Sukses

Beauty

10 Hal Yang Ingin Dikatakan Dokter Gigi Anda

Vemale.com - Coba bayangkan jika Anda harus memeriksa gigi puluhan orang yang berbeda-beda bentuk dan tingkat masalahnya, belum lagi dengan baunya itu lho. Itulah ketakutan terbesar para dokter... Berikut ini kami sertakan berbagai pendapat para dokter seputar pengalaman dan jeritan hati mereka tentang si pasien. Kita simak bersama yuk. 1. Anda kurang rajin sikat gigi "Kebanyakan pasien saya menyikat gigi kurang dari semenit, meninggalkan sisa-sisa makanan dalam mulut semalaman," ujar Robert Gerlach, DDS, MPH, salah seorang peneliti di Worldwide Clinical Investigations di Procter & Gamble. Sarannya: Sikat gigi seharusnya dilakukan sedikitnya 2 menit, 2 kali sehari, dan mengganti sikap gigi setiap 3 bulan merupakan perawatan rumahan yang terbaik untuk gigi. 2. Kanker mulut merupakan salah satu kanker paling mematikan. Menurut dokter gigi dari New York City, Lindi Orlin, DMD, kebanyakan orang tak mengerti tanda-tanda kanker mulut, seperti luka dalam mulut misalnya. "Jika pasien memiliki benjolan merah atau bintik-bintik dalam mulut mereka, maka hal itu sebaiknya tak diabaikan, sebab bisa menuntun pada masalah kesehatan mulut yang lebih parah lagi. Jadi, jika Anda mendapati keadaan yang ganjil dalam mulut, tak peduli seberapa kecil, segera hubungi dokter gigi Anda." 3. Hapus lipstik itu. "Lipstik adalah bencana," ujar dokter gigi Victor Zeines, DDS, sekaligus penulis HEALTHY MOUTH, HEALTHY BODY. "Pasien datang dan tak ingin menghapus lipstiknya ketika diperiksa. Mereka tidak tahu bahwa lipstik bisa mengotori sarung tangan dokter, gigi, serta menghambat berbagai usaha yang kami lakukan untuk mereka." 4. Kadangkala olahraga bisa memicu masalah gigi. Tentu saja memecah kalori demi kesehatan itu baik adanya, namun Anda perlu waspada terhadap imbasnya terhadap senyum Anda. "Olahraga berlebih bisa memicu dehidrasi dan membatasi peranan penting saliva, artinya resiko besar untuk gigi berlubang dan akumulasi bakteri," ujar Dr. Gerlach. "Selain itu juga, banyak minuman olahraga kaya akan kandungan gula dan asam yang bisa mengikis email gigi." Saran: tetap minum banyak air saat berolahraga. 5. Anda tak mungkin sehat jika kondisi mulut sakit. Banyak orang mengasumsikan mulut mereka sebagai 'organ terpisah' dari tubuh, padahal kondisi mulut sangat menentukan sehat-tidaknya seluruh tubuh. "Apa yang sedang terjadi dalam mulut memberi dampak pada seluruh tubuh," ujar Dr. Zeines. "Anda tak mungkin sehat jika mulut penuh penyakit." Contohnya, jika gusi sakit, maka sebenarnya Anda beresiko 4 kali lebih besar terkena serangan jantung atau stroke. 6. Katakan pada kami jika Anda rutin minum aspirin "Hanya karena dosisnya kecil dan boleh dikonsumsi tiap hari, kebanyakan pasien menganggap konsumsi aspirin adalah biasa," kata Dr. Orlin. "Saya berharap pasien memberitahu dokter mereka sebab hal ini bisa menyebabkan pendarahan ekstra terutama saat pencabutan." 7. Gusi berdarah = bahaya besar. Ya, gusi Anda bisa berdarah setelah menyikat gigi terlalu keras atau flossing, namun jika terus berdarah, maka itu berarti ada masalah. "Gusi berdarah merupakan tanda terjadinya peradangan, biasanya dimulai dari infeksi dalam mulut yang bisa menyebar ke seluruh tubuh," ujar Dr. Zeines. 8. Abrasion agents dalam pasta gigi tak selalu buruk. "Kebanyakan pasien berpikir bahwa abrasion agents dalam pasta gigi berdampak buruk bagi gigi mereka,' ujar Adam Diasti, DDS dari Luster Premium White. "Malah sebaliknya, abrasif lembut seperti silika dan papain dalam pasta gigi bisa membantu menghapus noda, memutihkan dan melapisi gigi." 9. Lubang gigi bukan hanya karena konsumsi gula berlebih. Mengurangi makanan manis mungkin takkan membantu mencegah timbulnya lubang pada gigi, namun benar bila diet seimbang merupakan kunci senyum yang sehat. "Ketika saya mendapati lubang atau penyakit gusi dalam mulut seseorang, biasanya tubuhnya pun dalam kondisi tak seimbang," ujar Dr. Zeines. "Dengan lain kata, diet Anda yang mempengaruhi kondisi mulut. Jika terlalu asam, bisa mengembangkan kemungkinan timbulnya lubang atau penyakit gusi." Saran: pilih beraneka makanan sehat yang tak terlalu kaya asam. 10. Amati lidah dari dekat. Menurut Dr.Zeines, lidah bisa mencerminkan kesehatan tubuh. "Jika ujungnya merah, maka mungkin ada indikasi kerusakan tiroid atau masalah jantung. Sedangkan lidah dengan warna hijau kekuningan, maka itu adalah indikasi dari masalah liver. Jika cokelat keabu-abuan, biasanya ada yang salah dengan pencernaan." Jadi, jangan tunggu janji periksa setengah tahun lagi, segera buka mulut dan amati lidah Anda. (vem/meg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading