Sukses

Beauty

Langsing Plus Sehat! 8 Cerita Diet Tersukses Tahun 2015

Tubuh langsing dan sehat tak sekadar impian belaka bagi wanita. Dengan diet dan disiplin yang kuat, mendapatkan tubuh ideal bukanlah hal yang mustahil. Bahkan kita bisa menggunakan cara-cara alami dan sehat untuk menurunkan berat badan.

Sepanjang tahun 2015 ini, Vemale telah memuat berbagai cerita diet sukses. Mulai dari cerita diet sukses wanita Indonesia hingga para wanita luar negeri. Dari kisah-kisah mereka, kita bisa mengambil banyak inspirasi. Tak sekadar bagaimana cara untuk mengurangi berat badan dengan cara aman. Tapi juga inspirasi untuk memulai gaya hidup yang lebih sehat.

Berikut delapan cerita diet tersukses versi Vemale. Siapa tahu dari cerita-cerita ini, kamu jadi kembali bersemangat dan terpacu untuk mendapatkan tubuh sehat dan ideal.

(vem/nda)

Dihina Gajah, Turun 22 Kg

Hai, nama saya Mety Try Fatmawati, saya berasal dari Banten dan tinggal di Serang. Umur saya 22 tahun dan kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa jurusan Ilmu Komunikasi. Mety mau berbagi cerita dan memberi inspirasi untuk semua wanita, terutama yang sedang berjuang menurunkan berat badan.

Saya Kenyang Dihina Gendut, Jelek, Gajah, Mobil Tronton

Entah ini sebuah rasa sakit atau mimpi atau mungkin juga cinta, tapi ini benar terjadi dalam hidup saya. Mety mengalami sebuah kejadian tepatnya 3 tahun lalu. Sebagai informasi, Mety punya badan cukup besar dan membuat tidak nyaman. Kenapa wanita gendut selalu dihina dan diolok-olok? Beda dengan wanita cantik, mereka selalu dipuja. Kalian harus tahu berat badan Mety dulu adalah 100 kg, sangat besar.

Badan Mety semakin besar ketika papa meninggal di tahun 2010, semenjak itu Mety makan cukup banyak karena sedih. Waktu itu Mety masih SMA, tidak memikirkan cinta, hinaan, dan harga diri diinjak-injak karena punya tubuh gemuk. Saat kuliah di tahun 2012, masih belum ada hinaan dan cinta dalam hidup Mety. Tapi semenjak  tubuh  Mety makin besar di tahun 2014, hinaan itu mulai datang. Hinaan itu macam-macam, mulai gendut, jelek, gajah, mobil tronton dan masih banyak lagi.

Bahkan Laki-Laki 'Sempurna' Yang Aku Suka Menghinaku

Sampai akhirnya, Mety suka dengan laki-laki ganteng, tetapi dia lebih suka wanita cantik. Teman Mety bernama Nida sempat bilang ke laki-laki itu (yang inisialnya R) kalau Mety suka, dan kalian tahu jawaban dia apa? Ya hinaan, hinaan yang bikin Mety sakit hati banget. Hinaan di depan banyak orang. Apakah salah jika wanita gendut mencintai orang lain? Ya mungkin salah, mencintai karena saya mencintai laki-laki yang ganteng dan sempurna.

Kisah selengkapnya...

Turun 10 Kg di Tengah Kesibukan Berkarier


Salah satu masalah wanita yang sudah bekerja adalah.. tiba-tiba saja berat badan naik tanpa disadari. Saat akan memakai baju lama, lho kok tidak ada yang cukup lagi. Akhirnya beli baju baru menjadi pilihan sementara angka timbangan semakin naik dan naik.

Hal yang sama dialami oleh Mutya Hanifah. Wanita kelahiran Lhokseumawe ini mengalami krisis percaya diri karena tubuhnya naik sangat banyak hanya dalam waktu 2 tahun. Tak ingin terus mengalami kenaikan berat badan, wanita cantik ini memutuskan untuk mengembalikan angka timbangan. Apa rahasia Mutya yang sudah berhasil menurunkan berat badannya? Kepada Vemale.com dia membocorkannya.

Berat Bertambah Setelah Kerja

Bagi Mutya wanita akan cantik jika dia menjadi dirinya sendiri, namun dengan jujur dia mengaku akan merasa lebih nyaman dan percaya diri bila tubuhnya terlihat lebih kurus. Oleh karena itu, banyak cara yang dilakukan Mutya meski beberapa kali sempat merasa putus asa. Menurunkan berat hingga 20 kg dari angka 85 kg adalah targetnya.

"Sudah sejak lama saya ingin menurunkan berat badan. Sebelumnya berat badan cukup ideal, tapi sejak kerja dan jarang olahraga naik drastis, 20 kg dalam 2 tahun. Jadi pengen turunin lagi," ujarnya kepada tim Vemale.com di kawasan Jakarta, 1 September 2015.

"Banyak cara dicoba, terutama dengan mengurangi makan. Yang ada, saya malah lemas dan jadi kalap saat jam makan. Akibatnya berat badan semakin bertambah," lanjut wanita berusia 25 tahun ini.

Selengkapnya...

Dari 193 kg Menjadi 83 kg

Menurunkan berat badan adalah perjuangan besar. Diet dan olahraga sering membuat seseorang menunda usaha menurunkan berat badan, sebab susah dan berat menjalaninya. Namun biasanya, akan datang satu dorongan yang memaksa seseorang menurunkan berat badannya. Wanita ini bernama Clara Williams, berat badannya berhasil turun 110 kg. Dorongan untuk bisa melihat pertumbuhan cucu, lebih sehat dan panjang umur membuatnya tersenyum lebar saat ini. Dilansir oleh redbookmag.com, ini rahasia Clara.

Sejak duduk di sekolah menengah, Clara Williams mulai mengalami masalah dengan berat badannya. Di saat berat badannya semakin menanjak, keinginan untuk makan makanan manis dan makanan yang mengandung kolesterol semakin menggebu-gebu. Saat berusia 20 tahun, berat badan Clara sudah mencapai angka 100 kg. Dan semakin bertambah 5 tahun kemudian setelah ia melahirkan putrinya, berat badannya mencapai angka 136 kg.

"Berat badanku terus naik dan naik, hingga aku menyadari berat badanku sudah terlalu banyak saat aku menimbang berat badan di kantor dokter pada tahun 2010, yaitu 193 kg," cerita Clara. "Saat itu aku sudah mengenakan celana jeans dengan ukuran paling besar yang tersedia di toko-toko, namun aku masih kesulitan mengancingkannya."

Simak selengkapnya di sini.

Malu Melihat Foto Sendiri, Diet Turun 40 Kg

Kegemukan sudah menjadi isu yang sangat umum belakangan ini, seiring dengan semakin berkembangnya pola hidup sehat. Banyak orang berlomba-lomba menurunkan berat badan dengan cara yang paling instan. Namun seringkali kita justru tidak menyadari bahwa kita harus menurunkan berat badan. Sama halnya dengan desainer yang satu ini. Ia tidak menyadari bahwa tubuhnya sudah terlalu gemuk, hingga ia melihatnya dalam sebuah artikel majalah yang memuat berita tentang rumahnya. Melalui foto tersebut, ia seperti tertampar dan kini ia sudah langsing. Ia pun membagikan kisahnya pada dailymail.co.uk berikut ini.

Saat sebuah majalah ternama meliput rumah dengan desain Victorian miliknya, Becky Peabody tentu amatlah gembira. Namun kegembiraannya itu sirna saat ia melihat foto dirinya sendiri. Foto tersebut dengan jelas menampakkan tubuhnya yang gemuk. Hal itu pun seolah menyadarkan wanita berusia 44 tahun ini, bahwa ia harus melakukan sesuatu dengan tubuhnya.

Apa yang ia lakukan selanjutnya? Ini kisahnya.

Tetap Makan Enak, Turun 30 Kg

Setelah acara ulang tahun pertama putrinya, ia melihat foto-foto saat acara ulang tahun tersebut dan tak menyukai dirinya sendiri di hasil setiap jepretan foto karena ia gemuk sekali. Dari situlah kemudian ia memutuskan untuk berubah. Ia ingin berfoto dengan anaknya dan merasa bahagia saat melihat foto tersebut, bukan sebaliknya.

Seperti dikutip dari womenshealthmag.com, perubahan besar pertama yang ia lakukan ketika memulai hidup sehat adalah dengan olahraga. Ia punya game senam dan Zumba yang pernah ia beli beberapa waktu yang lalu dan belum pernah ia coba. Ia kemudian mencobanya untuk pertama kalinya dan ia merasa game zumba itu cukup menyenangkan dan menantang.

Setelah satu kali permainan, ia sudah bisa mengeluarkan banyak keringat. Akhirnya ia memutuskan melakukan zumba selama 45 menit setiap harinya, rutin lima hari dalam seminggu. Setelah beberapa minggu, ia menyadari bahwa ia sudah kehilangan setengah hingga satu kilogram per minggunya.

