Sukses

Food

Will Meyrick Experience Hadirkan Jelajah Budaya dan Kuliner Unik, Mulai dari Cooking Class di Canggu hingga Street Food di Denpasar

Fimela.com, Jakarta Selain keindahan alam dan budaya, Bali menyimpan sederet wisata kuliner yang turut menjadi daya tarik bagi wisatawan. Bagi pecinta kuliner, pasti kenal dengan sosok Chef Will Meyrick yang sempat eksis di layar kaca.

Undur diri dari layar kaca, Chef Will Meyrick lantas tidak meninggalkan para penggemarnya begitu saja. Sajian kuliner khas Indonesia yang kerap disajikan Chef Will Meyrick masih bisa kamu nikmati di seluruh Bali.

Ya! Chef Will Meyrick secara serius menghadirkan perjalanan kuliner sekaligus eksplorasi budaya yang unik bagi para wisatawan selama melancong ke Bali. Dalam waktu empat hari, kamu bisa merasakan keseluruhan perjalanan kuliner yang membuka mata untuk melihat sisi lain dari Bali.

Fimela pun cukup beruntung bisa menikmati pengalaman menyenangkan. Seperti apa perjalanannya?

 

Cooking Class di Villa

Chef Will Meyrick memiliki villa seluas 20 hektar di kawasan Canggu yang disebut Villa Cinta. Bergaya mediteranian yang khas, area tengah villa ini dibangun sebuah joglo yang menjadi lokasi Cooking Class sekaligus tempat Chef Will berbincang dengan para tamu. Sebelum memulai Cooking Class, para tamu akan disambil dengan minuman segar sembari berkeliling kebun yang ditanami banyak buah dan sayuran. Buah dan sayuran inilah yang bahan makanan untuk dimasak. Tak jarang, Chef Will mengajak pengunjung untuk ikut belanja di pasar tradisional guna membeli daging maupun bahan masakan lainnya.

Di Cooking Class ini, sudah disiapkan lima menu khas Bali yang akan dimasak. Mulai dari Sate Lilit, Kari Udang Karangasem, Urap Lawar, Sambal Matah, dan Sambal Kecap. Chef Will akan turun tangan langsung mengajari para tamu memasak dengan cara yang konvensional. Salah satu ilmu memasak yang cukup membekas di benak Fimela adalah teknik chopping untuk menghasilkan setiap bahan yang digunakan untuk membuat sambal matah. Butuh waktu lebih dari 10 menit untuk memastikan setiap bahan dari Sambal Matah cukup halus sebelum disiram dengan minyak panas.

Usai memasak, kamu bisa menikmati makanan yang kamu masak di meja makan yang telah tersedia. Tak perlu khawatir masakanmu gagal karna Chef Will akan mendampingi dan memastikan setiap masakan sudah memiliki rasa yang pas.

 

Street Food di Denpasar

Sebagai chef bule, Chef Will terbilang cukup unik karena memiliki adiksi yang kuat akan street food. Ia merasa bahwa para penjual makanan pinggir jalan memiliki dedikasi besar untuk menyiapkan makanan dan menjajakan makanannya di warung. Fimela memulai perjalanan street food ini dengan berkunjung ke salah satu pasar tradisional yang terkenal di Bali

Tak jauh dari pasar tradisional tersebut, Fimela diajak ngopi bersama Chef Will di salah satu toko kopi legendaris bernama Bhineka Djaja. Toko kopi ini juga menyajikan berbagai pilihan kue basah sebagai teman minum kopi. Jelang makan siang, Fimela bergegas menuju Warung Wardani Bali yang menjadi rumah makan sederhana pinggir jalan. Sama seperti warteg, Warung Wardani ini menyajikan pilihan kuliner rumahan yang disebut Nasi Campur. Pilihan lauknya pun terbilang beragam. Mulai dari sate, udang, ayam suir, telur semur dan masih banyak lagi.

Bagi pecinta sate rasanya tidak boleh melewatkan rumah makan yang satu ini. Adalah Sate Plecing Arjuna yang cukup terkenal di kalangan warga Bali. Berdiri sejak 1990, Sate Plecing Arjuna menawarkan satu porsi sate yang dibanderol dengan harga Rp20ribuan. Sajian sate ini memang terlihat lebih kecil dibandingkan dengan kerap kita lihat. Namun ia memiliki bumbu kacang dan bumbu pedas sebagai cocolan menikmati sate ini.

Terakhir, wisata kuliner ini ditutup dengan mengunjungi Babi Guling Pan Ana yang terkenal dengan kulit babinya yang super kriuk. Fimela mencicipi variasi olahan daging babi yang bikin sajian nasi campur lebih kaya rasa.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading