Sukses

Entertainment

The Apprentice: ONE Championship Edition Buktikan Kaum Perempuan Bisa Bersinar

Fimela.com, Jakarta Acara The Apprentice: ONE Championship Edition sudah bergulir sampai ke tengah musim perdananya. Menjelang saat-saat akhir, tugas fisik dan tantangan bisnis menjadi semakin sulit, dan drama tidak diragukan lagi semakin intensif.

Niharika Singh, yang berperan sebagai Penasihat Chairman dan CEO ONE Championship Chatri Sityodtong di acara itu mengamati dinamika tim dan persaingan sengit yang terjadi. Diketahui, Niharika juga menjabat sebagai Senior Vice President of Corporate Development and Strategy ONE.

Setelah menyaksikan semua proses yang panas di ruang rapat The Apprentice, Niharika yakin para wanita di acara tersebut telah membuktikan diri sebagai kontestan yang tangguh.

“Saya pikir terlalu dini untuk memilih pemenang sekarang. Tapi saya akan mengatakan bahwa semua kandidat berhasil datang ke pertunjukan dengan memberikan yang terbaik. Mereka semua mewujudkan banyak nilai yang kami cari lewat The Apprentice: ONE Championship Edition," kata Niharika dalam press rilis yang diterima Fimela.com.

Individu Luar Biasa

Lara Pearl Alvarez, Teirra Kamolvattanavith, dan Joy Koh sebelumnya tersingkir dari kompetisi, namun, kandidat wanita yang tersisa di acara itu seperti Paulina Purnomowati, Irina Chadsey, Jessica Ramella, Kexin Ye, Monica Millington dan Nazee Sajedi, semuanya tampil dengan sangat baik di episode terbaru.

"Saya pribadi percaya bahwa mereka semua adalah individu yang luar biasa dan mereka adalah pahlawan dengan keunggulannya masing-masing. Ini baru beberapa minggu, tapi beberapa kandidat wanita memang menonjol menurut saya," sambungnya.

Niharika mengungkapkan betapa terkesannya dirinya dengan penampilan mereka selama ini. Seperti Paulina pada level kepemimpinannya dan kedewasaannya, lalu Irina karena dia sudah mulai berbicara dan juga tidak takut untuk menanggung apa yang ada di hatinya.

"Saya suka Monica karena kemampuannya yang luar biasa untuk desain dan kreativitas. Saya suka Nazee karena kepemimpinannya di tantangan pertama dimana dia menunjukkan banyak keberanian dan kemampuan. Saya juga sangat terkejut dengan kekuatan Irina membalik ban seperti dia membalik telur,” kata Niharika.

Ada Nilai Lebih Masing-Masing

Saat paruh kedua kompetisi mengudara selama beberapa minggu ke depan, Niharika mengatakan ini adalah permainan siapa saja. Tangan kanan Chatri itu percaya bahwa "The Apprentice: ONE Championship Edition" juga menawarkan pelajaran yang luar biasa bagi mereka yang memulai bisnis mereka sendiri, atau untuk pekerja profesional, pada umumnya.

“Saya pikir masing-masing kandidat memiliki atribut keunggulan yang sangat khusus. Jalan masih panjang dan hanya orang terbaik yang bisa menang. Jadi sayangnya, meski berbakat, hanya satu orang yang akan dipekerjakan,” tambahnya.

Niharika mengungkapkan apa yang menurutnya adalah keterampilan yang diperlukan orang untuk menjadi sukses. “Saya pikir meremehkan atau melebih-lebihkan diri sendiri dapat menyebabkan beberapa masalah. Saya terus berusaha untuk lebih sadar diri akan kekuatan dan kelemahan saya," ujarnya.

“Kedua, menurut saya daya tahan itu penting karena saya sudah cukup lama berkecimpung di dunia startup, saya jamin itu tidak mudah. Tidak peduli seberapa hebat Anda, segala sesuatunya akan selalu salah. Bahkan hal-hal yang Anda anggap mudah untuk dicapai ternyata tidak semudah itu sehingga daya tahan dan pantang menyerah itu sangat penting,” kata Niharika.

Dan yang paling penting menurutnya adalah tidak peduli seberapa sukses atau penting seseorang, atau seberapa sibuk seseorang, jangan pernah kehilangan kontak dengan hati. "Saya telah menemukan itu menjadi kunci bagi saya untuk bahagia. Dan kebahagiaan akan membawa kesuksesan dalam segala hal yang Anda lakukan,” tandasnya.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Loading