Sukses

FimelaMom

Tahukah Kamu Kapan Bayi Mulai Memanjat? Intip Selengkapnya di Sini

ringkasan

  • Bayi umumnya mulai menunjukkan minat memanjat antara usia 8-12 bulan, segera setelah mereka bisa merangkak dan menarik diri untuk berdiri, sebagai bagian dari perkembangan motorik alami.
  • Proses memanjat melibatkan tahapan bertahap, mulai dari merangkak naik tangga pada usia 9 bulan hingga mampu berjalan naik turun tangga tanpa dukungan pada usia 3-4 tahun.
  • Aktivitas memanjat sangat penting untuk mengembangkan keseimbangan, koordinasi, kesadaran spasial, kemampuan memecahkan masalah, serta membangun kepercayaan diri dan kemandirian pada anak.

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, pernahkah Anda bertanya-tanya kapan bayi mulai memanjat dan mengapa aktivitas ini begitu penting? Fenomena ini merupakan bagian integral dari perkembangan motorik alami mereka yang menakjubkan. Bayi menunjukkan minat memanjat segera setelah mereka menguasai kemampuan merangkak dan menarik diri untuk berdiri.

Kemampuan memanjat ini bukan sekadar permainan, melainkan tonggak penting yang membantu anak-anak mengembangkan kesadaran spasial. Aktivitas ini juga secara signifikan meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh mereka. Bahkan, memanjat dapat mendukung perkembangan kognitif si kecil secara menyeluruh.

Memahami tahapan kapan bayi mulai memanjat akan membantu Anda mempersiapkan lingkungan yang aman dan mendukung. Dari usia 8 bulan, si kecil mungkin sudah mulai menunjukkan tanda-tanda ingin menjelajahi ketinggian. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai garis waktu perkembangan memanjat pada bayi Anda.

Minat memanjat pada bayi umumnya dimulai sekitar usia 8 hingga 12 bulan, seiring dengan peningkatan kemampuan motorik mereka. Pada usia 8-9 bulan, bayi mungkin mulai mencoba memanjat tangga, orang, atau furnitur di sekitar mereka. Penting untuk diingat bahwa pada tahap ini, mereka belum memiliki kemampuan untuk merencanakan cara turun, sehingga pengawasan konstan sangat diperlukan.

Sekitar usia 9 bulan, bayi biasanya akan mulai mencoba memanjat tangga dengan merangkak, menggunakan keterampilan yang serupa dengan saat mereka belajar merangkak. Memasuki usia 10 bulan, si kecil akan merangkak dan kemudian memanjat atau melangkahi objek yang menghalangi jalan mereka untuk mencapai mainan. Ini adalah cara mereka mulai merasakan permukaan yang tidak stabil, ketinggian, dan lebar yang berbeda saat memanjat.

Pada usia 11 bulan, memanjat seringkali menjadi salah satu aktivitas favorit bayi. Mereka mungkin sudah memiliki keterampilan motorik yang cukup untuk turun dari objek atau tangga dengan cara duduk, berputar, dan kemudian turun mundur dengan kaki terlebih dahulu. Ketika mencapai usia 12 bulan, bayi memiliki kekuatan kaki yang memadai untuk melangkah ke atas sambil berpegangan dengan tangan, bahkan dapat mengangkat tubuh mereka ke atas. Mereka juga bisa memanjat objek seperti masuk ke dalam kotak atau playpen.

Menguasai Tangga: Dari Merangkak hingga Berjalan

Proses menguasai tangga adalah salah satu tonggak penting dalam perkembangan memanjat bayi. Sekitar usia 9 bulan, bayi Anda kemungkinan besar akan mulai mencoba memanjat tangga dengan merangkak. Ini adalah langkah awal yang menunjukkan keinginan mereka untuk menjelajahi lingkungan vertikal.

Pada ulang tahun pertama, yakni usia 12 bulan, balita Anda mungkin akan mulai memanjat tangga dengan tangan dan lututnya. Setelah mereka menguasai cara naik, biasanya hanya dalam beberapa minggu mereka akan mulai menemukan cara untuk turun, seringkali dengan meluncur ke bawah. Ketika menginjak usia 18 bulan, setelah balita mulai berjalan dan lebih stabil, mereka mungkin siap untuk berjalan naik tangga. Pada usia ini, mereka akan melangkah satu per satu dengan dua kaki di setiap langkah, biasanya dengan bantuan pegangan tangan atau Anda.

Antara 18-24 bulan, seorang anak biasanya dapat berjalan naik dan turun tangga, menempatkan dua kaki di setiap langkah dengan dukungan orang dewasa atau pegangan tangan. Sekitar usia 2 tahun, anak Anda kemungkinan besar akan dapat berdiri tegak dan berjalan naik turun tangga sendiri sambil berpegangan pada pegangan tangan. Sebagian besar anak berusia 2 tahun juga dapat memanjat naik dan turun furnitur tanpa bantuan. Pada usia 3-4 tahun, anak dapat mulai berjalan naik dan turun tangga dengan satu kaki di setiap langkah tanpa dukungan, dan pada usia 4 tahun, diharapkan mereka dapat memanjat tangga sepenuhnya tanpa bantuan.

Manfaat Perkembangan dan Tips Keamanan Memanjat

Memanjat adalah keterampilan yang luar biasa dan krusial untuk perkembangan anak. Aktivitas ini membantu mengembangkan keseimbangan, perencanaan motorik, persepsi kedalaman, dan kemampuan pengambilan risiko. Lebih dari itu, memanjat juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan motorik halus dan kasar, meningkatkan koordinasi serta keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

Selain manfaat fisik, memanjat juga melibatkan kemampuan memecahkan masalah saat bayi menavigasi berbagai rintangan dan tantangan spasial, yang secara langsung mendukung pertumbuhan kognitif mereka. Membiarkan bayi menjelajahi aktivitas memanjat juga membangun kepercayaan diri dan rasa kemandirian. Ini menumbuhkan ketahanan sejak usia dini, menyiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Untuk memastikan keamanan si kecil saat mulai memanjat, beberapa tips penting perlu diperhatikan. Pasang gerbang pengaman yang terpasang dengan perangkat keras di bagian atas dan bawah tangga. Pastikan semua furnitur berat diikat ke dinding untuk mencegah cedera akibat furnitur yang jatuh. Singkirkan kabel yang dapat menyebabkan tercekik atau yang mungkin ditarik saat anak mencoba memanjat. Ajari anak Anda cara menavigasi tangga dengan aman, dan saat berlatih memanjat tangga, hanya biarkan mereka naik (dengan pengawasan ketat) di tangga berkarpet. Posisikan diri Anda di belakang bayi saat mereka merangkak naik untuk mencegah potensi jatuh.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading