Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Bora, mantan member SISTAR, berbagi pandangan jujur tentang hubungan dan kriteria pasangan ideal saat hadir di program YouTube 'No Back Tak Jae Hoon'. Percakapannya dengan sang host, Tak Jae Hoon, berlangsung tak lama setelah perilisan single solonya yang berjudul "Period".
Gaya bicaranya yang blak-blakan terasa dekat dan mudah dipahami. Dari soal tipe pasangan yang ia sukai hingga pola hubungan di masa lalu, obrolan ini memuat beberapa hal yang bisa menjadi bahan refleksi bagi siapa pun yang sedang mencari atau menjalani hubungan.
Bora Menghargai Kestabilan Emosi, Tanpa Mengabaikan Chemistry
Dalam membahas kriteria, Bora menekankan pentingnya pasangan yang stabil secara emosional dan mampu mengendalikan diri. Ia menyebut kualitas tersebut kini semakin ia hargai.
"Mungkin terdengar klise, tapi aku suka pria yang stabil. Dan belakangan aku lebih suka pria yang tahu cara mengendalikan diri," ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa chemistry tetap menjadi batas yang jelas. Kejujuran terhadap hal-hal yang tak bisa ditawar sejak awal dianggap penting. Karakter yang baik memang mendasar, namun chemistry juga menjadi bagian dari fondasi hubungan, dan ia mengakui keduanya sama-sama dibutuhkan sejak awal.
Ragam Penampilan, Benang Merahnya Tetap Hangat
Saat menoleh ke masa lalu, Bora melihat adanya kesamaan tertentu di balik perbedaan yang dimiliki para mantannya. Ia menyadari ada pola yang berulang meskipun preferensi visual tidak terpaku pada satu tipe.
"Orang-orang yang pernah kutemui sejauh ini cukup berbeda dari segi penampilan. Tapi secara umum, mereka punya kesan ramah di wajah mereka," katanya.
Dari pengamatan tersebut, ia menilai yang membuatnya nyaman bukanlah tampilan semata, melainkan rasa hangat yang mereka bawa. Refleksi seperti ini dapat menjadi pengingat untuk meninjau ulang pola di hubungan sebelumnya; kesamaan yang muncul sering kali mencerminkan kebutuhan yang sesungguhnya, baik hal yang sudah sehat maupun yang perlu diperbaiki.
Terbiasa Merawat, Kini Ingin Diperlakukan dengan Penuh Perhatian
Bora juga membicarakan perannya dalam hubungan. Ia mengakui memiliki kecenderungan untuk banyak merawat pasangan, hingga mendapat julukan tertentu karena hal tersebut.
"Karena aku cenderung sangat merawat orang lain, kurasa aku sering dibilang 'seperti ibu'," ucapnya.
Seiring waktu, harapannya berubah. "Sebaliknya, aku ingin hubungan di mana akulah yang dirawat," lanjutnya.
Pernyataan ini menjadi pengingat tentang keseimbangan. Memberi dengan tulus itu indah, namun hubungan yang sehat membutuhkan timbal balik. Menyadari bahwa diri sendiri juga berhak untuk dirawat bukanlah sikap egois, melainkan bagian dari upaya mencintai diri.