Kisah selanjutnya...

Cinta Ditolak, Turun 42 Kg

Hallo, nama saya Giovana Pramudita Suprianto. Saya punya cerita tentang menurunkan berat badan. Semoga cerita saya bisa bermanfaat dan menjadi motivasi untuk teman-teman di luar sana, terutama yang sedang berusaha menurunkan berat badannya.

Saat Lahir Berat Kurang Sehingga Orang Tua Memberi Banyak Makan

Saya lahir tahun 1992 bersama saudara kembar perempuan bernama Giovani. Jika berat kami berdua ditotal saat lahir, berat kami hanya 5 kg saja, jauh dari berat normal. Kami sempat masuk inkubator dan menjalani perawatan. Kondisi tersebut membuat orang tua kami khawatir, mereka cemas bahwa kelak kami berdua akan kekurangan gizi dan tumbuh tidak sehat. Karena itulah, sejak kecil kami selalu diberi asupan makanan dan vitamin yang menurut saya berlebihan. Kekhawatiran orang tua kami pada akhirnya membuat saya dan kembaran saya memiliki tubuh subur.

Awalnya saya tidak peduli dengan badan saya yang gemuk. Meskipun postur badan saya gemuk, saya masih lincah dan bisa bergabung dalam Tim Bola Volley saat masih duduk di bangku SD-SMP. Karena masih sangat muda, saya sama sekali belum memikirkan penampilan atau hal-hal tentang berat badan layaknya wanita dewasa. Kebiasaan saya saat sekolah dulu adalah makan sebanyak mungkin sampai kenyang.

Selengkapnya...

Diputusin Pacar, Turun 100 Kg

Pola hidup yang buruk, jarang olahraga dan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk tidur dan makan adalah salah satu pemicu utama berat badan naik dengan cepat. Dan jika pola hidup yang buruk ini terus berlanjut, jangan heran jika berat badan menjadi sangat berat alias obesitas. Dan pola hidup yang buruk tersebut, rupanya juga telah membuat seorang wanita bernama Patty Sanchez (51) dari Reno, Nevada mengalami obesitas. Karena pola hidupnya yang buruk dan terlalu bahagia saat memiliki tubuh gemuk, berat badannya bahkan telah mencapai 51,5 stones atau setara dengan 330 kg.

Dikutip dari laman metro.co.uk, berat badan yang luar biasa berat ini berawal ketika ia bertemu dengan seorang pria 15 tahun yang lalu. Mereka lalu menjalin hubungan asmara . Si pria mengatakan jika ia sangat senang dengan tubuh gemuknya dan sangat mencintainya. Mendengar apa yang disampaikan kekasih, Patty pun tidak mempedulikan berat badannya yang semakin berat. Bahkan, kekasih dan Patty memiliki obsesi untuk menjadikannya sebagai wanita terberat di dunia.

Selama pacaran, Patty bisa mengonsumsi 13.000 kalori setiap harinya. Yang ada di pikirannya, ia hanya makan, tidur, istirahat dan makan. Padahal, para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa asupan kalori seseorang ada di angka 2 hingga 3 ribu. Patty mengatakan...

Minum Green Tea, Turun 51 Kg

Berat badan bukanlah hal yang main-main, terutama bagi wanita. Tidak heran jika banyak wanita ingin menurunkan berat badannya, namun hal ini tidaklah mudah. Berbagai metode seringkali ditawarkan kepada Anda, misalnya obat pelangsing, diet, olahraga, dan teh hijau. Teh hijau? Benar, Ladies! Wanita ini sudah membuktikannya sendiri, ia mengaku telah berhasil menurunkan 51 kg dengan minum teh hijau setiap hari, seperti yang dilansir oleh redbookmag.com.

Satu tahun yang lalu Samantha Reese memiliki berat badan sekitar 110 kg. Berat badan menjadi pergumulan baginya, dan justru semakin sulit setelah ia harus melahirkan anak pertamanya di usia 15 tahun. Ia semakin merasa bahwa ukuran tubuhnya jauh lebih besar dibandingkan remaja seumurannya.

"Saya memakai ukuran 18, dan berat badan saya sekitar 95 kg pada usia 18 tahun. Saya bukan hanya tidak suka dengan tubuh saya, namun saya juga tidak boleh bertambah gemuk karena saya tidak tinggi. Namun kesedihan karena tidak puas dengan penampilan saya, justru membuat saya ingin makan terus", kata Samantha.

Karena ketidakpuasan itu pula, Samantha...

[pos_1]


What's On Fimela
Loading