Panggung Dangdut Academy 8 Hadirkan Gaya Gaun Beragam, Murama Serba Putih

Cinthya SeptavyDiterbitkan 04 November 2026, 14:46 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Dangdut Academy 8 kembali jadi ajang yang dinantikan penikmat musik dangdut. Bukan hanya sajian vokal para peserta, namun juga parade gaun cantik yang dikenakan kakak kelas hingga peserta di atas panggung.

Pilihan palet warna tampil kontras dan tegas. Tasya memadukan hitam dan coral pink, sementara April memilih golden yellow. Detail pun berbeda, dari drapery dan oversized knot sampai rok mini asimetris yang menyertai penampilan.

Panggung Dangdut Academy 8 memperlihatkan keberagaman melalui paduan warna, potongan siluet, serta eksplorasi material. Aksen dan ornamen yang digunakan membantu membentuk karakter visual tiap gaun, sehingga setiap nama menghadirkan identitas gaya yang khas.

2 dari 3 halaman

Fashion Diva dan Murama

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Fimela.com (@fimeladotcom)

Diva tampil dalam gaun satin berwarna teal blue dengan potongan off-shoulder. Pilihan warna dan garis leher terbuka menghadirkan kesan elegan pada bagian atas. Puff sleeve yang dipadukan dengan detail peplum menciptakan permainan struktur pada bodis. Dua elemen ini menyatu untuk menonjolkan area pinggang. Rok mengembang melengkapi keseluruhan tampilan. Volume yang hadir dari lengan hingga rok menghadirkan permainan bentuk dari atas ke bawah.

Murama memilih tampilan serba putih. Bagian badan berstruktur memberi garis yang rapi pada siluet utama. Material sheer ditambahkan untuk menghadirkan lapisan yang ringan. Kehadiran bahan transparan ini menyatu dengan konstruksi bodis yang tegas.

Detail kristal menjadi aksen pada busana Murama. Kilau elemen dekoratif ini menambahkan titik perhatian tanpa mengubah palet putih yang dominan.

3 dari 3 halaman

Look Peserta Lain yang Juga Mencuri Perhatian

Bhita tampil percaya diri dalam little black dress. Korset bodis menjadi penopang bentuk pada bagian atas. Aksen oversize peplum dihadirkan untuk mempertegas proporsi. Elemen ini memberi penekanan pada garis pinggang dan memperkaya struktur. Warna hitam yang ringkas bertemu dengan volume peplum sehingga siluet gaun terasa lebih terdefinisi. Paduan ini menjaga tampilan tetap sleek namun berkarakter.

Clara memilih gaun velvet bernuansa ungu. Detail embroidery hadir pada bagian bodis sebagai pemanis tekstur. Peplum satin ditambahkan untuk memberi perpaduan material. Kilau satin berdampingan dengan permukaan velvet yang lembut. Rok panjang melengkapi siluetnya. Proporsi ini membuat keseluruhan tampilan terasa utuh dari bodis hingga hemline.

April tampil dengan busana berwarna golden yellow. Pilihan warna membawa kesan cerah pada panggung. Detail oversize bow di bahu menjadi fokus dekoratif. Elemen besar ini bekerja sebagai penanda gaya pada bagian atas. Rok mini asimetris menutup tampilan April. Garis hem yang tidak simetris menambah dinamika pada siluet pendeknya.

Tasya mempertemukan floral lace berwarna hitam dengan satin coral pink dalam satu tampilan. Dua palet ini dihadirkan berdampingan dalam komposisi yang kontras. Kontras warnanya diperkaya dengan detail drapery. Lipit-lipit kain memberi dimensi pada bagian tertentu. Oversized knot melengkapi set elemen dekoratif pada busana Tasya. Kehadiran simpul besar ini menjadi aksen yang menutup rangkaian detail.