Sukses

Beauty

Terungkap! 13 Aroma Makanan Menggoda Ini Sedang Menguasai Industri Parfum Dunia

ringkasan

  • Industri wewangian global sedang didominasi oleh tren aroma <em>gourmand</em>, menghadirkan 13 jenis aroma makanan yang menawarkan pengalaman penciuman menenangkan dan nostalgia.
  • Dari vanila klasik hingga inovasi tak terduga seperti kentang dan stroopwafel, wewangian <em>gourmand</em> semakin populer karena kemampuannya membangkitkan memori dan kenyamanan.
  • Peningkatan minat pada aroma <em>gourmand</em> menunjukkan pergeseran konsumen yang mencari pengalaman sensorik imersif, melampaui wewangian manis tradisional dengan kombinasi kompleks.

Fimela.com, Jakarta - Industri wewangian global tengah mengalami pergeseran signifikan dengan meningkatnya popularitas aroma yang terinspirasi dari makanan. Tren ini dikenal sebagai wewangian gourmand, menawarkan pengalaman penciuman yang menenangkan dan seringkali membangkitkan nostalgia. Wewangian ini membangkitkan aroma yang dapat dimakan, seringkali manis atau gurih, mengingatkan pada makanan dan minuman favorit kita.

Fenomena ini telah berkembang pesat sejak peluncuran Thierry Mugler's Angel pada tahun 1992, yang sering disebut sebagai wewangian gourmand modern pertama. Parfum Angel menggabungkan vanila, praline, dan nilam, sebuah komposisi yang revolusioner kala itu. Aroma gourmand memberikan sensasi manis, hangat, dan seringkali membuat pemakainya terasa lebih sensual dan menarik.

Sahabat Fimela, kini bukan hanya vanila atau cokelat yang menjadi primadona, melainkan beragam aroma kuliner lainnya. Mari kita selami lebih dalam 13 aroma makanan yang sedang mendominasi industri wewangian dan siap memanjakan indra penciuman Anda. Wewangian ini melampaui aroma manis tradisional, menggabungkan kombinasi yang lebih kompleks dan berani.

Kehangatan Klasik: Aroma Vanila dan Karamel yang Tak Lekang Waktu

Vanila adalah bintang tak terbantahkan dalam kategori gourmand dan merupakan salah satu aroma yang paling sering digunakan di dunia. Aroma vanila yang hangat, menenangkan, dan serbaguna menambahkan kekentalan serta kedalaman pada wewangian gourmand. Vanila dapat hadir dalam berbagai nuansa, mulai dari manis, kayu, susu, hingga pedas, menciptakan tanda penciuman yang langsung menenangkan.

Di balik setiap wewangian vanila yang sukses, ada perasaan hangat dan nyaman yang dihadirkan. Contoh wewangian populer yang menonjolkan vanila termasuk Phlur Vanilla Skin dan Maison Margiela Afternoon Delight. Aroma vanila yang manis, hangat, creamy, dan sedikit pedas menjadikannya dasar sempurna untuk menciptakan aroma menenangkan sekaligus mengundang kesan hangat.

Melengkapi kehangatan vanila, aroma karamel yang manis dan seperti mentega memberikan nuansa seperti toffee yang sangat menarik. Karamel sering digunakan untuk menciptakan sensasi meleleh dan lembut, dengan sentuhan sedikit gosong yang khas. Aroma ini menambah kekayaan dan kualitas gula yang sedikit gosong pada wewangian gourmand.

Dekadensi Mewah: Cokelat, Kopi, dan Pistachio dalam Botol

Cokelat, dengan nuansa dekaden dan beludrunya, memberikan kekayaan mewah pada wewangian gourmand. Aroma cokelat dapat berkisar dari cokelat hitam pahit hingga kakao manis, seringkali dipadukan dengan patchouli untuk kedalaman yang lebih kompleks. Parfum Montale Chocolate Greedy, misalnya, menyuguhkan aroma cokelat intens sejak semprotan pertama.

Selanjutnya, aroma kopi yang dipanggang dan menyegarkan menambahkan sentuhan kecanggihan pada campuran gourmand. Kopi sering dikaitkan dengan kehangatan, kebangkitan, dan kegembiraan, memberikan energi yang unik. Maison Margiela Replica Coffee Break adalah contoh wewangian yang menonjolkan aroma kopi dengan apik.

Pistachio memberikan kualitas pedas dan creamy yang membuat wewangian gourmand terasa nyaman dan canggih. Aroma ini sering digambarkan sebagai manis, pedas, dan adiktif, mengingatkan pada penganan pistachio di toko roti Italia. KAYALI YUM Pistachio Gelato adalah contoh wewangian populer dengan aroma pistachio yang memanjakan.

Inovasi Tak Terduga: Dari Nasi Hingga Stroopwafel

Tak hanya aroma manis yang familiar, industri wewangian kini merambah ke ranah yang lebih unik. Aroma nasi dan biji-bijian semakin populer, terutama di kalangan Milenial dan Gen Z. Aroma nasi dikenal karena kelembutannya dan dapat dipasarkan untuk penggunaan sehari-hari, memberikan kesan nyaman dan canggih.

Buah-buahan juga turut memperkaya palet gourmand. Aroma buah-buahan, seperti stroberi, mangga, markisa, jeruk darah, dan persik, memberikan dimensi segar dan berair pada wewangian gourmand. Stroberi mochi dan buah-buahan tropis secara khusus disebut sebagai tren kuat untuk tahun 2025.

Wewangian kue-kue panggang, seperti croissant, choux à la crème, dan kue ulang tahun, sangat digemari karena membangkitkan nostalgia. Snif.co's "Crumb Couture" dengan "croissant accord" bahkan terjual habis dalam hitungan jam, menunjukkan daya tariknya. Aroma susu dan creamy memberikan kesan lembut, menyeluruh, dan hampir seperti kapas, menciptakan sensasi kulit bersih yang menenangkan. Ellis Brooklyn Vanilla Milk Eau de Parfum menjadi favorit di PerfumeTok karena kekentalannya yang lembut.

Matcha, dengan aroma tanahnya yang sedikit pahit namun creamy, menarik bagi mereka yang mencari wewangian canggih dan menenangkan yang membangkitkan kesadaran dan kesehatan. Bersama semangka, yang menawarkan rasa manis menyegarkan dan berair, keduanya menjadi pelopor tren gourmand dengan peningkatan minat pencarian signifikan. Yang mengejutkan, aroma kentang dan stroopwafel juga disebut sebagai tren kuat untuk tahun 2025, menantang batas-batas kategori gourmand tradisional.

Wewangian gourmand kini melampaui aroma manis tradisional, menggabungkan kombinasi yang lebih kompleks dan berani seperti manis dan pedas, manis dan pahit, atau umami-pedas. Tren ini menunjukkan bahwa konsumen mencari lebih dari sekadar aroma; mereka menginginkan perjalanan sensorik yang imersif dan personal.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading