Sukses

Fashion

Tren Sneakers untuk Berlari, Nyaman Dipakai Tanpa Kehilangan Gaya

Fimela.com, Jakarta - Sneakers lari biasanya dipilih karena satu alasan utama, nyaman digunakan untuk bergerak. Namun, perkembangan fashion membuat sepatu yang awalnya dirancang untuk olahraga kini ikut menjadi bagian dari penampilan sehari-hari. Model yang terinspirasi dari sepatu lari klasik bahkan semakin sering dipadukan dengan jeans, rok, hingga celana bahan.

Dilansir dari Vogue, tren sneakers 2026 menunjukkan kembalinya berbagai model retro dengan siluet yang lebih ramping. Selain sneakers putih klasik, warna-warna mencolok seperti kuning juga mulai mendapat perhatian, sementara beberapa desain menampilkan detail yang lebih ekspresif. Tren tersebut membuat pilihan sneakers terasa semakin beragam. Bagi yang menyukai gaya minimalis, sneakers dengan bentuk sederhana dan warna netral bisa menjadi pilihan. Sementara itu, sneakers berwarna terang dapat digunakan sebagai aksen untuk membuat outfit yang sederhana terlihat lebih menarik.

Siluet retro juga punya daya tarik tersendiri. Bentuknya mengambil inspirasi dari sneakers olahraga zaman dulu, tetapi tetap terasa relevan ketika dipadukan dengan pakaian masa kini. Tren sneakers dengan siluet seperti ini menjadi salah satu pilihan untuk mereka yang ingin mendapatkan kesan sporty tanpa terlihat seperti baru selesai berolahraga.

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Sneakers yang terlihat seperti sepatu lari belum tentu cocok digunakan untuk benar-benar berlari. Jika sepatu akan dipakai untuk latihan secara rutin, fungsi tetap perlu menjadi pertimbangan utama. Untuk sekadar berjalan, bepergian, atau melengkapi outfit, pilihan bisa lebih fleksibel. Tetapi untuk aktivitas lari, kenyamanan kaki, ukuran, dan desain sepatu tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, mengikuti tren sneakers tidak harus berarti mengorbankan kenyamanan. Justru, pilihan yang tepat bisa membuat satu pasang sepatu terasa lebih serbaguna.

Retro Runner hingga Sneakers Berwarna Cerah, Mana yang Cocok untuk Gayamu?

Salah satu cara mengikuti tren sneakers tanpa membuat penampilan terasa terlalu sporty adalah memilih model yang memiliki bentuk sederhana. Retro runner bisa menjadi salah satu pilihan karena siluetnya biasanya terlihat ringan dan mudah dipadukan dengan berbagai pakaian. Untuk gaya kasual, sneakers retro dapat dipasangkan dengan jeans dan kaus sederhana. Jika ingin sedikit lebih rapi, celana bahan atau rok juga bisa menjadi pilihan. Kombinasi tersebut membuat sneakers tetap menjadi bagian dari outfit tanpa terlihat seperti perlengkapan olahraga.

Bagi yang ingin tampil lebih berani, sneakers dengan warna cerah dapat menjadi aksen. Tidak perlu menggunakan banyak warna dalam satu penampilan. Outfit dengan warna dasar seperti putih, hitam, atau denim bisa dipadukan dengan sneakers berwarna terang sehingga sepatu menjadi pusat perhatian. Sementara itu, sneakers berwarna putih atau hitam tetap menjadi pilihan aman bagi yang lebih suka gaya minimalis. Model seperti ini mudah digunakan berulang kali dan dapat mengikuti berbagai suasana, mulai dari pergi ke kampus hingga hangout bersama teman.

Ada juga sneakers dengan tampilan yang lebih teknis, seperti sol yang lebih tebal atau detail sporty pada bagian atas sepatu. Model tersebut dapat memberikan kesan lebih aktif tanpa harus dipadukan dengan pakaian olahraga dari kepala hingga kaki. Kuncinya ada pada keseimbangan. Jika sneakers sudah cukup menarik perhatian, pakaian yang lebih sederhana dapat membuat keseluruhan penampilan tetap terlihat rapi. Sebaliknya, sneakers dengan desain minimalis bisa dipadukan dengan outfit yang lebih playful.

Jadi, tidak ada satu model yang harus dimiliki semua orang. Pilihan sneakers bisa disesuaikan dengan gaya pribadi dan aktivitas yang paling sering dilakukan. Yang penting, jangan sampai mengejar tampilan membuat kaki justru tidak nyaman. Sneakers yang bagus adalah yang bisa mengikuti aktivitas sekaligus membuat pemakainya tetap percaya diri.

Tetap Nyaman Saat Bergerak, Ini Cara Memilih Sneakers yang Tidak Salah Gaya

Tren sneakers memang terus berubah, tetapi kebutuhan dasar saat memilih sepatu sebenarnya cukup sederhana. Pertama, tentukan bagaimana sneakers tersebut akan digunakan. Jika memang ingin menggunakan sneakers untuk berlari, pilih sepatu yang dirancang untuk aktivitas tersebut. Jangan hanya melihat bentuk luar yang terlihat sporty. Kenyamanan ketika digunakan bergerak tetap menjadi pertimbangan penting.

Perhatikan juga ukuran sepatu. Pastikan kaki tidak terasa terlalu sempit dan jari-jari masih memiliki ruang yang cukup untuk bergerak. Sebaiknya coba berjalan terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli agar bisa mengetahui apakah ada bagian yang terasa menekan. Untuk sneakers yang lebih banyak digunakan sebagai fashion item, pertimbangkan model yang sesuai dengan pakaian yang sudah dimiliki. Warna netral memang mudah dipadukan, tetapi warna cerah juga bisa menjadi pilihan jika ingin memberikan sentuhan berbeda.

Tidak kalah penting, pikirkan seberapa sering sneakers tersebut akan digunakan. Model yang sedang populer memang menarik, tetapi akan lebih menguntungkan jika sepatu tersebut bisa dipakai untuk berbagai kesempatan. Sneakers dengan desain retro, misalnya, dapat digunakan untuk jalan santai sekaligus dipadukan dengan outfit kasual. Sementara sneakers dengan warna mencolok dapat menjadi statement piece ketika dipadukan dengan pakaian yang lebih sederhana.

Pada akhirnya, tren sneakers bukan hanya tentang model apa yang sedang populer. Perkembangan fashion justru membuat batas antara sepatu olahraga dan fashion semakin fleksibel. Jadi, tidak perlu memilih antara nyaman atau stylish. Keduanya bisa berjalan bersama selama sneakers yang dipilih sesuai dengan aktivitas dan gaya pribadi. Karena sneakers yang paling menarik bukan selalu yang paling viral, tetapi yang membuat kaki nyaman bergerak dan tetap membuat penampilan terasa seperti diri sendiri.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading