Sukses

Fashion

33 Mahasiswa LaSalle Pamerkan Koleksi Busana Bernuansa Kemerdekaan

Sebagai anak muda tentu kita patut menghargai jasa para pahlawan yang telah membuat Indonesia bebas dari penjajah. Kini, para pemuda tak perlu lagi perang melawan penjajah. Namun cukup dengan melakukan hal yang dapat mengharumkan nama Indonesia lewat bidang apapun, serta mengingat jasa para pahlawan. Inilah alasan mengapa ada banyak cara yang dilakukan untuk memeriahkan HUT ke-72 Republik Indonesia, seperti halnya yang dilakukan LaSalle yang menggelar Creative Week 2017.

Bertempat di atrium Food Society Kota Kasablanka, Jakarta, tepat pada tanggal 17 Agustus 2017, ke 33 mahasiswa LaSalle Collage telah berhasil memamerkan koleksi busananya pada fashion show yang telah dilihat oleh ribuan mata para pengunjung mall.

Fashion show ini sendiri ialah hasil ide kreatif dari mahasiswa-mahasiswa LaSalle Collage dari semester tiga dan semester 5. Sesuai dengan tema Kemerdekaan, mereka pun merancang busana bernuansa merah putih yang diperuntukkan bagi anak-anak hingga dewasa.

Busana karya mahasiswa/copyright Vemale.com/Anisha SP

Richard Kaunang sebagai Program Director Fashion Business Lasalle Collage menyampaikan bahwa mahasiswa pada semester 3 membuat satu hingga tiga look, sedangkan untuk mahasiswa semester 5 merancang kurang lebih enam look setiap orangnya untuk dipamerkan pada fashion show kali ini. Semua koleksi yang telah dipamerkan ini telah dikurasi dengan ketat oleh dosen mereka.

"Sebelum fashion show digelar, tentu rancangan ke 33 mahasiswa ini diseleksi oleh gurunya mana yang bagus dan mana yang nggak, mana yang boleh tampil dan mana juga yang nggak. Jadi ada kriterianya untuk bisa fashion show," ungkap Richard, saat ditemui di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Busana yang dibuat adalah busana anak-anak hingga dewasa/copyright Vemale.com/Anisha SP

Richard menambahkan, fashion show ini mengajarkan mereka bagaimana suasana saat fashion show, membuat rancangan yang dipamerkan dalam ajang fashion show, hingga mengajarkan bagaimana memberi harga pada busana yang mereka buat.

"Jadi mulai dari desain, memilih konsep, kain, quality control, mereka sendiri yang membuatnya. Dengan rentang waktu 15 minggu untuk membuat semua busana jadi yang layak dipamerkan," tambahnya.

Tak hanya fashion show, LaSalle Collage yang telah eksis selama 20 tahun ini pun mengadakan banyak acara menarik seperti workshop dan membuka booth pakaian yang diisi oleh mahasiswa semester 6 atau tingkat akhir. Acara yang berlangsung hingga 20 Agustus 2017 ini, kamu juga bisa memilih busana-busana menarik dengan harga kisaran Rp150 ribu sampai Rp900 ribu.

Ada 33 mahasiswa yang menyemarakkan fashion show ini/copyrightVemale.com/Anisha SP

Ajang ini memang dapat melahirkan desainer-desainer muda Indonesia, salah satunya mahasiswa semester 3 LaSalle Collage, Selwyn. Ia telah berhasil membuat dan memamerkan satu koleksi busana bertemakan women street wear. Menurutnya fashion show ini membuatnya lebih mengerti bagaimana suasana saat fashion show serta cara membuat busana dengan kualitas yang baik namun tetap fashionable.

"Selama empat bulan aku cari bahan, cari-cari inspirasi dari browsing-browsing internet. Setelah baju jadi, nggak langsung boleh fashion show tapi harus dicek kembali oleh dosenku. Setelah semua terlewati akhirnya aku bikin brand dengan nama Forbidden," tutup Selwyn.

Wah ladies semoga karya-karya desainer muda ini dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.




(vem/asp/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading