Sukses

Fashion

Kota Seletah Lima, Elima Bawa Kisah Perempuan Urban ke Fashion Nation 2026

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, panggung Fashion Nation 2026 menjadi ruang bagi Elima, jenama siap pakai asal Jakarta, untuk memperkenalkan koleksi terbarunya bertajuk "Kota Setelah Lima." Rangkaian busana ini merekam ritme hidup perempuan urban yang menjalani banyak peran, dari tuntutan profesional hingga aktivitas sosial selepas jam kerja.

Lima pendiri Elima: Devi Asmarasari, Fransisca Siregar, Laila Azra, Natasya Mahidi, dan Nazli Basuki, menampilkan 22 rancangan yang dirancang fleksibel agar mudah mengikuti perubahan suasana sepanjang hari. Penekanan pada fungsi tanpa meninggalkan estetika menjadikan koleksi ini cocok untuk transisi dari siang ke malam.

"Kancing memang sudah menjadi salah satu ciri khas dari Elima. Kami suka mengeksplorasi berbagai bentuk, ukuran, material, sampai cara penggunaannya. Jadi bukan hanya sebagai elemen fungsional, tapi kancing juga menjadi bagian dari desain itu sendiri," kata co-founder Elima, Natasya Mahidi, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 21 September 2026.

 

Eksplorasi tersebut tampak melalui susunan kancing yang dibuat berbeda pada sejumlah busana. Penataan ini memberi aksen visual sekaligus memperkuat karakter desain Elima yang kompleks, tanpa mengurangi fleksibilitas padu padan dalam keseharian.

Koleksi "Kota Setelah Lima" menghadirkan pilihan celana, rok, kemeja, jaket, celemek, dan rompi. Variasi potongan ini membantu pemakai membangun tampilan sesuai kebutuhan, baik untuk lingkungan profesional maupun saat melanjutkan agenda setelah jam kerja.

Dari sisi warna, paletnya memadukan rona netral dan warna yang lebih berani. Hitam, biru laut, krem, cokelat, dan hijau keabuan menjadi dominan, sementara hijau terang dan biru elektrik tampil sebagai aksen kontras pada beberapa rancangan.

Elima juga bermain pada karakter material untuk memperkaya pengalaman visual. Linen, denim, suiting fabric, katun, satin, dan bahan berpayet dihadirkan dengan tekstur dan kilau berbeda, memperluas kemungkinan styling tanpa mengorbankan kenyamanan.

Garis Tegas Berpadu Detail Feminin

Sejumlah rancangan bertumpu pada potongan tegas yang kemudian diseimbangkan dengan elemen feminin. Permainan payet, drapery, hingga detail pinggiran unfinished memperkaya tampilan, namun tetap menjaga nuansa urban yang menjadi benang merah koleksi.

Penggunaan bahan berpayet menjadi salah satu eksplorasi baru yang disorot di panggung. Kehadirannya memberi kilau dan daya tarik visual, sementara karakter praktis dan kontemporer tetap dipertahankan di keseluruhan rangkaian busana.

 

Elima berdiri pada 2021. Namanya diambil dari bahasa Hawaii yang berarti lima, merujuk pada jumlah pendirinya dan menjadi penanda kuat identitas jenama tersebut.

Dalam pendekatan desain, Elima mengembangkan rancangan kontemporer yang memadukan fungsi, kenyamanan, dan estetika. Setiap potongan dirancang untuk berbagai bentuk tubuh, termasuk perempuan bertubuh kurus, curvy, maupun atletis.

Detail bordir berbentuk mata menjadi salah satu identitas visual Elima. Elemen tersebut digarap oleh Laila Azra dan turut memperkuat karakter desain jenama di atas panggung maupun dalam koleksi rilisannya.

Sementara itu, Fashion Nation 20th Edition akan berlanjut hingga Sabtu, 26 September 2026, dengan rangkaian agenda yang mempertemukan desainer, talenta baru, institusi fashion, dan komunitas kreatif.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading