Gaya Paris Bertemu Kreativitas Jepang, Intip Butik KENZO di Plaza Indonesia

Revania ImmanuelaDiterbitkan 27 Oktober 2026, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Mengunjungi butik bisa menjadi cara menarik untuk mengenal sebuah brand lebih dekat. Bukan hanya melihat koleksi yang ditawarkan, Sahabat Fimela juga bisa menemukan inspirasi dari desain dan detail yang mencerminkan karakter rumah mode tersebut. Apalagi bagi kamu yang tertarik mengeksplorasi gaya Paris dengan sentuhan kreativitas Jepang, butik KENZO di Level 2 Plaza Indonesia, Jakarta, bisa menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi.

KENZO resmi membuka butik terbarunya di Plaza Indonesia pada 21 Oktober 2026. Ruang ini menghadirkan berbagai pilihan fashion, mulai dari koleksi ready-to-wear Fall-Winter 2026, tas, aksesori, hingga alas kaki. Pengunjung pun bisa melihat lebih dekat ragam desain yang ditawarkan rumah mode asal Paris dengan akar budaya Jepang ini.

Perpaduan Budaya dalam Satu Ruang

Perpaduan gaya Paris dan kreativitas Jepang menjadi salah satu ciri yang membuat KENZO menarik untuk dikenali. Identitas tersebut hadir melalui pendekatan desain yang ekspresif dan terbuka terhadap berbagai pengaruh budaya, sehingga memberikan karakter tersendiri pada setiap koleksinya.

Pembukaan butik ini turut dirayakan melalui acara yang mengundang media, influencer, pelanggan VIP, serta para sahabat brand. Para tamu berkesempatan menjelajahi butik dan melihat pilihan koleksi Fall-Winter 2026 secara langsung. Sejumlah tamu juga mengenakan busana KENZO, memperlihatkan bagaimana desain dari rumah mode ini dapat diterjemahkan ke dalam gaya personal yang beragam.

Kehadiran butik ini menjadi kesempatan bagi pencinta fashion untuk mengenal lebih dekat dunia KENZO, mulai dari pilihan busana hingga aksesori yang melengkapi penampilan. Berkunjung ke butik juga bisa menjadi momen untuk menemukan detail desain yang menarik dan mencari inspirasi dalam memadukan outfit sehari-hari.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Koleksi Fall-Winter 2026 yang Mengutamakan Kebebasan Bergerak

Koleksi Fall-Winter 2026 dari KENZO menghadirkan pendekatan fashion yang dinamis, dengan desain yang memberi ruang bagi pemakainya untuk bergerak dan berekspresi. (Foto/Dok: KENZO)

Pakaian tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap penampilan, tetapi juga bisa mendukung berbagai aktivitas. Lewat koleksi Fall-Winter 2026, KENZO menghadirkan perspektif fashion yang menempatkan kebebasan bergerak sebagai salah satu bagian penting dari desainnya.

Desain Dinamis untuk Ekspresi Personal

Koleksi ini dirancang agar dapat mengikuti gerak tubuh, baik saat berjalan, berlari, menari, maupun bermain. Pendekatan tersebut memberikan kesan dinamis sekaligus menunjukkan bahwa fashion dapat menjadi bagian dari keseharian tanpa harus membatasi cara seseorang beraktivitas.

Di sisi lain, pengaruh budaya Prancis dan Jepang tetap menjadi bagian dari arah kreatif KENZO. Kedua perspektif tersebut memberi ruang bagi eksplorasi desain yang beragam, sekaligus mencerminkan perjalanan rumah mode ini dalam menggabungkan warisan budaya dengan sudut pandang yang lebih modern.

Di bawah arahan direktur artistik NIGO, KENZO terus mengembangkan pendekatan kreatif yang menggabungkan energi, keanggunan grafis, dan perspektif kontemporer. Pengalaman pribadi serta beragam pengaruh yang membentuk perjalanan kreatif kedua desainer turut memberi warna pada koleksi, menghadirkan sentuhan yang ekspresif, hangat, dan terkadang jenaka.

Bagi Sahabat Fimela, koleksi ini bisa menjadi inspirasi untuk lebih bebas mengeksplorasi gaya. Kamu bisa mulai dengan memilih pakaian yang mendukung aktivitas sehari-hari, lalu memadukannya dengan aksesori yang sesuai dengan kepribadian. Tidak harus selalu mengikuti tren, menemukan gaya yang terasa nyaman dan mencerminkan diri sendiri juga menjadi bagian dari bereksperimen dengan fashion.

 

3 dari 3 halaman

Mengenal Identitas KENZO dari Akar Jepang hingga Fashion Paris

KENZO merupakan rumah mode berakar Jepang yang berkembang di Paris sejak 1970. (Foto/Dok: KENZO)

Perjalanan KENZO sebagai rumah mode berakar Jepang dimulai di Paris pada 1970. Pengaruh multikultural yang membentuk kehidupan pendirinya, Kenzo Takada, masih terasa hingga saat ini. Latar belakang tersebut menjadi bagian penting dari identitas KENZO, yang memadukan asal-usul Jepang dengan karakter fashion Paris.

Dari Kenzo Takada ke Era NIGO

Pengaruh lintas budaya itu menjadi bagian penting dari perkembangan KENZO. Warisan Kenzo Takada terus melekat dalam perjalanan brand, sekaligus memberi dasar bagi para kreator berikutnya untuk membawa perspektif baru. Dengan begitu, sejarah rumah mode ini tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga terus berkembang mengikuti perubahan dunia fashion.

Pada September 2021, NIGO mengambil peran sebagai direktur artistik KENZO. Ia membawa energi kreatif dan visi kontemporer untuk melanjutkan perjalanan brand, dengan tetap memperhatikan karakter yang telah terbentuk sejak awal. Peran ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan warisan KENZO dengan perkembangan gaya dan budaya masa kini.

Semangat tersebut juga dapat dilihat melalui koleksi yang dihadirkan di butik Plaza Indonesia. Berbagai pilihan pakaian, tas, aksesori, dan alas kaki memberi gambaran tentang pendekatan kreatif KENZO, sekaligus memungkinkan pengunjung mengenal desainnya secara langsung.

Bagi Sahabat Fimela yang ingin mencari inspirasi fashion, mengenal latar belakang sebuah brand bisa memberikan sudut pandang berbeda saat melihat koleksinya. KENZO menjadi contoh bagaimana pengaruh budaya, sejarah, dan perspektif kreatif dapat membentuk karakter sebuah rumah mode. Dari perjalanan Kenzo Takada hingga arahan NIGO, brand ini terus mengembangkan identitasnya di tengah dunia fashion yang dinamis.