Bukan Cuma Skincare, Kualitas Tidur Juga Berpengaruh pada Kecantikan Kulit Tubuh

Eastara VigaskaDiterbitkan 11 Oktober 2026, 15:57 WIB

Fimela.com, Jakarta - Merawat kulit tubuh tidak selalu harus dimulai dari penggunaan produk kecantikan. Kebiasaan sehari-hari, termasuk kualitas tidur, juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Saat waktu istirahat tidak tercukupi, kulit berpotensi mengalami perubahan pada kelembapan, elastisitas, dan tampilannya. Karena itu, kecantikan kulit juga perlu diperhatikan melalui kebiasaan hidup yang sehat.

Dilansir dari Sleep Foundation, tidur yang cukup berperan dalam mendukung proses pemulihan tubuh, termasuk menjaga kondisi kulit. Karena itu, kualitas tidur menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam rutinitas perawatan kecantikan sehari-hari.

Tidur memberikan kesempatan bagi tubuh untuk menjalankan berbagai proses pemulihan alami. Namun, kualitas kulit tidak hanya ditentukan oleh waktu tidur, melainkan juga dipengaruhi faktor lain, seperti paparan sinar matahari, asupan nutrisi, usia, dan kebiasaan merawat kulit. Kombinasi kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga kecantikan kulit agar tetap terawat.

Kurang tidur juga tidak selalu langsung menyebabkan masalah kulit yang terlihat. Meski begitu, menjaga waktu istirahat tetap teratur dapat menjadi bagian dari upaya merawat kulit tubuh. Kebiasaan ini sebaiknya diimbangi dengan penggunaan pelembap sesuai kebutuhan dan perlindungan kulit dari sinar matahari agar kulit tetap terjaga kesehatannya.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Kualitas Tidur Buruk Bisa Memengaruhi Penampilan Kulit, Ini Penjelasannya

Kulit yang terasa kering atau tampak kurang segar bisa dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kebiasaan tidur yang tidak teratur. (Foto/Dok: Pexels)

Kurang tidur sesekali mungkin tidak langsung menunjukkan perubahan besar pada kulit. Namun, jika berlangsung berulang, kebiasaan ini dapat berkaitan dengan perubahan kondisi kulit yang memengaruhi penampilannya. Karena itu, menjaga waktu istirahat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam rutinitas kecantikan.

Dilansir dari Sleep Foundation, kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi penampilan seseorang, termasuk membuat kulit terlihat kurang segar. Meski begitu, perubahan kondisi kulit tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja karena faktor lingkungan dan kebiasaan perawatan juga berperan. Beberapa perubahan yang bisa diperhatikan antara lain:

  1. Kulit terasa lebih kering. Kulit yang kehilangan kelembapan dapat terasa kasar dan kurang nyaman.
  2. Kulit terlihat kurang segar. Waktu istirahat yang tidak cukup dapat membuat penampilan tampak lebih lelah.
  3. Keluhan kulit terasa memburuk. Stres dan kurang tidur dapat memengaruhi kondisi tubuh serta memperburuk masalah kulit pada sebagian orang.

Untuk menjaga kondisi kulit, usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur dan gunakan pelembap sesuai kebutuhan. Hindari pula mengandalkan produk kecantikan saja tanpa memperhatikan kebiasaan sehari-hari. Kombinasi perawatan kulit dan istirahat yang cukup dapat membantu mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh.

3 dari 3 halaman

Kebiasaan Sebelum Tidur untuk Membantu Menjaga Kesehatan Kulit Tubuh

Kebiasaan kecil sebelum tidur dapat membantu membangun pola istirahat yang lebih teratur sekaligus melengkapi perawatan kulit sehari-hari. (Foto/Dok: Pexels)

Menjaga kualitas tidur tidak harus dilakukan melalui perubahan rutinitas yang rumit. Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup sekaligus mendukung perawatan kulit secara menyeluruh. Berikut langkah yang bisa diterapkan:

  1. Terapkan jadwal tidur teratur. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari. Orang dewasa umumnya membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur setiap malam.
  2. Kurangi penggunaan gadget sebelum tidur. Hindari aktivitas yang membuat sulit beristirahat dan ciptakan suasana kamar yang nyaman, tenang, serta tidak terlalu terang.
  3. Lakukan perawatan kulit sederhana. Bersihkan kulit setelah beraktivitas dan gunakan pelembap sesuai kebutuhan. Perawatan ini membantu menjaga kenyamanan kulit, tetapi tidak menggantikan manfaat tidur yang cukup.
  4. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang dewasa berusia 18–60 tahun dianjurkan tidur setidaknya tujuh jam setiap malam. Jadwal tidur yang konsisten juga dapat membantu menjaga kualitas istirahat.

Pada akhirnya, kulit yang sehat tidak bergantung pada satu kebiasaan saja. Menggabungkan istirahat cukup, pola makan seimbang, hidrasi, dan perawatan kulit yang sesuai dapat mendukung kesehatan kulit dari waktu ke waktu.