Sukses

Beauty

Dior Hadirkan Koleksi Kado Natal Mewah Bertema Gingerbread, dari Advent Calendar hingga Vanity Eksklusif

Fimela.com, Jakarta - Menyambut perayaan Natal, Dior menghadirkan pengalaman memberi hadiah yang terasa lebih istimewa melalui The Sweet Atelier of Dreams. Terinspirasi dari suasana atelier kue jahe atau gingerbread yang manis dan penuh keajaiban, rumah mode asal Prancis ini mengubah tradisi gift-giving menjadi sebuah perayaan seni, kreativitas, dan kemewahan.

Tahun ini, Dior kembali membawa atmosfer Natal ke alamat ikonisnya di 30 avenue Montaigne, Paris. Di balik fasad megah bangunan bersejarah tersebut, suasana atelier disulap menjadi dunia konfeksi yang memikat. Berbagai kreasi ikonis Dior seolah hadir sebagai suguhan manis, lengkap dengan dekorasi menyerupai icing gula, taburan emas, serta detail scalloped yang elegan.

Sentuhan tersebut juga terlihat pada kemasan hadiah Dior. Kotak-kotak khas House of Dior tampil dengan ornamen menyerupai kue Natal, dihiasi Médaillon ikonis berwarna emas sebagai detail akhir bernuansa couture. Ada pula kotak khusus dengan dekorasi gingerbread berbentuk bintang, mutiara gula keemasan, dan pita satin lebar yang memperkuat kesan eksklusif.

 

Malle des Rêves, koleksi istimewa dalam edisi terbatas

Salah satu kreasi paling mencuri perhatian dalam rangkaian Natal Dior tahun ini adalah Malle des Rêves. Hadir dalam edisi terbatas dan bernomor, karya ini dirancang sebagai pusat dari keseluruhan perayaan The Sweet Atelier of Dreams.

Terinspirasi dari arsitektur 30 Montaigne, bagian eksteriornya menampilkan tiga pengunci berwarna emas dengan detail inisial CD dan Médaillon khas Dior. Saat dibuka, bagian dalamnya menghadirkan sebuah vanity menyerupai rumah boneka dengan miniatur atelier bergaya gingerbread.

Di dalamnya, Dior turut memberikan penghormatan kepada warisan haute couture melalui miniatur gaun Junon dari koleksi Fall-Winter 1949 “Mid-Century”. Kreasi tersebut ditampilkan berdampingan dengan kursi Médaillon ikonis dan 24 laci yang menyimpan berbagai kejutan eksklusif.

Isi laci menghadirkan pilihan wewangian dari La Collection Privée, termasuk Eau de Parfum dan Esprit de Parfum, hair mist, serta rangkaian perawatan tangan dan tubuh beraroma. Koleksi ini juga dilengkapi aksesori parfum couture, botol parfum untuk dibawa bepergian, hingga Dior Délice, lilin aromatik eksklusif yang diciptakan oleh Francis Kurkdjian, Director of Perfume Creation Dior.

Menariknya, setelah musim liburan berakhir, Malle des Rêves tetap dapat digunakan sebagai vanity untuk mempercantik ritual sehari-hari.

 

Advent Calendar Dior yang menyimpan 24 kejutan

Bagi pencinta produk kecantikan, 30 Montaigne Advent Calendar menjadi salah satu pilihan kado Natal yang menarik. Mengambil inspirasi dari alamat legendaris Dior, kalender ini hadir dengan bentuk bintang Dior yang menampilkan detail fasad 30 Montaigne dalam versi mini.

Di balik 24 pintunya, tersimpan pilihan produk ikonis Dior dari kategori wewangian, skincare, makeup, hingga lifestyle. Setiap laci dirancang untuk menghadirkan kejutan yang dapat dibuka satu per satu sepanjang bulan Desember, menjadikan momen menjelang Natal terasa semakin menyenangkan.

Tak hanya menjadi kalender hitung mundur menuju Natal, desainnya juga dapat diubah menjadi kotak perhiasan yang bisa digunakan kembali setelah seluruh kejutan terbuka.

 

Hadiah beraroma mewah untuk menyempurnakan suasana Natal

Dior turut menghadirkan rangkaian hadiah yang mengutamakan pengalaman sensori melalui wewangian. Salah satunya adalah L’Or de J’adore Music Box, sebuah kotak musik istimewa yang kembali hadir dengan inspirasi dari 30 avenue Montaigne.

Ketika pintunya dibuka, terlihat miniatur atelier gingerbread yang berkilauan seperti kristal gula. Diiringi alunan musik lembut, miniatur tersebut berputar mengelilingi botol L’Or de J’adore yang tampil seperti permen mewah dengan detail kerah putih kecil di bagian lehernya.

Ada pula Dior Délice, lilin aromatik eksklusif yang diracik oleh Francis Kurkdjian untuk menghadirkan suasana hangat khas musim liburan. Aromanya terinspirasi dari gingerbread dengan perpaduan kayu manis dan cengkih yang dibalut sentuhan madu, kemudian berpadu dengan aroma vanila yang lembut.

Untuk melengkapi dekorasi rumah, Dior juga memperkenalkan lilin eksklusif berbentuk bangunan 30 avenue Montaigne. Dibuat dari porcelain biscuit dengan proses pengerjaan artisanal yang detail, kreasi ini menampilkan arsitektur bangunan ikonis Dior dalam bentuk miniatur. Keistimewaannya, tiga tingkat bangunan dapat dilepas dan diubah menjadi tiga lilin terpisah.

 

Ornamen Natal yang membawa sentuhan couture ke dalam rumah

Kemeriahan Natal Dior semakin lengkap dengan koleksi ornamen pohon Natal yang terinspirasi dari aneka kudapan manis. Untuk tahun kedua, Dior menghadirkan delapan produk ikonis House of Dior dalam bentuk dekorasi gingerbread yang dapat digantung pada pohon Natal.

Setiap ornamen dilengkapi pita yang dapat disemprot dengan wewangian Dior Délice, sehingga dekorasi tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga menghadirkan aroma khas musim liburan. Sebagai pelengkap, terdapat ornamen bintang gingerbread dengan detail icing yang dapat ditempatkan di puncak pohon Natal.

Melalui The Sweet Atelier of Dreams, Dior memperlihatkan bahwa kemewahan hadiah Natal tidak hanya terletak pada produk yang diberikan, tetapi juga pada detail, kreativitas, dan pengalaman yang menyertainya. Dari kotak hadiah bernuansa manisan hingga koleksi vanity edisi terbatas, setiap kreasi menghadirkan interpretasi Dior terhadap kehangatan dan keajaiban musim liburan

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading