Sukses

Beauty

Botox Untuk Payudara Kencang

Vemale.com - Bagian payudara selalu ditutupi namun Anda tentu tidak menyangkal jika bagian ini adalah salah satu sumber kepercayaan diri Anda. Setidaknya di hadapan suami! Fakta bahwa jaringan lembut ini bisa melonggar dan turun seiring dengan penurunan kualitas kulit, membuat was-was banyak wanita. Apalagi sejauh ini solusinya tidak ada lagi selain melakukan operasi pengencangan payudara yang memakan biaya besar. Tidak hanya biayanya, tapi masa recovery yang cukup lama dan risiko dari pembedahan itu lho yang membuat para wanita terpaksa menerima penurunan posisi payudaranya. Omong-omong tentang pengencangan, pikiran pun melayang ke suntikan pengencang kulit wajah secara instan, yaitu Botox. Apa efeknya bisa sama jika diterapkan pada kulit payudara? Pertanyaan ini terjawab oleh dermatologist asal Thailand yang menjadi pioner metode botox untuk breast lift. Metode botox breast lift ini pertama kali dipresentasikan pada tahun 2009 di World Conference of Cosmetic and Anti-ageing Medicine di Monte Carlo. Diberitakan di dailymail, salah satu dokter spesialis anti-ageing yang menyediakan metode ini adalah Dr Cecilia Tregear. Beliau mengatakan, injeksi botox di beberapa area yang spesifik di sekitar payudara bisa membentuk payudara dan membuatnya lebih bervolume serta menghaluskan kembali payudara yang mulai mengeriput karena kehilangan kolagen. Keefektifan metode ini bisa dilihat dari salah satu pasien Dr Tregear, Elaine Hill, yang melakukan pengencangan payudara menggunakan botox. Elaine berusia 46 tahun dan merasa payudaranya mulai menurun. Dia telah menggunakan injeksi botox di wajahnya selama delapan tahun, sehingga tidak merasa ragu untuk mencoba efek botox di payudaranya. Berbeda dengan prosedur injeksi botox pada wajah, Dr Tregear menggunakan teknik yang menginjeksikan toksin botulinum ini ke dalam kulit payudara (bukan di ototnya), sedikit di sekitar puting dan di area sekitar payudara dari dada hingga menuju ketiak. Penyuntikan di kulit memungkinkan payudara masih kenyal dan fleksibel, serta tidak kehilangan sensasi pada ujung-ujung syarafnya. Teknik penyuntikan ini memungkinkan pengangkatan payudara secara menyeluruh hingga kulit menuju ketiak yang menyangga payudara, serta mampu menaikkan puting yang mulai menurun. Lekukan payudara kembali kokoh dan kulit payudara menjadi halus tanpa kerutan. Dr Tregear dan Elaine sepakat bahwa metode ini tidak sakit dan tidak berefek samping. Setelah injeksi pasien hanya akan timbul merah-merah pada bekas suntikan dan berisiko infeksi jika tidak dirawat dengan baik, seperti umumnya pada bekas suntikan lainnya. Efek botox pada payudara ini bisa bertahan kurang lebih selama 6 bulan, dengan volume meningkat sekitar 10 persen dan payudara naik sekitar 2 centimeter. Namun metode pengencangan payudara dengan botox ini hanya bisa dilakukan untuk payudara berukuran kecil hingga sedang (maksimal 34C), karena botox tidak cukup kuat untuk menahan berat pada payudara yang lebih besar. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, Anda harus ingat, metode botox untuk payudara ini berbeda dengan penyuntikan botox biasanya lho.. jadi pastikan Anda ditangani oleh ahlinya. (dm/wo/miw)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    What's On Fimela
    Loading