Sukses

Entertainment

Mengintip Perjalanan 66 Perempuan Berbakat di Miss Auto Show 2026, Siapa Saja Pemenangnya?

Fimela.com, Jakarta - Dunia otomotif mungkin masih kerap diasosiasikan dengan mesin, performa, dan teknologi. Namun, di tengah kemeriahan pameran otomotif, ada ruang yang turut menampilkan sisi lain dari industri ini: sosok perempuan dengan kepercayaan diri, wawasan, kepribadian, serta kemampuan membawa dirinya di hadapan publik.

Semangat tersebut kembali hadir melalui Miss Auto Show 2026, kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian GIIAS 2026 dengan tema “Eye of the Future”.

Bukan perjalanan singkat untuk mencapai panggung puncak. Sebanyak 66 peserta mengikuti kompetisi sebelum akhirnya Monica, perwakilan Lexus, berhasil meraih gelar Miss Auto Show 2026.

Malam penobatan berlangsung pada 8 Agustus 2026 pukul 18.00-21.00 di Garuda Main Hall. Momen tersebut sekaligus menjadi puncak dari rangkaian seleksi yang telah berlangsung selama beberapa hari.

Dari 66 Peserta hingga Tersisa 7 Perempuan Terbaik

Perjalanan menuju gelar Miss Auto Show 2026 dimulai dengan persaingan 66 peserta yang datang membawa karakter dan kemampuan masing-masing.

Proses seleksi berlangsung secara bertahap. Pada 3 Agustus 2026, kompetisi memasuki tahap 30 besar. Sehari setelahnya, jumlah peserta kembali dikerucutkan menjadi 15 besar.

Persaingan semakin ketat ketika pada 6 Agustus 2026 hanya tujuh peserta yang berhak melanjutkan langkah menuju tahap akhir. Mereka kemudian tampil dalam malam crowning pada 8 Agustus 2026.

Menariknya, penilaian Miss Auto Show 2026 tidak semata-mata bertumpu pada penampilan fisik. Ada empat aspek yang menjadi kriteria, yakni brain, beauty, behaviour, dan final performance. Proses penilaian kemudian dipercayakan kepada empat juri dengan latar belakang berbeda, yaitu Adinda Tri Wardhani, Editor in Chief Fimela; Dony Suryatin, Entertainment Consultant; Hartono Sufi dari komunitas otomotif; serta M. Ainur Rofiq dari bidang Public Relations.

Menurut Adinda Tri Wardhani, keempat aspek tersebut harus dilihat sebagai satu kesatuan. Beauty memang menjadi hal yang pertama kali terlihat, tetapi brain dan behaviour turut menunjukkan kualitas seorang peserta, sementara final performance menjadi ruang untuk menerjemahkan seluruh kualitas tersebut dalam penampilan.

"Menurut saya, keempat aspek tersebut harus berjalan seimbang karena beauty mungkin menjadi hal pertama yang terlihat, tetapi brain dan behaviour yang menunjukkan kualitas seseorang, sementara final performance memperlihatkan bagaimana seluruh kualitas itu diterjemahkan dalam sebuah penampilan. Jadi, bukan siapa yang paling cantik atau paling percaya diri saja, tetapi siapa yang mampu menggabungkan semuanya menjadi satu karakter yang utuh. Bagi saya, pemenangnya adalah sosok yang tidak hanya terlihat menonjol di panggung, tetapi juga meninggalkan kesan positif ketika kita mengenalnya lebih jauh," Adinda Tri Wardhani.

Dengan pendekatan tersebut, kompetisi menjadi lebih dari sekadar ajang mencari sosok dengan penampilan menarik. Peserta juga dituntut mampu menunjukkan wawasan, sikap, karakter, serta kemampuan memberikan penampilan terbaik ketika berada di atas panggung.

Hal serupa juga menjadi perhatian Dony Suryatin. Menurutnya, sosok yang dicari bukan hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga kepribadian yang sesuai dengan kebutuhan brand ambassador di industri otomotif.

"Di semua babak penjurian, saya akan menilai apakah seorang kontestan memiliki kepribadian yang dibutuhkan oleh brand ambassador industri otomotif, yaitu cantik, cerdas, dan berkelas. Kemudian karena kita ada di pageant competition, tentu professional manner tak kalah esensial, baik professional sebagai usher maupun performer. Banyak yang gagal di babak talent show karena mungkin merasa performing skill tidak ada kaitannya dengan profesi usher. Tetapi dari sudut pandang entertainment, penampilan mereka di babak talent show justru memberikan gambaran seberapa professional mereka bisa tampil di hadapan audience yang berbeda. Ada juga lho kontestan yang tidak terlalu berbakat, tapi karena dia tahu potensi terbaiknya, maka dia fokus mengolah kelebihannya, dan bisa menyajikan ide sederhananya menjadi pertunjukan yang baik,"

Ainur Rofiq turut menegaskan bahwa penampilan tetap menjadi salah satu aspek yang diperhatikan, tetapi bukan satu-satunya faktor dalam menentukan pemenang.

"Penampilan tentu menjadi salah satu aspek, tetapi bukan faktor utama. Sebagai representasi dari event besar seperti GIIAS, makna penampilan yang menarik berubah dari yang sekadar beauty menjadi perpaduan antara beauty, brain, and behavior. Selain penampilan luar, ia harus memiliki wawasan, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan attitude yang baik sehingga aspek tersebut akan membuat orang lain merasa nyaman ketika berinteraksi dengannya sekaligus bisa membawa pesan dan nilai dari event yang direpresentasikan,"

Monica dari Lexus Jadi Miss Auto Show 2026

Setelah melewati rangkaian seleksi tersebut, Monica dari Lexus akhirnya keluar sebagai pemenang dan menyandang gelar Miss Auto Show 2026.

Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Alexandra dari Hino dan Vienda dari Astra Financial.

Panggung Miss Auto Show 2026 juga memberikan apresiasi kepada peserta lain melalui sejumlah penghargaan. Febriana dari Lexus berhasil mendapatkan gelar Best Attire, sementara Crystalin Kaylee dari Toyota menjadi Miss Favorite.

Dua nama lainnya, yakni Kelly Mai dari Mazda dan Caren dari GAC AION, tercatat sebagai finalis.

Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai serta produk dari sponsor.

Di balik gelar yang diberikan, perjalanan dari 66 peserta hingga mencapai malam final memperlihatkan bagaimana setiap perempuan harus melalui proses kompetisi yang cukup panjang. Bukan hanya tampil menarik, tetapi juga menunjukkan karakter dan kemampuan di setiap tahap seleksi.

Lantas, apa yang membuat Monica akhirnya berhasil meyakinkan para juri?

Ainur Rofiq menilai Monica mampu menunjukkan perpaduan kuat antara beauty, brain, dan behavior selama mengikuti berbagai tahapan penjurian. Ia juga dinilai mampu menerjemahkan tema “Eye of the Future” melalui cara berpikir yang melihat satu langkah ke depan.

"Seperti yang sudah saya jelaskan di 3 poin sebelumnya, Monica memiliki perpaduan kuat antara beauty, brain, dan behavior. Selama penjurian yang terdiri dari beberapa babak, dia mampu menunjukkan sisi-sisi dari dirinya yang merepresentasikan tiap aspek yang menjadi penilaian penting. Bersamaan dengan tema tahun ini yaitu ‘Eye of the Future’, Monica berhasil menunjukkan wawasan lewat cara berpikirnya yang melihat satu langkah ke depan. Tidak hanya itu, diimbangi dengan beauty dan kemampuan komunikasinya yang bisa membuat orang nyaman dengannya menjadi poin plus. Dia lebih meyakinkan saya pribadi ketika babak talent show di mana dia membawakan monolog dan menurut saya, attitude, manner, kemampuan untuk menerima saran benar-benar tercermin di dirinya sehingga saya enjoy untuk bisa menikmati penampilan yang dibawakannya. Pada akhirnya, keputusan ini tentu merupakan hasil penilaian secara menyeluruh dari berbagai aspek yang kami nilai selama proses seleksi,"

Lebih dari Penampilan, Perempuan Juga Punya Ruang di Dunia Otomotif

Kehadiran Miss Auto Show di tengah perhelatan otomotif memberikan warna tersendiri. Di antara deretan kendaraan, inovasi, dan teknologi masa depan, kompetisi ini menghadirkan perempuan sebagai bagian dari dinamika industri otomotif.

Hal tersebut terasa relevan dengan empat kriteria yang digunakan dalam penilaian tahun ini. Brain, beauty, behaviour, dan final performance membuat kecantikan bukan menjadi satu-satunya parameter.

Ada kemampuan berkomunikasi, membawa diri, menunjukkan wawasan, serta membangun kepercayaan diri yang ikut menjadi bagian dari perjalanan para peserta.

Tema GIIAS “Eye of the Future” pun memberikan konteks menarik terhadap penyelenggaraan Miss Auto Show 2026. Masa depan dunia otomotif tidak hanya berbicara mengenai kendaraan dan teknologi yang semakin berkembang, tetapi juga tentang orang-orang yang berada di dalam ekosistemnya.

Bagi para perempuan yang mengikuti Miss Auto Show 2026, perjalanan ini akhirnya bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang mahkota. Dari 66 peserta, 30 besar, 15 besar, tujuh finalis hingga akhirnya Monica dinobatkan sebagai pemenang, masing-masing membawa pengalaman dan cerita tersendiri dari salah satu panggung di GIIAS 2026.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading