Sukses

Beauty

Kesalahan Penggunaan Retinol yang Membuat Kulit Menipis

Fimela.com, Jakarta Tak dapat diragukan lagi, Retinol adalah pahlawan kulit. Sebagai bentuk vitamin A paling murni, retinol bekerja untuk mengatasi jerawat, menyamarkan kerutan, hingga merangsang produksi kolagen sehingga membuat wajah tampak awet muda.

Namun, beberapa ahli kecantikan mengatakan bahwa beberapa kebiasaan penggunaan retinol bisa berdampak buruk pada kulit, termasuk menipiskan kulit hingga mempercepat tanda-tanda penuaan.

Ahli dermatologis berbasis di Amerika Serikat, Devika Icecreamwala, mengatakan retinol berfungsi menghilangkan dan mengelupas sel kulit mati untuk menghasilkan sel yang lebih baru dan lebih sehat. Namun, jika digunakan secara berlebihan, retinol justru bisa menyebabkan kulit jadi menipis.

“Jika kamu menggunakan retinol secara berlebihan, atau jika kamu menggunakan retinol yang terlalu kuat, itu bisa menyebabkan pengelupasan, iritasi, dan kekeringan yang berlebihan, yang mungkin menyebabkan asosiasi retinol dengan penipisan kulit. Akibatnya kulitmu akan tampak lebih tua dan menonjolkan kerutan,” katanya, dikutip dari Instyle.

Penggunaan retinol tidak boleh berlebihan

Namun, tak perlu khawatir. Manfaat dari retinol tetap bisa kamu rasakan asalkan tidak digunakan secara berlebihan. Jika digunakan dengan dosis yang benar, retinol tidak menyebabkan penipisan.

"Retinol tidak akan mengurangi penghalang kulit jika digunakan dalam dosis yang benar,'' kata Devika. Bahkan, retinol dapat menambah kolagen dan elastin, itu benar-benar dapat membantu menebalkan kulit dari waktu ke waktu jika digunakan dengan tepat.

Devika mencatat tanda-tanda penggunaan retinol yang berlebihan. Ia menyebutkan jika penghalang kulit terganggu oleh penggunaan retinol, itu bisa menjadi pertanda dosis retinol yang digunakan terlalu kuat.

"Itulah mengapa sangat penting untuk menemukan dosis retinol yang tepat untukmu, di bawah bimbingan dokter kulit,” katanya.

 

Tanda-tanda kulit tidak mentoleransi retinol

Menurut dia, efek penggunaan retinol hanya menyebabkan iritasi selama beberapa minggu pertama saat kulit menyesuaikan diri. Tapi tidak sampai menipiskan kulit. 

"Jika kamu mengalami iritasi terus-menerus dari penggunaan retinol, kemungkinan besar Anda perlu beralih ke yang lebih rendah dan mengurangi frekuensi penggunaannya," kata dia. 

Tanda-tanda bahwa kulit kamu tidak mentoleransi retinol termasuk kemerahan, kekeringan, gatal, dan mengelupas. Retinol sebaiknya digunakan satu hingga dua hari seminggu untuk memulai dan mengenalkan kulit, lalu meningkat untuk penggunaan malam hari jika kulit bisa menerimanya.

Untuk memulainya, gunakan retinol 0,3 atau 0,5 persen. Lebih tinggi dari itu bisa membuat kulit iritasi. Setelah kulit terbiasa retinol dengan kekuatan yang lebih rendah, kamu dapat perlahan-lahan meningkatkan persentasenya menjadi 1,0 persen, atau beralih ke resep Retin-A.

 

#Elevate Women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Skincare dengan Retinol yang Melembapkan untuk Samarkan Garis Halus dan Kerutan
Artikel Selanjutnya
5 Alasan Mengapa Perempuan Lebih Cepat Alami Penuaan Dibandingkan Pria