Rahasia Bibir Merona Bukan Cuma Lipstik, Perlu Sunscreen untuk Melindungi dari Sinar UV

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 08 Oktober 2026, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Mengaplikasikan sunscreen sebelum beraktivitas di luar rumah kini sudah menjadi bagian dari rutinitas skincare banyak perempuan. Wajah, leher, hingga tangan tak luput dari perhatian. Namun, ada satu area yang sering kali terlupakan meski sama-sama terpapar sinar matahari setiap hari: bibir.

Padahal, bibir juga membutuhkan perlindungan dari paparan sinar UV. American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan lip balm dengan SPF minimal 30 untuk membantu melindungi bibir dari paparan sinar matahari. Perlindungan ini penting karena paparan sinar matahari dapat berkontribusi terhadap bibir kering dan pecah-pecah, sementara kerusakan akibat sinar UV juga dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit.

Karena itu, rutinitas lip care kini tidak lagi hanya berkutat pada menjaga bibir tetap lembap. Perlindungan dari sinar UV dengan sunscreen juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Bibir memiliki karakteristik yang berbeda dari sebagian besar kulit di wajah. Ketika sering terpapar matahari tanpa perlindungan, bibir dapat lebih mudah terasa kering dan mengalami iritasi.

 

2 dari 3 halaman

Mengapa Bibir Perlu Dilindungi dari Sinar Matahari?

Ilustrasi Bibir Kering Credit: Pexels.com/MartProduction

Paparan sinar UV dalam jangka panjang juga berkaitan dengan kerusakan kulit akibat matahari. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah actinic cheilitis, yaitu perubahan prakanker pada bibir yang dapat ditandai dengan bibir kering dan bersisik. Karena itu, AAD menyarankan penggunaan lip balm dengan SPF 30 atau lebih ketika berada di luar ruangan dan mengaplikasikannya kembali secara berkala.

Selain UV, perlindungan terhadap visible light atau cahaya tampak juga semakin banyak dibahas dalam dunia dermatologi. Konsensus internasional terbaru menyebutkan bahwa cahaya tampak dapat berkontribusi terhadap sejumlah respons kulit, termasuk hiperpigmentasi, meski pendekatan perlindungannya masih terus dikembangkan.

Artinya, menjaga bibir tidak cukup hanya dengan mengoleskan pelembap ketika sudah terasa kering. Perlindungan sebaiknya menjadi langkah preventif yang dilakukan secara rutin. Melihat kebutuhan tersebut, produk lip care kini mulai menggabungkan fungsi pelembap, perlindungan matahari, sekaligus warna dalam satu produk.

Salah satunya adalah Amaterasun Lip Balm SPF 50+ PA+++, yang kini hadir dengan pembaruan formula serta pilihan warna terbaru Brick. Menurut Amaterasun, produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap UVA, UVB, dan blue light, sekaligus menjaga kelembapan bibir.

Formula tersebut juga dilengkapi teknologi Intelligent DNA Guardian®, yang menurut brand ditujukan untuk membantu memberikan perlindungan hingga tingkat DNA epidermis kulit bibir.

Sementara untuk menjaga kondisi bibir, formulanya memadukan Hyaluronic Acid, Shea Butter, dan Vitamin C. Ketiganya menjadi bagian dari pendekatan lip care yang tidak hanya mengutamakan tampilan, tetapi juga kelembapan dan kenyamanan penggunaan.

“Melalui formula terbaru ini, kami ingin menghadirkan perlindungan, perawatan, dan warna dalam satu langkah praktis. Konsumen tidak perlu lagi memilih antara bibir yang sehat terlindungi atau tampilan yang cantik merona,” ujar Benny Yahya, Direktur Amaterasun.

 

3 dari 3 halaman

Lip Balm Berwarna untuk Rutinitas yang Lebih Praktis

Intip bagaimana cara merawat kulit bibir agar selalu merona (dok. Amaterasun)

Menariknya, perlindungan bibir dari sinar UV tidak harus membuat rutinitas kecantikan menjadi semakin panjang.

Pilihan lip balm berwarna dapat menjadi alternatif praktis untuk mendapatkan perlindungan sekaligus memberikan sentuhan warna pada bibir. AAD sendiri menyebut lip balm dengan SPF sebagai salah satu cara untuk melindungi bibir dari paparan matahari.

Pada Amaterasun Lip Balm SPF 50+ PA+++ terbaru, warna Brick hadir dengan rona hangat yang dirancang untuk memberikan tampilan natural sekaligus mudah dipadukan dengan berbagai gaya makeup.

Brand menyebut formula tersebut memiliki manfaat proteksi 6-in-1, termasuk membantu mencegah bibir kering, menyamarkan tampilan bibir gelap, menjaga elastisitas, serta membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini.

Namun, seperti halnya sunscreen pada wajah, penggunaan produk dengan SPF tetap perlu dilakukan secara konsisten. Saat berada di luar ruangan, AAD menyarankan pengaplikasian ulang produk pelindung bibir setiap dua jam dan setelah makan, berenang, berkeringat, atau ketika produk banyak terhapus.

Saatnya Memasukkan Bibir ke dalam Rutinitas Sun ProtectionKesadaran terhadap penggunaan sunscreen perlahan berkembang. Jika sebelumnya perhatian terbesar diberikan pada wajah, kini area lain yang sering terpapar matahari juga mulai mendapatkan perhatian, termasuk bibir.

Menggunakan lip balm dengan SPF bukan berarti harus menambah langkah rumit dalam rutinitas skincare. Justru, produk yang menggabungkan fungsi hidrasi, perlindungan UV, dan warna dapat membuat kebiasaan tersebut terasa lebih mudah dilakukan setiap hari.

Amaterasun Lip Balm SPF 50+ PA+++ warna Brick sendiri akan diluncurkan secara eksklusif melalui Shopee pada 5–12 Oktober 2026.