Sukses

Peringatan Konten!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

LanjutkanStop di Sini

Beauty

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan

Fimela.com, Jakarta Mencukur rambut kemaluan memang masih menimbulkan pro dan kontra. Meskipun begitu, pada akhirnya semua kembali kepada dirimu sendiri. Banyak orang yang mencukur rambut kemaluannya dengan alasan kesehatan. Ada pula yang mencukurnya demi kenyamanan saat bercinta. Apa pun alasannya, ketika mencukur rambut bawah kamu harus berhati-hati. 

Ada beberapa cara untuk menghilangkan rambut bagian bawahmu. Waxing, mencukurnya dengan pisau cukur khusus, dan laser. Tapi, waxing dan laser membutuhkan biaya yang lumayan besar. Apa lagi waxing rasanya sangat sakit. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Obstetrics and Gynaecology, mencukur dengan pisau cukur adalah cara yang paling aman. 

Tapi yang mengejutkan adalah, dalam penelitian tersebut, mereka menemukan 60% perempuan yang mengalami minimal satu gangguan akibat mencukur rambut kemaluannya. Luka parah pada kulit dan rambut yang tumbuh ke dalam menjadi dua gangguan yang paling sering perempuan alami. Selain tidak nyaman, gangguan ini juga ternyata bisa meningkatkan penyebaran dan penularan infeksi menular seksual (IMS). Karenanya, kamu harus tahu tujuh hal di bawah ini sebelum mencukur rambut kemaluanmu. 

Mencukur bisa menimbulkan bisul bernanah. Setelah mencukur rambut kemaluan, banyak perempuan yang mengalami hal tidak mengenakkan. Salah satunya tumbuh bisul bernanah pada kulit sekitar kemaluan. Bisul ini disebabkan karena adanya bakteri yang masuk ke dalam pori-pori. Pori-porimu memang akan membesar usai kamu bercukur. Sebenarnya ini tidak terlalu membahayakan. Selama kamu memberikan antibiotik dan selalu membersihkan kulit di sekitar kemaluanmu dengan benar. 

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan | via: dermalaz.com

Waxing dan mencukur rambut kemaluan pada dasarnya sama. Banyak perempuan yang bingung memilih antara waxing atau mencukur dengan pisau. Sebagian orang berpendapat kalau waxing akan menghasilkan kulit yang lebih halus. Sedangkan sebagian yang lain mengatakan mencukur dengan pisau adalah cara yang paling aman dan cepat. Meskipun begitu, seorang konsultan ginekolog asal Amerika Serikat, Hugh Byrne, mengatakan waxing dan mencukur rambut kemaluan tidak ada bedanya. Keduanya tetap memiliki risiko yang sama, kalau kamu tidak merawat kulit seputar kemaluan dengan benar setelah mencukur atau waxing

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan | via: flickr.com

Sisa rambut atau ingrown hair tidak membahayakan. Waxing dan mencukur menggunakan pisau dua-duanya akan meninggalkan sedikit rambut di dalam lapisan kulit terluar, yang akan menyebabkan rambutmu tumbuh kembali di dalam lapisan kulitmu setelah beberapa hari. Banyak orang yang tidak nyaman dengan rambut 'sisa' ini. Sebagian lainnya menganggap rambut yang tertinggal ini membahayakan. Menurut Byrne, hal ini tidak membahayakan sama sekali. 

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan | via: chicabella.co.uk

Menggunakan krim penghilang rambut adalah pilihan yang baik. Krim penghilang rambut bekerja dengan cara yang berbeda dari waxing dan pisau cukur. Menggunakan bahan kimia, hanya dalam beberapa menit, rambut kemaluanmu akan rontok dengan sendirinya. Tapi, kamu juga tetap harus menggunakan anti bakteri dan pelembut kulit setelah menggunakannya. Agar tidak terjadi iritasi dan infeksi. Selain itu, menggunakan krim penghilang rambut pada daerah intimmu rasanya sedikit menyeramkan. Karena bahan kimia yang berlebihan akan mengakibatkan iritasi dan mengganggu kesehatan vagina. 

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan | via: herroom.com

Menghilangkan rambut bisa meningkatkan risiko penyebaran IMS. Menurut penelitian yang dilakukan tahun 2012, kirim penghilang rambut ternyata bisa meningkatkan risiko penyebaran dan penularan IMS. Kenapa? Karena ketika kamu menghilangkan rambut, selaput kulitmu juga akan terkikis. Sehingga bakteri lebih mudah masuk ke dalam pori-pori. 

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan | via: youtube.com

Menipiskan rambut risikonya lebih kecil. Kalau kamu yang masih awam dan merasa waxing serta mencukur rambut kemaluan sedikit merepotkan, kamu bisa melakukan cara lain agar rambut di bawah tidak terlalu lebat. Kamu bisa menggunakan gunting rambut, yang khusus kamu gunakan untuk menipiskan rambut kemaluan. Kamu tidak perlu mencukur, cukup hanya menggunting rambut kemaluanmu menjadi lebih pendek, sehingga tidak lembab dan lebih mudah dibersihkan. 

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan | via: popsugar.com

Menghilangkan rambut kemaluan lebih berbahaya bagi perempuan gemuk. Penelitian terbaru di Amerika Serikat, seperti yang ditulis The Telegraph, mencukur rambut dengan cara apa pun ternyata lebih berbahaya bagi perempuan yang bertubuh gemuk, apa lagi obesitas. Karena kata Byrne, kulit perempuan yang gemuk pasti akan bergesekan dengan kulit lain. Tanpa rambut, risiko luka dan iritasi lebih besar. Dan ini akan mengakibatkan bakteri masuk ke dalam pori-pori. 

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan | via: nymag.com

Nah, itu dia tujuh hal yang harus kamu ketahui sebelum mencukur rambut kemaluanmu. Sebenarnya, mencukur dengan cara apa pun adalah pilihan. Dan kamu bebas untuk memilihnya. Asalkan kamu tetap merawat kulitmu dengan baik agar tidak infeksi dan iritasi. Kalau kamu terlalu khawatir, coba saja menipiskan rambut bawahmu. Agar area kemaluan tidak lembab dan kesehatannya terjaga. 

Baca juga: 5 Manfaat Mencukur Rambut Kemaluan

 

 

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading