Sukses

Fashion

Diary Fimela: Kisah Dibalik Brand Nyonya Nursing Wear yang Hadir Menjawab Permasalahan Ibu Menyusui

Fimela.com, Jakarta Ide bisnis dapat lahir dari permasalahan pribadi, bahkan dapat membuka gerbang kesuksesan. Seperti pengalaman Dwi Yulia Nurbani membangun brand pakaian menyusui Nyonya Nursing Wear, yang berawal dari kesulitanya memberikan ASI saat di luar rumah.

Nyonya Nursing Wear sendiri merupakan brand lokal fashion untuk ibu hamil dan menyusuiMelalui setiap koleksinya berkomitmen untuk mendorong calon ibu dan ibu menyusui untuk terus semangat dalam memberikan ASI eksklusif.

Dwi menceritakan, bisnis yang sudah dibangun selama tujuh tahun ini terwujud berkat pengalamannya di tahun 2014 silam sebagai ibu menyusui yang merasa sulit ketika di tempat umum. Dari situlah, Dwi mulai mencari baju menyusui yang nyaman dan mulai berfikir untuk membuat baju tersebut sendiri karena pada saat itu pakaian ini masih jarang  di Indonesia.

"Awalnya mulanya bisnis ini pada 10 Februari 2014, bisnis ini tercipta karena sulit menyusui anak pertama ketika berpergian atau di tempat umum, kaya di kendaraan dan mall yang nursing roomnya terbatas. Akhirnya iseng nyari baju menyusui, coba beli pas pakai kebantu, jadi kepikiran kenapa ngga dibikin sendiri apalagi waktu itu di Indonesia masih jarang baju menyusui," ujar Dwi saat dihubungi Fimela.com, beberapa waktu lalu.

Memulai bisnisnya, Dwi pun memiliki modal sebesar Rp20 juta, yang digunakan untuk membeli bahan dan mesin jahit. Dari modal tersebutlah ia menciptakan koleksi pertamanya berupa tank top yang nyaman untuk ibu menyusui.

"Modal tersebut saya buat untuk cari bahan lokal waktu itu bahan rayon spandek karena nyaman, bahan yang sejuk, dan cukup flexibel untuk pakaian menyusui. Dari bahan tersebut saya buat tank top," ujarnya.

Setelah itu, Dwi pun mengembangkan koleksi pakaiannya seperti blouse, tunik, mini dress, dan bisa dikenakan untuk perempuan berhijab maupun tidak. Koleksi pertamanya ini, ia desain sendiri yang terinspirasi dari brand pakaian menyusui luar negeri, kemudan  dikembangkan sesuai standartnya.

"Inspirasi pertama itu lihat brand luar negeri, dari situ saya coba kembangkan, saya otak-otik agar mendapatkan pakaian yang nyaman dan paling pas untuk ibu menyusui," ujarnya.

Dwi mengaku jika ia memang bukan berasal dari dunia bisnis apalagi fashion. Ibu dua anak ini awalnya hanya menyukai berjualan. Bahkan, ketika kuliah ia menjadi reseller dan setelah lulus bercita-cita memiliki bisnis sendiri.

"Setelah lulus nyoba bisnis baju muslim, tapi saat itu baju muslim saingannya terlalu banyak. Akhirnya bisa menemukan bisnis menyusui dari pengalaman sendiri," tambahnya.

Mengembangkan Nyonya Nursing Wear

Dwi pun memiliki strategi agar bisnis pakaian menyusui ini dilirik oleh para konsumen. Ia pun ingin menampilkan koleksinya secara visual yang eye catching. Dari pemikiran tersebut, satu minggu setelah launching Nyonya Nursing Wear, koleksinya habis terjual hingga harus restock.

"Dulu rata-rata model pakaian menyusui ini model-model lokal, jadi untuk berbeda dengan yang lainnya, saya berpikir untuk menggunakan model bule untuk menarik perhatian," tambahnya.

Di tahun ke-4 atau sekitar 2018, sang suami Iid Satria pun mulai membantu bisnisnya. Sang suami mengurus operasional, sedangkan Dwi fokus terhadap desain dan produksi.

"Saya background memang bisnis tapi dibidang jasa yaitu biro arsitek. Tapi karena anak sudah dua, istri sudah terlalu repot, jadi saya bantu istri mengembangkan bisnis di bidang menjual produk. Saya belajar dari istri, sampai ikut seminar untuk lebih bisa jual barang," ujar Iid.

Di tahun merintis usahanya, media sosial yang dapat memperkenalkan produk tidak semudah sekarang. Maka Dwi pun mengikuti berbagai bazzar dan komunitas untuk memperkenalkan Nyonya Nursing Wear sebagai pakaian menyusui yang berkualitas.

Dari kegigihannya tersebutlah, semula hanya dua orang termasuk dirinya mengerjakan produksinya. Kini, Nyonya Nursing Wear telah berkembang dengan memiliki kurang lebih dua puluh orang yang membantu, mulai dari penjahit hingga urusan marketing.

"Aku pertama sendiri yang desain, semuanya pokoknya ngerjain sendiri dibantu satu penjahit. Cari konveksi sendiri agar bisa dipantau, tapi berjalannya waktu, sudah ada 20 puluhan orang yang bantu. Dan kini dibantu juga oleh Hypefast. Sekarang bisa jual di media sosial dan ecommerce. Kalau dulu, saling mempromokan bisnis oranglain. Syukurnya omzet sekarang lebih meningkat ," tuturnya.

Cara Dwi terus mempertahankan bisnisnya hingga saat ini dengan mendengarkan dan mengikuti kebutuhan konsumen. Seperti pandemi ini, ia mengatakan memperbanyak produksi masker, sleepwear, hingga health drink.

"Bertahan sampai tujuh tahun ini tentunya selalu melihat kebutuhan konsumen. Seperti pandemi ini saya sampai jual health drink. Walau awal pandemi penjualan turun, tapi kami trus melihat kebutuhan konsumen, penjualan justru mengingkat. Jadi memang harus cepat beradaptasi," ujarnya.

Kelebihan pakaian Nyonya Nursing Wear

Tak hanya dari bahannya yang super nyaman, model pakaian Nyonya Nursing Wear memiliki koleksi beragam yang dapat digunakan disetiap lokasi dan acara, mulai dari koleksi basic, casual, formal, kantoran, hingga pakaian olahraga.

Bahkan, pakaian ini dapat digunakan ketika masih hamil karena memiliki model pakaian loose.

"Memang benar-benar nyaman, karena tidak menggunakan kancing sama sekali, bahannya yang sejuk, ngga panas, tidak ada sama sekali bahan bulu yang membuat tidak nyaman para ibu menyusui. 100 persen katun, sampai anti bakteri dan anti bau," ujarnya.

Kedepannya, brand asal Bandung ini akan membuat pakaian family set serta mengeluarkan signature series untuk pertama kalinya. Dibuat dengan desain motif sendiri, nantinya produk yang dikeluarkan akan berbeda dari sebelumnya yang terdiri dari jaket parasut, tas serbaguna, pouch masker, tas belanja, tumbler dan cutlery set untuk melengkapi kebutuhan para ibu.

Nyonya Nursing Wear juga telah mengeluarkan koleksi khusus pada tanggal 16 Februari 2021, yang merupakan kolaborasi dengan brand one-stop shopping untuk produk bayi dan anak, yaitu Soleram. Kolaborasi Nyonya Nursing Wear X Soleram akan meluncurkan baju kembaran untuk ibu dan anak yang sangat lucu dan keren yaitu Chérie. Chérie memiliki arti kasih sayang, sehingga pada koleksi ini akan menggambarkan kasih sayang dan kekompakan antara ibu dan anak.

 

#elevate women

;
Loading
Artikel Selanjutnya
3 Gaya Streetwear Ala Nissa Sabyan
Artikel Selanjutnya
Potret Koleksi Terbaru Levi's x Pokemon yang Menggemaskan