Sukses

Beauty

5 Penyebab Utama Jerawat yang Sering Diabaikan, Mulai dari Faktor Makanan hingga Stres

Fimela.com, Jakarta Jerawat adalah masalah kulit yang bisa dialami segala usia. Tumbuhnya jerawat bisa membuat tingkat kepercayaan diri seseorang menurun, kulit menjadi bertekstur dan warna kulit tidak rata.

Biasanya jerawat muncul di area dahi, pipi, dan hidung, karena area tersebut memproduksi minyak secara berlebih. Namun, tumbuhnya jerawat juga bisa dialami di area rahang, leher, atau punggung.

Ada banyak faktor penyebab timbulnya jerawat, mulai dari faktor genetika hingga gaya hidup yang kurang sehat. Sayangnya, beberapa orang kerap mengbaikan faktor tumbuhnya jerawat sehingga masalah jerawat menjadi berkepanjangan. 

Untuk itu, berikut Fimela.com kali ini telah merangkum 5 penyebab utama jerawat yang sering diabaikan. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

1. Faktor Makanan yang Dikonsumsi

Penyebab utama tumbuhnya jerawat adalah faktor makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Kebiasaan sering mengonsumsi makanan berlemak dapat menyebabkan jerawat, seperti gorengan atau junk food.

Karena makanan berlemak bisa menyebabkan kandungan kolesterol jahat meningkat di dalam tubuh. Hal ini bisa membuat kelenjar minyak memproduksi minyak lebih banyak, dan menjadi penyebab jerawatan.

Selain makanan berlemak, makanan manis yang mengandung gula tambahan juga perlu dihindari atau dikurangi. Makanan yang mengandung gula tambahan akan menyebabkan insulin dalam darah naik dan menyebabkan produksi minyak berlebih di kulit. Sehingga pori-pori akan tersumbat oleh produksi minyak, dan menyebabkan timbulnya jerawat di pipi.

2. Faktor Kebiasaan Buruk saat Merawat Kulit

Pada umumnya jerawat muncul di area wajah yang berminyak, seperti area dagu dan rahang. Jerawat ini disebabkan karena sering melakukan kebiasaan buruk, yang memicu munculnya jerawat di dagu dan rahang.

Kebiasaan buruk pertama yang sering menyebabkan jerawat di dagu dan rahang, yaitu jarang membersihkan wajah setelah beraktivitas seharian. Ada banyak debu, kotoran, keringan dan minyak yang menempel di wajah, yang menyebabkan pori-pori tersumbat dan memicu munculnya jerawat di dagu dan rahang.

Kebiasaan sering memegang dagu dan rahang juga bisa menyebabkan peradangan jerawat. Karena kita selalu menggunakan tangan untuk memegang banyak benda. Sehingga ada banyak bakteri dan kuman yang menempel di tangan. Kalau kamu langsung memegang wajah dengan tangan, tentu saja bakteri dan kuman itu akan menempel di wajah dan menyebabkan jerawat.

3. Faktor Produk Kecantikan yang Digunakan

Skincare adalah produk perawatan kulit yang bisa membantu menyembuhkan jerawat. Tetapi ada beberapa produk skincare yang tidak cocok digunakan untuk kulit jerawat.

Untuk mengatasi tumbunya jerawat, sebaiknya gunakan skincare yang mengandung AHA, BHA, retinol, niacinamide, tea tree oil, centella asiatica dan benzoil peroksida. Sebaiknya gunakan produk kecantikan sesuai dengan jenis kulit dan konsultasikan pada dokter kulit terlebih dahulu.

4. Faktor Pengaruh Hormon

Jerawat akan semakin meradang jika terjadi perubahan hormon pada perempuan. Biasanya kondisi ini dialami pada saat masa haid, kehamilan, menyusui, dan menjelang menopause. Terjadinya perubahan hormon ini, mengakibatkan produksi minyak berlebih di wajah dan terjadilah jerawat.

Tumbuhnya jerawat juga bisa dipengaruhi karena terlalu banyak hormon androgen di dalam tubuh perempuan. Hormon androgen biasanya lebih banyak terdapat di dalam tubuh lelaki. Jika hormon androgen terlalu banyak di tubuh perempuan, maka kulit akan mudah berjerawat, berbulu, suasana hati mudah berubah, terlambat haid, dan bisa menyebabkan penyakit PCOS.

5. Faktor Stres dan Kurang Tidur

Terlalu banyak pikiran atau stres bisa menyebabkan jerawat muncul di kulit. Karena saat stres, kelenjar minyak akan memproduksi minyak lebih banyak dari pada biasanya. Sehingga minyak ini akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat serta komedo.

Selain itu, aktivitas begadang bisa menyebabkan proses regenerasi kulit menjadi terhambat, dan produksi kolagen menjadi terganggu. Sehingga peradangan jerawat akan muncul di kulit.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading