Fimela.com, Jakarta - Selama ini, parfum identik dengan aroma bunga, buah, rempah, kayu, atau gourmand yang manis. Namun, bagaimana jika sebuah wewangian justru mencoba menangkap sesuatu yang terasa lebih abstrak: aroma udara sejuk di puncak gunung bersalju?
Sensasi dingin, bersih, dan hening yang biasanya hanya bisa dirasakan ketika berada jauh dari hiruk-pikuk kota kini diterjemahkan menjadi pengalaman olfaktori melalui SNOWFLAKES Extrait de Parfum. Wewangian terbaru ini menghadirkan interpretasi yang berbeda tentang kesegaran, bukan sekadar aroma citrus atau aquatic yang familiar, melainkan imajinasi tentang udara glasial yang terasa begitu jernih.
Konsep tersebut berangkat dari pertanyaan sederhana: seperti apa sebenarnya aroma udara di puncak gunung yang diselimuti salju?
Jawabannya kemudian diterjemahkan melalui komposisi parfum yang membawa pengguna seolah melakukan perjalanan menuju tempat dengan udara tipis, suhu rendah, dan lanskap putih yang tenang.
Bukan Sekadar Fresh, tetapi Seolah Mencium Udara Dingin
SNOWFLAKES Extrait de Parfum berada dalam kelompok aroma Floral–Ozone (Aquatic). Pada semprotan pertama, perpaduan Floral Ozone dan Living Liquid Air menghadirkan kesan udara yang segar dan bersih, seperti hembusan angin di ketinggian.
Karakter ini kemudian berkembang menuju aroma Snowflake di bagian tengah. Alih-alih menghadirkan kesan floral yang dominan, komposisi tersebut mencoba menerjemahkan imajinasi tentang salju yang turun perlahan—ringan, dingin, dan tenang.
Perjalanan aromanya kemudian ditutup dengan Sweet Moss, memberikan sentuhan yang lebih membumi sekaligus menjaga keseluruhan komposisi tetap lembut dan tenang.
Hasilnya adalah sebuah interpretasi tentang kesegaran yang terasa berbeda. Bukan kesegaran yang tajam dan menyengat, melainkan sensasi crisp yang seolah membuat napas terasa lebih panjang dan pikiran mendapatkan ruang untuk beristirahat.
“Melalui SNOWFLAKES Extrait de Parfum, kami ingin menghadirkan salah satu pengalaman wewangian paling segar dari HINT, atau our freshest fragrance,” ujar Benny Yahya, Direktur HINT.
Menurutnya, setiap lapisan aroma dirancang untuk membawa pengalaman yang berbeda, mulai dari hembusan udara di puncak, keheningan salju yang jatuh, hingga ketenangan sweet moss yang membumi.
Mengubah Sensasi Alam Menjadi Aroma
Untuk menghasilkan pengalaman tersebut, wewangian ini memanfaatkan IFF LIVINGS™ Headspace Extraction, sebuah teknologi yang digunakan untuk menangkap karakter autentik aroma dari alam dan menerjemahkannya ke dalam komposisi parfum melalui pendekatan ilmiah.
Teknologi ini menjadi bagian dari konsep Science of Wellness yang diusung melalui SNOWFLAKES. Perpaduan floral, udara segar, dan nuansa aquatic dirancang untuk membangun suasana yang terasa positif dan menyegarkan.
Di sinilah keunikan parfum ini terasa. Alam tidak hanya menjadi inspirasi visual, tetapi berusaha diterjemahkan melalui bahasa aroma.
Jika biasanya lanskap gunung digambarkan melalui aroma pinus, kayu, atau rempah yang hangat, SNOWFLAKES justru mengambil sisi lain dari pengalaman tersebut: udara dingin yang bersih dan sensasi hening ketika berada di ketinggian.
Pengalaman tersebut bahkan dimulai sebelum parfum disemprotkan. SNOWFLAKES hadir dalam botol frosted glass yang memberikan kesan dingin ketika disentuh, menyerupai permukaan kaca yang dipenuhi embun. Desain yang bersih dan minimalis memperkuat karakter aromanya yang crisp, ethereal, dan effortlessly luxurious. Seolah-olah visual botol dan aroma di dalamnya memiliki temperatur yang sama.
Kesan sejuk ini membuat SNOWFLAKES terasa relevan untuk mereka yang menyukai parfum dengan karakter ringan dan menyegarkan, terutama ketika ingin menghadirkan sensasi fresh tanpa aroma yang terlalu manis atau berat.
Ketika Parfum Menjadi Momen untuk Mengambil Jeda
Di tengah rutinitas yang bergerak cepat, aroma juga dapat menjadi bagian dari ritual personal. Satu semprotan parfum sebelum memulai hari, saat bersiap pergi, atau ketika ingin menyegarkan suasana dapat menciptakan pengalaman sensoris yang sederhana.
Melalui konsep Science of Wellness, SNOWFLAKES mencoba menempatkan wewangian bukan hanya sebagai pelengkap penampilan, tetapi sebagai bagian dari pengalaman keseharian yang lebih mindful.
Bayangkan aroma udara dingin yang menyentuh wajah, hamparan salju yang sunyi, lalu perlahan berganti menjadi aroma moss yang hangat dan membumi. Semua pengalaman tersebut dirangkum dalam satu perjalanan aroma.
Pada akhirnya, keunikan SNOWFLAKES terletak pada keberaniannya menerjemahkan sesuatu yang sebenarnya sulit dijelaskan: seperti apa bau udara yang dingin?
Bukan sekadar fresh fragrance, parfum ini menawarkan sebuah imajinasi tentang kesejukan—tentang berada di tempat yang jauh dari keramaian, menghirup udara yang bersih, dan memberi diri sendiri kesempatan untuk berhenti sejenak.
Sebuah pengalaman menuju puncak gunung bersalju, tanpa harus benar-benar meninggalkan kota.
SNOWFLAKES Extrait de Parfum diluncurkan secara eksklusif melalui Shopee Mall pada 25 Oktober–1 November 2026. Selama periode tersebut, parfum ditawarkan dengan harga spesial Rp249.000 dari harga normal Rp299.000, serta mendapatkan Snowflakes Pouch gratis untuk setiap pembelian satu produk selama persediaan masih tersedia.