti otomatis membuat outfit terlihat stylish. Justru, keseimbangan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika mencoba teknik ini.

Salah satu cara paling mudah adalah memperhatikan panjang setiap pakaian. Misalnya, ketika menggunakan kaus yang sedikit lebih panjang di balik sweater atau cardigan, bagian ujung kaus yang terlihat dapat memberikan dimensi pada outfit. Begitu juga dengan kemeja yang sengaja dibiarkan sedikit lebih panjang dari outerwear. Warna juga dapat membantu menciptakan tampilan yang lebih menyatu. Jika masih ragu mencoba kombinasi warna, gunakan warna netral sebagai dasar seperti putih, hitam, abu-abu, beige, atau denim. Setelah itu, tambahkan satu warna yang lebih menonjol melalui cardigan, vest, tas, atau aksesori.

Tekstur juga bisa menjadi detail yang menarik. Kaus berbahan ringan dapat dipadukan dengan denim, knitwear, atau blazer untuk menciptakan perbedaan karakter pada outfit. Tidak perlu memasukkan terlalu banyak motif dalam satu tampilan agar hasil akhirnya tetap terlihat seimbang. Aksesori pun dapat menjadi lapisan tambahan yang tidak kalah menarik. Scarf yang dikenakan di leher, tas dengan bentuk unik, belt, atau perhiasan sederhana dapat memberikan sentuhan akhir tanpa membuat pakaian terasa terlalu penuh.

Pada akhirnya, layering bukan tentang memakai sebanyak mungkin pakaian dalam satu waktu. Teknik ini justru bisa menjadi cara untuk melihat kembali isi lemari dan menemukan kombinasi baru dari pakaian yang sudah dimiliki. Jadi, sebelum merasa harus membeli outfit baru karena bosan dengan gaya sehari-hari, coba bongkar kembali isi lemari. Bisa jadi, kemeja lama, cardigan yang jarang dipakai, atau dress favorit masih punya banyak kemungkinan gaya ketika dipadukan dengan cara berbeda.

Penulis: Najwa Maulidina