Sukses

Food

Chef Sezai Zorlu Kenalkan Hidangan ala Sultan Ottoman di Event Lambasssador

Fimela.com, Jakarta Kesultanan Turki Usmani (Ottoman) merupakan dinasti islam yang berjaya selama ratusan tahun. Tak hanya sejarahnya yang menarik, Kesultanan Ottoman juga mewariskan beragam kuliner yang khas yang menarik untuk dibahas. Salah satu sajiannya adalah daging merah. 

Mengonsumsi daging merah ternyata memiliki manfaat tersendiri bagi Kesultanan Ottoman. Hal itu untuk menambah energi dan memberikan protein yang baik bagi tubuh. 

Konsumsi daging merah turut melengkapi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Daging merah bisa menjadi pelengkap asupan buah dan sayuran demi memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. 

Daging merah diketahui memiliki kandungan zat besi dan seng yang dapat membantu meringankan gejala anemia, meningkatkan kadar hemoglobin, mengurangi kelelahan, dan mendorong imunitas serta konsentrasi. Selain sapi, konsumsi daging merah juga bisa diperoleh lewat olahan daging domba yang juga tak kalah bernutrisi. 

Chef Sezai Zorlu mengatakan bahwa salah satu jenis daging yang sering dikonsumsi saat Kesultanan Turki adalah daging domba. 

"Daging domba menjadi salah satu kesukaan Kesultanan Turki pada masanya dan memiliki rasa yang otentik. Selain rasa, daging domba juga mengandung banyak protein yang baik bagi otot. Tentu diseimbangkan dengan olahraga," tutur Chef Sezai Zorlu saat acara Lambassador dari Meat and Livestock Australia di Warung Turki, (15/12/2021). 

Ia melanjutkan bahwa untuk mendapatkan daging merah yang berkualitas, biasanya ia menggunakan daging domba dari Australia. Pasalnya, daging domba Australia memiliki rasa yang enak karena daging domba disana dipelihara sesuai regulasi yang tepat. 

Senada dengan Chef Sezai, Menurut pakar nutrisi Emilia Achmadi, konsumsi daging domba sangat baik bagi masyarakat. Selain mengandung protein yang banyak, mengonsumsi daging domba bisa menjaga imunitas seseorang. 

"Daging merah juga mengandung kreatin alami yang bisa menjadi sumber energi untuk pergerakan otot dan pertumbuhannya. Kreatin sendiri adalah zat kimia alami yang terkandung di dalam tubuh yang kebanyakan disimpan di dalam otot," ujar Emilia. 

Tips bedakan daging domba dan kambing 

Pada gelaran Lambassador hari ini, Chef Sezai juga menjelaskan cara membedakan domba dan kambing. Cara sederhana untuk membedakan keduanya menurut Chef Sezai adalah dengan mengendus aromanya. 

"Kalau didekati saja (kambing) sudah tercium baunya. Beda dengan domba yang nggak ada baunya. Yang muncul adalah aromanya," imbuh Chef Sezai. 

Ia melanjutkan bahwa dengan jenis daging yang berbeda, tentu karakteristik dan rasa daging yang dihasilkan juga tidak sama dan butuh teknik khusus juga dalam mengolahnya. 

"Cara memasak daging domba dapat mempengaruhi tekstur akhir saat daging disantap. Jadi, cara memasaknya perlu disesuaikan dengan bagian daging mana yang diolah," ujar Chef Sezai. 

Kualitas daging domba yang akan diolah juga turut mempengaruhi cita rasa saat disajikan. Chef Sezai merekomendasikan daging domba Australia #TrueAussie karena bisa memberikan kelezatan seperti yang diharapkan lantaran memiliki standar khusus dalam pemeliharaannya, mulai dari peternakan hingga pengobatan untuk memastikan kualitas daging yang disajikan kepada konsumen.

Menurut Chief Representative Meat & Livestock Australia, Valeska mengatakan daging domba muda juga disediakan oleh MLA. Tentu memiliki kualitas dan baik bagi tubuh.

“Dengan adanya event kuliner Lambassador ini, saya harap bisa mengedukasi masyarakat tentang manfaat daging merah,” tuturnya. 

Ia melanjutkan bahwa Kualitas daging domba Australia #TRUEAUSSIELAMB pastinya telah diakui di berbagai belahan dunia. Tak berlebihan, karena memang MLA menerapkan standar baku mutu yang sangat ketat demi menjamin kepuasan konsumen. 

“Daging domba muda Australia memiliki kualitas yang baik dan mampu menghasilkan daging yang empuk. Banyak negara menggunakan daging domba Australia ketimbang daging domba lainnya,” ujar Valeska. 

Diketahui, Australia sendiri adalah salah satu negara pengekspor terbesar daging domba di dunia. Produknya diolah secara alami, karena domba-domba pilihan diternak secara alami di padang rumput hijau yang subur. Selain itu, daging domba #TrueAussie juga dibesarkan dengan perpaduan terbaik alam yang meliputi udara bersih, air segar, dan rumput hijau. Tak hanya itu, daging domba Australia yang beredar di Indonesia juga telah dijamin kehalalannya karena telah mendapat sertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Meat and Livestock Australia (MLA) hadir membantu masyarakat di Indonesia dalam menyediakan kebutuhan daging sapi dan domba Australia yang tentunya halal, berkualitas dan menyehatkan.

Temukan informasi lebih lanjut tentang program seru dari MLA selanjutnya dengan follow Instagram @trueaussieid, Youtube True Aussie Indonesia Official dan website www.trueaussiebeefandlamb.id dan www.lambassador.asia

 

(*)

What's On Fimela
Loading