Sukses

Fashion

Le Smoking - Yves Saint Laurent

Vemale.com - Diambil dari istilah berbahasa Inggris, smoking suit, jaket yang kerap dikenakan untuk acara di dalam ruangan ini awalnya didesain khusus bagi pria. Namun di tahun 1966, seorang couturier asal Prancis menghentak dunia mode pada peragaan Spring/Summer haute couture miliknya. Ya, Yves Saint Laurent menampilkan seorang wanita berbalut tuksedo lengkap dengan celana panjang, di atas panggung runway. Seluruh dunia pun tercengang. YSL dengan lihai menyelipkan detail-detail feminin, semisal potongan yang memamerkan lekuk pinggang, ke dalam tuksedo yang maskulin dan menjadikannya sebuah jaket untuk wanita yang tak hanya memiliki power namun juga senantiasa terlihat seksi. Dengan setelan rancangannya, ia mentransformasi wanita menjadi seorang ratu, yang dalam kamus YSL, berani melirik dan menggoda sang raja. Salah satu faktor yang membuat smoking suit karya YSL semakin meroket adalah hasil fotografi karya Helmut Newton di tahun 1975 untuk Vogue Paris. Newton mengabadikan sang bintang, Catherine Deneuve, dalam tuxedo suit lengkap lansiran rumah mode YSL, di sebuah lorong gelap kota Paris. Deneuve, yang jadi simbol feminitas pada masa itu, terlihat androgyny, predatory, sekaligus sangat elegan. Dan seketika secara serempak semua wanita ingin tampil seperti Deneuve! YSL tak hanya telah meletakkan dasar rancangan serta siluet baru untuk wanita, namun karyanya seakan mengubah cara seorang wanita dalam memandang dirinya sendiri. Sebuah redefinisi gender yang revolusioner, YSL membantu para wanita meraih emansipasi lewat busana. Dalam mendeskripsikan tuksedo, Yves Saint Laurent berkata, "Bagi seorang wanita, Le Smoking adalah busana yang esensial, karena dengannya ia secara terus-menerus menemukan dirinya dalam dunia mode. Jaket ini bercerita tentang gaya dan bukan sekedar mode. Mode datang dan pergi, namun gaya bertahan selamanya. Memang tak berlebihan bila disebut YSL telah memberi wanita sebuah kekuatan via Le Smoking. Kudos! [initial] Source: Cosmopolitan, September 2010, halaman 503 Provided by:
(Cosmo/miw)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    What's On Fimela
    Loading