Sukses

Beauty

Bingung Mulai dari Mana? Ini Cara Memilih Skincare Pertama untuk Remaja

Fimela.com, Jakarta - Memasuki usia remaja, skincare mungkin mulai terasa menarik untuk dicoba. Apalagi, media sosial membuat berbagai produk dengan kemasan lucu dan klaim menarik mudah ditemukan. Namun, bukan berarti semua produk tersebut harus langsung masuk ke rutinitas harian. Justru, skincare pertama sebaiknya dimulai dari kebutuhan kulit yang paling dasar.

Dilansir dari American Academy of Dermatology, rutinitas skincare untuk remaja sebaiknya tetap sederhana dengan fokus pada membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Perubahan hormon selama masa remaja juga dapat membuat kulit menjadi lebih berminyak dan rentan mengalami jerawat, sehingga kebutuhan setiap orang bisa berbeda.

Karena itu, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengenali kondisi kulit sendiri. Apakah kulit terasa mudah berminyak, kering, kombinasi, atau justru mudah mengalami kemerahan dan iritasi? Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa membantu menentukan jenis produk yang lebih sesuai.

Tidak perlu buru-buru membeli toner, serum, masker, exfoliating product, hingga berbagai bahan aktif hanya karena sedang viral. Terlalu banyak produk justru bisa membuat kulit lebih sulit beradaptasi. Selain itu, ketika muncul reaksi seperti kemerahan atau beruntusan, kamu juga akan lebih sulit mengetahui produk mana yang menjadi penyebabnya.

Jadi, sebelum melihat produk apa yang sedang ramai di media sosial, kenali dulu kebutuhan kulit. Setelah itu, barulah mulai membangun rutinitas skincare secara perlahan.

3 Produk Skincare Dasar yang Bisa Jadi Pilihan Pertama Remaja

1. Gentle Cleanser

Cleanser menjadi salah satu produk pertama yang bisa dipilih untuk membersihkan kotoran, minyak, dan sisa produk dari wajah. Pilih pembersih yang terasa nyaman di kulit dan tidak membuat wajah terasa terlalu kering atau tertarik setelah digunakan. Untuk kulit yang mudah sensitif, formula yang lembut bisa menjadi pilihan yang lebih aman.

2. Moisturizer

Kulit berminyak bukan berarti tidak membutuhkan pelembap. Moisturizer membantu menjaga kelembapan kulit sehingga skin barrier tetap terawat. Pilih tekstur sesuai kondisi kulit. Kulit berminyak mungkin lebih nyaman dengan tekstur gel atau lotion ringan, sedangkan kulit kering bisa membutuhkan pelembap dengan tekstur yang lebih rich.

3. Sunscreen

Produk berikutnya yang tidak kalah penting adalah sunscreen. Pilih sunscreen dengan perlindungan broad-spectrum dan SPF 30 atau lebih untuk penggunaan sehari-hari. 

Ketiga produk tersebut sudah cukup untuk membangun rutinitas dasar. Setelah kulit terbiasa, barulah pertimbangkan produk tambahan berdasarkan masalah kulit yang benar-benar ingin ditangani. Dengan begitu, skincare tidak terasa seperti tugas yang rumit, tetapi menjadi kebiasaan sederhana yang mudah dilakukan setiap hari.

Sudah Punya Skincare? Ini Cara Memakainya agar Kulit Tetap Nyaman

Memiliki produk skincare yang sesuai baru menjadi langkah awal. Cara menggunakannya juga perlu diperhatikan agar rutinitas tetap nyaman dan tidak berlebihan. Untuk pemula, kuncinya adalah menggunakan produk secara bertahap dan memberi waktu bagi kulit untuk beradaptasi.

1. Mulai dari rutinitas sederhana

Pada pagi hari, kamu bisa menggunakan cleanser, moisturizer, lalu sunscreen. Sementara pada malam hari, rutinitas dapat dimulai dengan membersihkan wajah dan dilanjutkan dengan moisturizer. Urutan ini membuat skincare lebih mudah diingat dan tidak terasa merepotkan.

2. Jangan langsung mencoba banyak produk

Kalau ingin menambahkan serum atau produk dengan bahan aktif tertentu, lakukan satu per satu. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah melihat bagaimana respons kulit terhadap produk baru. AAD juga menyarankan untuk memperkenalkan produk baru secara bertahap dan melakukan uji pada area kecil terlebih dahulu, terutama jika kulit mudah sensitif. 

3. Tidak perlu mengejar semua tren

Produk yang viral belum tentu sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Begitu juga dengan skincare yang digunakan oleh teman atau influencer. Kondisi kulit setiap orang berbeda, sehingga produk yang cocok untuk orang lain belum tentu memberikan hasil yang sama pada kulitmu.

4. Perhatikan reaksi kulit

Jika setelah menggunakan produk tertentu kulit terasa terbakar, sangat merah, gatal, atau mengalami iritasi, sebaiknya hentikan penggunaannya. Jika masalah kulit terus berlanjut atau jerawat semakin parah, konsultasi dengan dokter kulit bisa menjadi pilihan.

Memulai skincare di usia remaja sebenarnya tidak harus rumit. Kenali kebutuhan kulit, pilih produk dasar yang sesuai, gunakan secara konsisten, dan jangan merasa harus mengikuti semua tren. Skincare yang sederhana justru bisa menjadi awal yang baik untuk membangun kebiasaan merawat kulit.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading