Fimela.com, Jakarta - Jerawat masih menjadi salah satu masalah kulit yang paling umum dialami masyarakat Indonesia. Tidak hanya remaja yang sedang memasuki masa pubertas, orang dewasa pun kini semakin banyak mengeluhkan munculnya jerawat yang datang berulang, sulit sembuh, hingga meninggalkan bekas yang bertahan lama.
Menariknya, cara pandang terhadap jerawat juga mulai berubah. Jika dulu kondisi ini identik dengan wajah yang kurang bersih atau terlalu sering mengonsumsi makanan berminyak, kini para ahli dermatologi melihat jerawat sebagai kondisi yang jauh lebih kompleks.
Perawatan jerawat pun tidak lagi sekadar berfokus pada mengeringkan lesi atau menghilangkan minyak berlebih, melainkan memahami apa yang sebenarnya terjadi pada kulit. Dalam dunia dermatologi, jerawat dikenal sebagai penyakit inflamasi kronis pada unit pilosebasea, yaitu struktur kulit yang terdiri dari folikel rambut dan kelenjar minyak.
Advertisement
Proses terjadinya jerawat melibatkan beberapa mekanisme yang saling berkaitan. Pori-pori dapat tersumbat oleh penumpukan sel kulit mati dan sebum, produksi minyak menjadi tidak seimbang, terjadi peradangan, serta muncul perubahan pada mikrobioma kulit—komunitas mikroorganisme yang secara alami hidup di permukaan kulit.
Advertisement
Tidak Semua Jerawat Sama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275584/original/059068100_1751883110-Jerawat.jpg)
Tak hanya itu, kondisi skin barrier atau lapisan pelindung kulit juga ikut berperan. Ketika skin barrier melemah akibat penggunaan produk yang terlalu keras, paparan polusi, stres, atau kebiasaan over-exfoliating, kulit menjadi lebih sensitif dan rentan mengalami inflamasi yang memicu munculnya jerawat.
Inilah alasan mengapa seseorang dengan kulit yang tidak terlalu berminyak pun tetap bisa mengalami jerawat. Kesalahan lain yang masih sering terjadi adalah menganggap semua jerawat dapat diatasi dengan cara yang sama.
Padahal, terdapat berbagai jenis jerawat yang memiliki mekanisme berbeda. Ada comedonal acne yang didominasi komedo dan bruntusan, papulopustular acne berupa jerawat merah yang meradang dan bernanah, nodulocystic acne atau jerawat batu yang berisiko meninggalkan bopeng permanen, hingga hormonal acne yang sering muncul di area rahang dan dagu.
Belakangan, para dermatolog juga semakin sering menemukan kasus skincare-induced acne, yakni jerawat yang muncul akibat penggunaan produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan kondisi kulit atau penggunaan bahan aktif secara berlebihan. Karena penyebabnya berbeda, penanganannya pun tidak bisa disamaratakan.
Bekas Jerawat Sering Kali Menjadi Masalah yang Lebih Sulit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3461778/original/014767900_1621585354-young-woman-has-problems-with-skin-face_329181-2404__3_.jpg)
Bagi sebagian orang, tantangan terbesar justru dimulai setelah jerawat sembuh. Bekas kehitaman (post-inflammatory hyperpigmentation), kemerahan (post-inflammatory erythema), hingga bopeng dapat bertahan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun apabila tidak ditangani dengan tepat.
Selain memengaruhi penampilan, jerawat dan bekasnya juga diketahui dapat berdampak pada kualitas hidup. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa jerawat dapat menurunkan rasa percaya diri, memengaruhi interaksi sosial, hingga berdampak pada kesehatan mental, terutama pada remaja dan dewasa muda.
Perkembangan ilmu dermatologi juga melahirkan pendekatan baru yang dikenal sebagai skin longevity. Konsep ini tidak hanya mengejar kulit yang tampak bersih dalam waktu singkat, tetapi juga menjaga kesehatan kulit agar tetap kuat, seimbang, dan mampu memperbaiki dirinya sendiri dalam jangka panjang.
Artinya, terapi jerawat modern tidak lagi hanya berfokus pada menghilangkan jerawat yang sedang muncul, tetapi juga mengendalikan inflamasi kronis, menjaga keseimbangan mikrobioma kulit, memperbaiki skin barrier, serta mencegah terbentuknya bekas jerawat. Dengan pendekatan tersebut, risiko kekambuhan diharapkan dapat berkurang sekaligus membantu menjaga kualitas kulit dalam jangka panjang.
Advertisement
Pendekatan yang Lebih Personal
Founder DL Beauty, dr. Dedy Chandra, mengatakan bahwa jerawat perlu dipahami sebagai kondisi medis yang membutuhkan diagnosis yang tepat, bukan sekadar masalah estetika.
"Masih banyak orang menganggap jerawat muncul karena kurang menjaga kebersihan wajah. Padahal, ilmu kedokteran kulit saat ini menunjukkan bahwa jerawat adalah kondisi yang jauh lebih kompleks. Fokus penanganannya bukan sekadar mengeringkan jerawat, tetapi memahami penyebab utama yang mendasarinya," jelasnya.
Menurut dr. Dedy, setiap jenis jerawat memiliki mekanisme yang berbeda sehingga terapi harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Pendekatan yang lebih personal dinilai mampu memberikan hasil yang lebih optimal sekaligus meminimalkan risiko munculnya bekas maupun kekambuhan.
Atas dasar itu, DL Beauty mengembangkan prinsip penanganan jerawat 4R, yaitu Read, Reduce Inflammation, Repair Barrier, dan Regenerate. Tahapan tersebut dimulai dari memahami karakteristik jerawat dan kondisi kulit pasien, kemudian dilanjutkan dengan mengendalikan inflamasi, memperbaiki skin barrier, hingga mendukung regenerasi kulit sesuai kebutuhan.
"Tujuan terapi modern bukan hanya membuat jerawat cepat kering, tetapi memperbaiki kesehatan kulit secara menyeluruh. Dengan memahami kondisi kulit secara lebih mendalam, pasien dapat memperoleh hasil yang lebih optimal sekaligus mengurangi risiko kekambuhan," ujar dr. Dedy.
Pada akhirnya, jerawat bukan lagi persoalan yang bisa disederhanakan sebagai akibat wajah yang kotor. Memahami penyebabnya secara menyeluruh, merawat kesehatan kulit secara konsisten, serta memilih penanganan yang sesuai menjadi langkah penting agar kulit tidak hanya bebas dari jerawat, tetapi juga tetap sehat dan kuat dalam jangka panjang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1485100/original/014440300_1517814690-PicsArt_02-04-08.33.43.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3402620/original/071799400_1615884104-acne-5561750_1920.jpg)
![Prilly Latuconsina berbagi potret dirinya pertama kali ikut Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran [@prillylatuconsina96]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/KC6xJ8-NgIMeXGOGT7k9S9ICg-4=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261273/original/004608200_1781692799-SnapInsta.to_724113866_18608464108040795_4728331794817279548_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7835247/original/069887500_1780655881-chanel_fragrance-beauty-boutique-3-LD.jpg)
![Nia Ramadhani curi perhatian dengan gayanya yang bak ABG saat di Singapura [@ramadhaniabakrie]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jKAb9y6iCuLwoIKhueGlw9qSMv8=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7535227/original/000319200_1780309817-SnapInsta.to_709467661_18595359985013150_2872697382883102183_n.jpg)
![Tasya Farasya selalu totalitas jika meniru gaya sebuah karakter atau sosok. Kali ini, ia meniru lukisan perempuan yang ada di rumahnya [@tasyafarasya]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/JVqnpzgxJmdSkoiGZbVEfwFin3k=/101x5:3544x3448/200x200/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7438303/original/097894400_1780214552-collage-1780213580131.jpg)
![Kali ini, Maia tampil bak pengantin klasik dalam balutan gaun lace putih yang feminin, dipadukan dengan tatanan rambut menjulang tinggi yang langsung mengingatkan pada gaya glamor era 60-an. Penampilannya sukses memberi kesan anggun, mewah, sekaligus artsy dalam waktu bersamaan. [@maiaestiantyreal].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/Gnm9uVbyCju5CzMnw2uQDwBIp-E=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6829602/original/027475100_1779618354-SnapInsta.to_705259327_18587329342010160_5586507228499549500_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437652/original/051677200_1765259096-asian-woman-using-sheet-mask.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7679491/original/022854000_1780475008-Depositphotos_385969788_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275584/original/059068100_1751883110-Jerawat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539316/original/045677900_1774596600-person-dealing-with-rosacea.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556459/original/009704000_1776247205-Depositphotos_466373400_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558504/original/066205000_1776421326-Cave_exploration_in_Margaret_River.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558405/original/023538800_1776417540-family-silhouettes-having-fun-sunset-full-shot_1_.jpg)
![Cara sederhana mengembalikan semangat anak ketika aktivitas di luar ruangan. [Dok/Pexels.com/Kampus Production].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ie6UxEYCvIFvx3NQ06TZhW93vqU=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6382474/original/010776200_1779257699-pexels-kampus-8813498.jpg)
![Tidak ada kata terlalu dini untuk mengajarkan anak-anak Anda siapa orang asing dan bagaimana menghindari situasi yang tidak aman. [Dok/Freepik.com/8photo].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/zFFS7z1fCurpYIUhYs3J-SNgk2Y=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6381971/original/071138000_1779257156-expressive-young-girl-posing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558436/original/000952700_1776418431-mother-with-daughter-airport.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6923772/original/013235800_1779694202-pexels-gustavo-fring-4173218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205517/original/071517900_1666856136-nicolas-lobos-KTfAuP8gtYM-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6300970/original/028657900_1779175528-pexels-polina-kovaleva-5885513.jpg)
![Secara sederhana, clean eating berarti mengonsumsi makanan utuh (whole foods) yang minim proses. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/mN2lbfc2P-MYKXU9NKopK-vkMvk=/0x0:7360x4148/320x217/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393112/original/017172700_1761542889-pretty-young-woman-eating-red-cherry-tomato-holding-bowl-mixed-salad-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5930743/original/028326200_1778828329-people-taking-community-action_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5750140/original/060606100_1778650521-high-angle-woman-doing-creative-journaling_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3398986/original/073745900_1615454866-pexels-rachel-claire-4577811.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558411/original/013851200_1776417859-boy-doing-homework-kitchen_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183122/original/083260200_1744164492-mom-daughter-making-high-five_23-2148500053.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4577158/original/026283000_1694778891-jordan-whitt-KQCXf_zvdaU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284093/original/045417700_1604288848-adam-sherez-WMjqzYGoU5w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256352/original/092299700_1750234787-Ibu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330035/original/075601100_1782199992-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_14.25.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288306/original/082788800_1752907256-1003053670.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8325871/original/052697300_1782195472-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_13.16.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8324602/original/005172600_1782194019-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_12.51.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5337151/original/073124800_1756887218-Screenshot_2025-09-03_150900.jpg)
![Dalam rangkaian tur promosi film Spider-Man: Brand New Day di Berlin, aktris berusia 29 tahun itu tampil dengan gaya kasual yang tetap sarat karakter mengenakan busana dari koleksi Coach Fall 2026. [Dok/Coach].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/HtJ-6XG5YZu9q4MGhAXl2KB7oAg=/260x125/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8329350/original/050562800_1782199185-GettyImages-2282221558.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4857729/original/021514100_1717907681-startup-small-business_2034-2414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330886/original/002650900_1782200939-1781955625296.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330488/original/058079600_1782200442-0L5A5699.jpg)