Sukses

Food

Hindari 7 Makanan Ini Setelah Memasuki Usia 30 Tahun untuk Menunda Tanda-Tanda Penuaan dan Tetap Awet Muda

Fimela.com, Jakarta Seiring bertambahnya usia, kamu akan mengalami tanda-tanda penuaan yang tak terhindarkan. Ketika memasuki usia 30 tahun, tubuh kita banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan usia remaja dan usia 20-an. 

Dengan begitu, pastinya kamu mencari beragam cara untuk menunda timbulnya tanda-tanda penuaan pada tubuh. Mulai dari olahraga, meminum suplemen, hingga mengonsumsi makanan-makanan bergizi yang baik bagi kesehatan dan metabolisme tubuh. 

Jika kamu ingin awet muda, kamu harus membuat komitmen jangka panjang untuk makan dengan benar. Melansir laman webMD, para peneliti mengungkapkan bahwa upaya paling ampuh untuk membuat tubuh awet muda adalah memberi keseimbangan pada makanan yang kaya nutrisi sehingga membantu menjaga kesehatan lebih lama. 

Dilansir dari laman Eat This, Not That!, Jumat (5/11), terdapat 7 makanan utama yang harus kamu hindari atau hentikan konsumsinya setelah memasuki usia 30 tahun agar membuat tubuh awet muda dan menunda tanda-tanda penuaan. Apa saja makanan-makanan tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Yogurt Berperisa

Jika kamu sudah mengurangi konsumsi makanan manis seperti permen dan kue, jangan kira kamu sudah terbebas dari makanan mengandung gula yang lainnya. Ada banyak sumber makanan manis yang sering kamu konsumsi namun tidak kamu sadari kandungan gulanya. Seperti roti, saus tomat, dan yogurt berperisa. 

Yogurt yang dijual di pasaran punya berbagai macam rasa yang mengandung banyak gula. Terutama, yang mengandung perasa buatan atau perisa. 

Dalam hal ini, gula dapat memperburuk kondisi kulit dan mempercepat penuaan. Jadi, sebaiknya hindari konsumsi yogurt berperisa untuk mencegah penuaan dini. 

Sup Kaleng

Sup kaleng sangat kaya akan sodium yang mampu menyebabkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian pada tahun 2013 membuktikan adanya hubungan antara tekanan darah tinggi dan penuaan pada kulit. Hal ini dibuktikan dengan wanita bertekanan darah rendah yang umumnya lebih sedikit memiliki kerutan. 

Meskipun hubungan antara kedua masalah tersebut masih belum jelas, tak ada salahnya untuk mengurangi natrium dan mineral yang diketahui dapat meningkatkan tekanan darah. 

Selain itu, banyak sup kaleng dicampur dengan BPA, bahan kimia yang dikaitkan dengan kanker, infertilitas, dan penambahan berat badan. 

Soda

Hampir sama dengan yogurt, minuman bersoda juga memiliki kandungan yang tinggi gula dan dapat menyebabkan penuaan dini, terutama pada bagian wajah. Mengapa demikian?

Soda dicampur dengan pewarna yang berpotensi menyebabkan kanker dan merupakan sumber utama gula tambahan.

Gula tak hanya berdampak negatif pada ovulasi, tetapi juga dikaitkan dengan motilitas sperma yang lebih buruk. Sederhananya, banyak mengonsumsi soda, bisa membuat kamu kesulitan mendapatkan keturunan. 

Selain itu, berat badanmu bisa bertambah dan metabolisme akan terganggu. Jadi, hindarilah minuman bersoda untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Oreo

Oreo mengandung banyak kalori sehingga membuat pinggangmu membesar karena lemak yang dihasilkan dari oreo yang kamu konsumsi. Hal itulah yang membuat tampilan tubuhmu jauh lebih tua. 

Kamu memang bisa menghindari hal tersebut dengan melakukan olahraga secara rutin. Namun, seiring bertambahnya usia, kamu akan memiliki banyak kegiatan yang membuatmu tak sempat lagi mengunjungi gym secara rutin. 

Seiring bertambahnya usia, olahraga masih memiliki banyak manfaat positif, namun lebih baik kamu menjauhi makanan ringan padat kalori dan sulit diturunkan seperti oreo. 

Es Kopi

Mengonsumsi minuman berkafein seperti es kopi setiap harinya merupakan masalah penuaan kulit yang paling utama. Hal ini dikarenakan pada siang hari, kita terpapar stresor kulit seperti sinar UV, tetapi saat kita tidur sel-sel kita memperbaiki diri. 

Namun, menenggak terlalu banyak kafein dapat mengganggu kualitas tidur, mempersingkat waktu peremajaan dan penuaan dini pada kulit. 

Terlebih lagi, para peneliti telah menemukan bahwa gerakan wajah yang berulang seperti meminum lewat sedotan yang dapat menyebabkan garis-garis halus dan kerutan. 

Alih-alih mengonsumsi es kopi, minumlah teh hijau panas yang dapat menangkal keriput dengan melawan peradangan dan meningkatkan elastisitas kulit.

Sugar-free Snacks

Jika kamu menjadi lebih gemuk di sekitar bagian tengah tubuhmu sejak berusia 30 tahun, itu mungkin pertanda bahwa organ hatimu tak berfungsi secara optimal. 

Menghindari racun seperti pemanis buatan akan membantu organ vital bekerja lebih efisien dan pada gilirannya dapat melangsingkan bagian tengah tubuhmu. 

Untuk memulai proses detoksifikasi, buang makanan yang dibuat dengan pemanis palsu, seperti permen karet bebas gula, ataupun makanan ringan apapun yang memiliki label “bebas gula” atau “sugar free”.

Keripik

Setiap tahun, tubuh membutuhkan dan membakar lebih sedikit kalori. Ini membuatnya semakin penting untuk makan dengan porsi yang wajar ketika kamu semakin tua. 

Sama halnya dengan kebiasaanmu mengonsumsi camilan yang berupa keripik. Camilan keripik yang dijual di pasaran, dirancang khusus sehingga tak ada satu rasa pun yang mengalahkan rasa lain, dan tidak akan membuat orang yang mengonsumsinya merasa kenyang. Sehingga, banyak orang tak sadar bahwa telah mengonsumsi banyak sekali keripik. 

Penulis: Chrisstella Efivania

#ElevateWomen

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Menurut Penelitian, Ini 7 Penyebab Utama Wajah Terlihat Lebih Tua sebelum Waktunya
Artikel Selanjutnya
5 Kiat Perawatan Kulit Anti Penuaan Sederhana dan Mudah Diterapkan Sehari-hari