Sukses

Beauty

Air Beras untuk Rambut, Benarkah Bisa Bikin Lebih Halus dan Berkilau?

Fimela.com, Jakarta - Air beras menjadi salah satu bahan perawatan rambut alami yang cukup populer karena penggunaannya sudah dikenal sejak lama. Dilansir dari International Journal of Cosmetic Science, sebuah penelitian mengenai Yu-Su-Ru, yaitu air yang diperoleh dari proses mencuci beras, menemukan bahwa bahan tersebut dapat membantu mengurangi gesekan pada permukaan rambut sekaligus meningkatkan elastisitas rambut.

Kondisi tersebut dapat membuat rambut terasa lebih mudah diatur dan tampak lebih halus. Efek tersebut menjadi salah satu alasan air beras kerap dikaitkan dengan rambut yang terlihat lebih sehat dan berkilau. Ketika permukaan rambut terasa lebih halus, helaian rambut juga dapat terlihat lebih rapi sehingga pantulan cahaya membuatnya tampak berkilau.

Namun, penelitian mengenai air beras untuk rambut masih terbatas sehingga manfaatnya tidak bisa dianggap sama dengan perawatan rambut yang telah teruji secara klinis. Air beras lebih tepat dipandang sebagai perawatan tambahan, bukan solusi utama untuk berbagai masalah rambut yang membutuhkan untuk penanganan khusus sesuai kondisi dan penyebabnya masing-masing.

Air Beras Disebut Bisa Membantu Menjaga Elastisitas Rambut

Selain membuat rambut terasa lebih halus, air beras juga menarik perhatian karena potensinya dalam membantu menjaga kondisi helaian rambut. Dilansir dari International Journal of Cosmetic Science, penelitian mengenai Yu-Su-Ru, yaitu air hasil cucian beras, menemukan adanya peningkatan elastisitas rambut setelah mendapatkan perawatan menggunakan bahan tersebut.

Beberapa hal yang membuat air beras dikaitkan dengan kondisi rambut yang lebih terawat, yaitu: 

  1. Membantu menjaga elastisitas rambut. Rambut yang memiliki elastisitas baik cenderung lebih lentur ketika mengalami tarikan saat disisir atau ditata.
  2. Membantu mengurangi gesekan pada rambut. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa Yu-Su-Ru dapat membantu mengurangi gesekan pada permukaan rambut sehingga helaian terasa lebih mudah diatur.
  3. Membuat rambut terasa lebih halus. Permukaan rambut yang lebih halus dapat membuat rambut terlihat lebih rapi dan berkilau.

Meski begitu, dilansir dari Journal of Drugs in Dermatology, bukti ilmiah mengenai manfaat produk berbahan beras untuk kesehatan rambut masih terbatas. Karena itu, air beras belum dapat dianggap sebagai perawatan yang terbukti mampu memperkuat rambut atau mencegah kerontokan. Penggunaannya lebih tepat sebagai perawatan tambahan sesuai kondisi rambut masing-masing.

Cara Pakai Air Beras untuk Rambut

Air beras dapat digunakan sebagai perawatan tambahan untuk rambut, tetapi cara penggunaannya tetap perlu diperhatikan. Dilansir dari International Journal of Cosmetic Science, menunjukkan bahwa air hasil cucian beras dapat memberikan efek pada kondisi permukaan dan elastisitas rambut.

Namun, penggunaan air cucian beras secara langsung juga dapat meninggalkan serpihan pada rambut sehingga penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan. Beberapa hal yang bisa diperhatikan saat menggunakan air beras untuk rambut:

  1. Gunakan setelah keramas. Air beras dapat diaplikasikan pada rambut yang sudah dibersihkan, kemudian didiamkan beberapa saat sebelum dibilas.
  2. Bilas hingga bersih. Membilas rambut setelah menggunakan air beras dapat membantu menghindari sisa pati yang menumpuk pada helaian rambut.
  3. Perhatikan kondisi rambut dan kulit kepala. Jika rambut terasa kaku, terlalu berat, atau kulit kepala terasa tidak nyaman, penggunaan sebaiknya dihentikan.
  4. Jangan terlalu sering digunakan. Air beras tidak perlu dijadikan pengganti sampo, kondisioner, atau perawatan rambut lainnya.

Dilansir dari Journal of Drugs in Dermatology, penelitian mengenai manfaat air beras untuk kesehatan rambut masih terbatas sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Jadi, air beras dapat digunakan sebagai perawatan tambahan, tetapi bukan sebagai solusi utama untuk mengatasi kerusakan maupun kerontokan rambut.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading