Sukses

Entertainment

7 Sinetron Era 90-an yang Seru Jika Diproduksi Lagi

Fimela.com, Jakarta Era 90-an menjadi masa keemasan bagi dunia pertelevisian Indonesia. Di era tersebut, sejumlah stasiun TV swasta lahir dan berlomba-lomba menyajikan tontonan menghibur yang layak dinikmati semua segmen penonton. Keadaan ini tentunya membuat sinetron begitu diminati hampir semua kalangan usia.

Belakangan, beberapa sinetron populer di era 90-an diproduksi kembali dalam sajian yang lebih fresh. Masih dengan benang cerita yang sama, namun pemainnya berganti. Sebut saja Tuyul dan Mbak Yul Reborn yang dibintangi Pamela Bowie, dan Jinny oh jinny oleh Brianna Simonangkir.

Dua sinetron tersebut diketahui begitu populer di masanya. Pun dengan tujuh sinetron di bawah ini. Andaikan ketujuh sinetron tersebut kembali diproduksi seperti Jinny oh Jinny dan Tuyul dan Mbak Yul pastinya akan seru dan bisa jadi ajang nostalgia penikmat televisi 90-an.

1. Keluarga Cemara

Keluarga Cemara. (Foto: via apis.google.com, Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

2. Si Manis Jembatan Ancol

Si Manis Jembatan Ancol (Foto: via jejakandromeda.com, Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

3. Misteri Gunung Merapi

Misteri Gunung Merapi (Foto: via jejakandromeda.com, Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

4. Anak Ajaib

Anak Ajaib. (Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

5. Gerhana

Gerhana. (Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

6. Si Doel Anak Sekolahan

Si Doel Anak Sekolahan. (Foto: Twitter, Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

7. Jin dan Jun

Jin dan Jun. (Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Dari ketujuh sinetron di atas, mana yang paling kamu inginkan untuk diproduksi kembali? Kondisi dunia pertelevisian memang semakin maju dari tahun ke tahun. Jika dahulu, episode sebuah sinetron hanya tayang satu kali sepekan, maka tidak dengan sinetron zaman sekarang yang tayang setiap hari.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading