Sukses

Fashion

Daripada Tersiksa Ikut Flexing, Yuk Coba Gaya Quiet Luxury yang Lebih Hemat

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, tren flexing di media sosial terkadang membuat seseorang merasa harus memiliki barang bermerek atau mengikuti gaya hidup tertentu agar terlihat sukses. Mulai dari tas dengan logo besar, sepatu keluaran terbaru, hingga aksesori yang mudah dikenali. Padahal, tampil elegan tidak selalu harus menunjukkan merek yang dikenakan. Ada gaya lain yang justru mengutamakan kesederhanaan, yaitu quiet luxury.

Dilansir dari Los Angeles Times, quiet luxury atau yang juga dikenal sebagai stealth wealth merupakan gaya berpakaian yang menonjolkan kesan mewah tanpa perlu memperlihatkan logo atau identitas merek secara mencolok. Pendekatan ini lebih mengutamakan kualitas bahan, potongan yang rapi, serta desain klasik yang tidak mudah terpengaruh tren sesaat.

Dalam dunia fashion, konsep ini banyak terlihat pada produk dari luxury brand seperti Loro Piana. Sepatu dan tas dari brand tersebut dikenal dengan desain yang cenderung sederhana, tanpa logo besar yang langsung menarik perhatian. Hal serupa juga bisa ditemukan pada tas Hermès, seperti Lindy dan Picotin, yang memiliki tampilan relatif minimalis dengan identitas merek yang tidak terlalu mencolok.

Menariknya, beberapa model tas klasik tersebut telah diproduksi selama bertahun-tahun dan tetap diminati hingga sekarang. Desainnya yang tidak terlalu mengikuti tren membuat pemakainya bisa terus menggunakannya dalam berbagai kesempatan tanpa merasa cepat ketinggalan zaman. Inilah salah satu daya tarik quiet luxury: kemewahan yang lebih terasa dari desain dan kualitas, bukan dari seberapa besar logo yang terlihat.

Cara Mengadaptasi Gaya Quiet Luxury Tanpa Menguras Dompet

Meski identik dengan produk dari luxury brand, Sahabat Fimela tidak harus membeli barang mahal untuk mencoba gaya quiet luxury. Konsep ini bisa diterapkan melalui pilihan pakaian dan aksesori yang lebih sederhana. Kuncinya adalah memperhatikan desain, warna, serta kualitas barang agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.

1. Pilih Warna Netral yang Mudah Dipadukan

Warna seperti hitam, putih, krem, cokelat, abu-abu, dan navy bisa menjadi pilihan untuk membangun tampilan yang elegan. Selain memberikan kesan bersih, warna-warna tersebut juga mudah dipadukan dengan berbagai pakaian. Dengan begitu, Sahabat Fimela tidak perlu membeli banyak item hanya untuk menciptakan kombinasi outfit yang berbeda.

2. Utamakan Potongan yang Sederhana dan Rapi

Pilih pakaian dengan potongan klasik seperti kemeja putih, celana bahan, blazer, rok lurus, atau dress dengan siluet sederhana. Hindari detail yang terlalu ramai jika ingin mendapatkan tampilan yang lebih minimalis. Pastikan juga ukuran pakaian sesuai dengan bentuk tubuh agar terlihat lebih rapi saat dikenakan.

3. Perhatikan Bahan dan Kualitas Pakaian

Harga mahal bukan satu-satunya penentu kualitas. Sahabat Fimela bisa mencari pakaian dengan bahan yang nyaman, jahitan rapi, dan tidak mudah rusak. Periksa juga ketebalan kain serta detail finishing sebelum membeli agar barang tersebut bisa digunakan lebih lama.

4. Pilih Aksesori dengan Desain Minimalis

Untuk melengkapi penampilan, gunakan aksesori yang tidak terlalu mencolok. Tas dengan bentuk klasik, sepatu berdesain sederhana, jam tangan minimalis, atau perhiasan kecil bisa menjadi pilihan. Tidak harus memiliki logo terkenal, selama desainnya sesuai dengan gaya yang ingin ditampilkan.

Tampil Elegan Tanpa Harus Terjebak Tren Flexing

Selain soal penampilan, quiet luxury juga bisa menjadi pengingat untuk lebih bijak dalam berbelanja. Di tengah tren media sosial yang sering memperlihatkan barang-barang mewah dan gaya hidup konsumtif, kita tidak harus selalu mengikuti apa yang sedang populer. Penting untuk memahami kebutuhan dan kemampuan finansial sebelum memutuskan membeli sesuatu.

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan agar tidak mudah terbawa tren flexing.

1. Jangan Membeli Hanya karena Sedang Tren

Barang yang sedang ramai dibicarakan di media sosial belum tentu sesuai dengan kebutuhan atau gaya pribadi. Coba pikirkan apakah item tersebut memang benar-benar disukai atau hanya menarik karena sedang populer. Dengan mempertimbangkan hal ini, kita bisa menghindari pembelian impulsif.

2. Sesuaikan Belanja dengan Anggaran

Sebelum membeli pakaian, tas, atau sepatu, tentukan anggaran yang tersedia. Jangan memaksakan diri membeli barang di luar kemampuan hanya demi memiliki merek tertentu. Jika ingin membeli sesuatu yang harganya cukup tinggi, kita bisa menyisihkan uang secara bertahap tanpa mengganggu kebutuhan utama.

3. Manfaatkan Barang yang Sudah Dimiliki

Tidak perlu selalu membeli barang baru untuk mendapatkan tampilan yang berbeda. Coba padukan kembali pakaian dan aksesori yang sudah ada di lemari. Satu item juga bisa menghasilkan beberapa kombinasi outfit jika dipadukan dengan tepat. Selain lebih hemat, kebiasaan ini membantu mengurangi pembelian yang sebenarnya tidak diperlukan.

4. Hindari Membandingkan Gaya Hidup dengan Orang Lain

Apa yang terlihat di media sosial belum tentu menggambarkan kondisi keuangan seseorang secara keseluruhan. Karena itu, tidak perlu merasa tertinggal hanya karena orang lain memiliki barang yang lebih mahal. Fokuslah pada kebutuhan, kenyamanan, dan kondisi finansial masing-masing.

Quiet luxury bukan tentang memaksakan diri memiliki barang dari merek mewah atau terlihat lebih kaya dari orang lain. Gaya ini justru bisa menjadi inspirasi untuk tampil elegan dengan pilihan yang lebih sederhana. Dengan memahami kebutuhan dan berbelanja sesuai kemampuan, Sahabat Fimela tetap bisa menikmati fashion tanpa harus tersiksa mengikuti tren flexing.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading