Sukses

Food

20 Ide Jualan Lauk Rumahan Modal Rp50 Ribuan tapi Cepat Balik Modal, Peluang Usaha Menjanjikan

Fimela.com, Jakarta - Memulai bisnis kuliner tidak selalu memerlukan investasi yang besar. Untuk Anda yang ingin mencoba berjualan lauk rumahan dengan anggaran terbatas, terdapat banyak ide kreatif yang dapat dijalankan hanya dengan modal sekitar Rp50 ribuan. Usaha kecil ini tidak hanya mudah untuk dilakukan, tetapi juga memiliki peluang untuk mendapatkan kembali modal dengan cepat karena bahan yang digunakan sederhana, proses pembuatannya cepat, serta permintaan pasar yang tetap stabil.

Dalam artikel ini, terdapat 20 ide jualan lauk rumahan yang praktis dan menguntungkan, yang mencakup berbagai jenis lauk seperti gorengan, tumisan, hingga olahan sederhana yang dapat dijual sebagai bekal harian. Setiap ide yang disajikan dipilih berdasarkan kesederhanaan bahan, kemudahan dalam proses memasak, dan potensi penjualan yang tinggi di pasaran, sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin memulai usaha tanpa menghadapi risiko yang besar.

1. Tempe Goreng Tepung

Tempe goreng tepung merupakan salah satu lauk rumahan yang selalu diminati oleh banyak orang. Dari kalangan siswa, pegawai, hingga ibu rumah tangga, mereka semua mengenal lauk ini berkat rasanya yang gurih, teksturnya yang renyah, dan kesesuaian untuk disantap kapan saja. Dengan modal sekitar Rp50 ribu, Anda sudah bisa mendapatkan beberapa papan tempe, tepung terigu, tepung beras, serta bumbu dasar seperti bawang putih dan ketumbar. Proses produksi bisa dilakukan di pagi hari dan sebaiknya dijual dalam keadaan hangat untuk menarik lebih banyak pembeli. Keunggulan dari tempe goreng tepung adalah pada kecepatan perputaran uang. Satu papan tempe dapat dipotong menjadi banyak bagian kecil yang dijual dengan harga Rp1.000 hingga Rp2.000 per potong. Jika dijajakan di depan rumah atau dititipkan di warung, tempe goreng ini biasanya laku terjual pada hari yang sama. Risiko kerugian pun sangat minim karena bahan bakunya yang murah dan proses produksinya yang cepat.

2. Tahu Isi Sayur

Sementara itu, tahu isi sayur juga merupakan pilihan lauk yang ekonomis dan terlihat cukup "niat" meskipun modal yang dibutuhkan sangat kecil. Isian sayur seperti wortel, kol, dan tauge mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau, tetapi tetap memberikan kesan sebagai lauk yang sehat dan mengenyangkan. Dengan modal yang terbatas, Anda dapat memproduksi puluhan tahu isi yang siap untuk digoreng dan dijual. Lauk ini sangat cocok untuk dijual di pagi hari karena banyak dicari sebagai menu sarapan atau bekal untuk bekerja. Selain itu, tahu isi dapat diproduksi setengah matang dan digoreng sesuai dengan pesanan, sehingga tetap renyah dan segar saat disajikan. Jika dikemas dengan rapi, tahu isi juga dapat dijual dalam bentuk paket lauk nasi yang menarik bagi konsumen.

3. Telur Balado

Telur balado adalah salah satu pilihan lauk yang tetap populer sepanjang masa. Dengan rasa pedas yang gurih, telur balado sangat cocok dinikmati bersama nasi yang hangat, sehingga selalu menjadi pilihan utama untuk makan siang. Anda hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp50 ribu untuk membeli telur dalam jumlah yang cukup banyak, serta cabai dan bumbu dasar untuk membuat sambalnya. Selain itu, telur balado memiliki daya tahan yang baik, dapat bertahan hingga dua hari jika disimpan dengan cara yang benar. Ini menjadikannya pilihan yang aman bagi pemula, karena risiko makanan terbuang sangat minim. Selain dijual secara terpisah, telur balado juga sering kali dijadikan sebagai lauk dalam paket nasi bungkus.

4. Orek Tempe Kering

Sementara itu, orek tempe kering juga merupakan pilihan yang sangat baik untuk dijual sebagai lauk. Orek tempe kering memiliki keunggulan karena daya tahannya yang lama, sehingga bisa disimpan dalam waktu yang cukup lama. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuatnya tergolong murah, namun Anda bisa menjual hasil akhirnya dengan harga yang cukup tinggi. Dengan modal yang kecil, Anda sudah bisa menghasilkan beberapa porsi yang dapat dikemas dalam plastik atau wadah kecil. Keawetan orek tempe kering membuatnya sangat cocok untuk dijual sebagai lauk yang bisa disimpan di rumah. Banyak konsumen yang menyukainya karena praktis dan tidak mudah basi. Inilah yang menjadikan orek tempe kering sangat potensial untuk cepat balik modal meski dijual sedikit demi sedikit.

5. Ayam Goreng Tepung Iris Tipis

Meskipun harga ayam umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan bahan lauk lainnya seperti tempe atau tahu, dengan menerapkan teknik pemotongan tipis dan melapisinya dengan tepung, modal sebesar Rp50 ribu sudah cukup untuk memulai usaha dalam skala kecil. Dengan memotong ayam menjadi bagian-bagian kecil atau irisan tipis, satu ekor ayam dapat menghasilkan banyak porsi. Metode ini tidak hanya membantu menekan biaya per porsi, tetapi juga membuat harga jual lebih bersahabat bagi pelanggan sehari-hari. Selain itu, pemakaian tepung berbumbu tidak hanya menambah cita rasa dan aroma, tetapi juga menjadikan lauk ini lebih menarik dan terasa lebih "mahal" dibandingkan dengan biaya produksinya.

Ayam goreng selalu memiliki pangsa pasar yang besar karena rasanya disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Menjual ayam goreng yang baru digoreng langsung dari wajan atau mengolahnya segar saat ada pesanan akan membuat lauk ini cepat laris.

6. Perkedel Kentang

Perkedel kentang mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki nilai jual yang tinggi berkat tampilannya yang rapi, rasa gurih, dan kemampuannya untuk mengenyangkan. Dengan harga kentang yang terjangkau dan ketersediaannya sepanjang tahun, Anda bisa mengolah banyak perkedel kecil dengan modal yang minim. Penambahan bahan seperti wortel parut, bawang bombay, atau sedikit daging cincang dapat meningkatkan cita rasa dan daya tarik tanpa menambah biaya terlalu signifikan.

Perkedel dapat digoreng secara bertahap sesuai dengan kebutuhan harian, atau dijual dalam keadaan mentah siap goreng bagi pembeli yang ingin memasaknya sendiri di rumah. Keunggulan lainnya adalah fleksibilitasnya: perkedel dapat dijual sebagai lauk tambahan untuk nasi kotak, lauk harian di warung, atau camilan gurih di sore hari. Dengan kemasan yang rapi per porsi, perkedel kentang memiliki daya tarik visual yang dapat meningkatkan kemungkinan pelanggan membeli lebih banyak sekaligus. Hal ini membuat modal cepat kembali dan usaha menjadi lebih stabil.

7. Tumis Buncis Wortel

Tumis buncis dan wortel merupakan hidangan sederhana yang tetap memiliki penggemar karena dianggap sebagai pilihan yang sehat dan bergizi. Biaya untuk menyiapkan tumis ini tergolong rendah, mengingat harga buncis dan wortel yang terjangkau serta mudah ditemukan di pasar tradisional.

Bahan-bahan yang diperlukan pun tidak rumit, seperti bawang putih, bawang merah, garam, dan sedikit kecap atau saus tiram. Namun, jika dimasak dengan teknik yang benar, tumis ini dapat menghasilkan cita rasa yang lezat, segar, dan menggugah selera. Hidangan ini sangat cocok untuk dijual setiap hari karena dapat disiapkan segar setiap pagi, menjaga kualitas sayur sekaligus memastikan rasa tetap optimal.

Para pembeli sering memilih tumis buncis wortel sebagai lauk cepat saji yang tetap sehat. Untuk meningkatkan penjualan, tumis ini dapat dikombinasikan dengan lauk lainnya dalam paket nasi harian atau dititipkan di warung makan lokal. Dengan efisiensi dalam produksi dan menjaga kualitas, tumis sayur ini menjadi pilihan ideal untuk usaha dengan modal kecil.

8. Sambal Goreng Kentang

Sambal goreng kentang merupakan lauk yang tampak sederhana, tetapi memiliki rasa yang kuat dan disukai oleh berbagai kalangan. Dalam proses pembuatannya, kentang dipotong dadu, digoreng setengah matang, dan dibumbui dengan sambal merah yang mengandung bawang, cabai, dan rempah-rempah lainnya.

Modal yang dibutuhkan untuk membuat sambal goreng kentang cukup kecil, hanya untuk membeli kentang, cabai, bawang, dan bumbu dasar. Namun, hasil akhirnya bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi karena cita rasa dan tampilan yang menarik. Salah satu keunggulan sambal goreng kentang adalah daya tahannya; hidangan ini dapat disimpan beberapa hari di dalam kulkas tanpa kehilangan cita rasanya.

Fleksibilitas dalam memproduksi dalam jumlah besar memungkinkan penjual untuk tidak perlu memasak setiap hari. Sambal goreng kentang sangat cocok dijual dalam porsi kecil atau sebagai bagian dari paket nasi, dan sering menjadi pilihan bagi pembeli yang menginginkan lauk pedas gurih yang siap untuk dinikmati.

9. Tahu Bacem

Tahu bacem dikenal dengan cita rasa manis dan gurih yang menjadi ciri khas masakan Jawa, sehingga banyak orang menyukainya. Proses pembuatannya cukup efisien karena tahu terlebih dahulu direbus dengan bumbu manis sebelum digoreng, yang membuatnya lebih hemat minyak.

Dengan modal sekitar Rp50 ribu, seseorang sudah bisa membeli tahu dalam jumlah yang banyak serta bumbu-bumbu sederhana seperti gula merah, bawang putih, bawang merah, dan ketumbar. Meskipun terlihat sederhana, lauk ini menyimpan rasa yang kompleks dan sangat menggugah selera.

Tahu bacem tidak hanya dijual dalam keadaan matang siap santap, tetapi juga dapat dipasarkan dalam bentuk mentah yang siap digoreng bagi pelanggan yang ingin memasaknya sendiri di rumah. Fleksibilitas ini memberikan keuntungan bagi penjual untuk menjangkau berbagai kalangan pelanggan. Dengan harga jual yang terjangkau dan cita rasa yang lezat, tahu bacem menjadi salah satu lauk yang paling cepat balik modal dalam usaha rumahan.

10. Tempe Bacem Goreng

Selain itu, tempe bacem juga merupakan pilihan lauk yang murah dan memiliki banyak peminat serta pelanggan setia. Tempe bacem sering diolah dengan bumbu sederhana seperti gula merah, bawang, dan rempah-rempah, sehingga meskipun modal awalnya rendah, hasilnya bisa terasa sangat "niat". Tekstur tempe yang padat memungkinkan bumbu meresap dengan baik, menciptakan rasa gurih manis yang disukai banyak orang.

Salah satu keunggulan dari tempe bacem adalah daya simpannya yang baik. Setelah direbus dengan bumbu, tempe dapat disimpan beberapa hari dan digoreng sesuai kebutuhan, sehingga strategi ini dapat mengurangi risiko kerugian serta mempermudah penjualan dalam jumlah besar.

Tempe bacem bisa dijual per porsi, dalam paket nasi, atau dititipkan ke warung, yang membuat peluang untuk balik modal lebih cepat dan usaha menjadi lebih stabil. Dengan cara ini, para penjual dapat memaksimalkan potensi keuntungan dari produk yang mereka tawarkan.

11. Telur Dadar Iris Tebal

Telur dadar iris adalah sajian rumahan klasik yang sering ditemukan di warteg dan selalu memiliki penggemar setia. Dengan biaya sekitar Rp50 ribu, Anda dapat memperoleh sejumlah telur yang cukup untuk membuat beberapa loyang telur dadar yang tebal. Penambahan bahan seperti daun bawang, irisan bawang merah, dan sedikit tepung dapat meningkatkan tekstur telur, menjadikannya lebih padat, gurih, dan tampak lebih "berisi" saat disajikan. Keunggulan utama dari telur dadar iris terletak pada efisiensi biaya dan waktu yang diperlukan. Satu loyang telur dapat dipotong menjadi banyak bagian kecil yang dapat dijual secara satuan atau sebagai lauk pendamping nasi. Lauk ini juga cepat laku karena sudah akrab di lidah masyarakat dan cocok dinikmati kapan saja, baik di pagi hari maupun siang hari.

12. Tumis Tahu Kecap

Tumis tahu kecap adalah pilihan lauk yang sederhana tetapi sangat fleksibel untuk berbagai kalangan pembeli. Bahan-bahan yang dibutuhkan pun terjangkau dan mudah ditemukan, seperti tahu putih, kecap manis, bawang putih, bawang merah, dan cabai untuk memberikan rasa tambahan. Dengan teknik memasak yang tepat, tahu dapat menyerap bumbu dan menghasilkan rasa gurih manis tanpa memerlukan bahan yang mahal. Lauk ini sangat cocok untuk dijual setiap hari karena proses memasaknya yang cepat dan bisa disajikan segar setiap pagi. Tumis tahu kecap juga menjadi pilihan favorit bagi pembeli yang menginginkan lauk yang ringan namun tetap mengenyangkan. Jika dikemas dengan baik, lauk ini sangat ideal untuk dijual sebagai menu nasi bungkus atau pesanan untuk konsumsi di rumah.

13. Sambal Tempe

Sambal tempe merupakan lauk pedas yang sangat menarik, terutama bagi mereka yang menyukai makanan dengan rasa yang kuat. Tempe dipotong kecil-kecil dan digoreng hingga kering agar tidak mudah hancur saat dicampurkan dengan sambal. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat sambal ini sangat terjangkau, hanya memerlukan tempe, cabai, bawang, serta sedikit gula dan garam. Dengan tekstur yang kering, sambal tempe memiliki daya simpan yang lebih lama dibandingkan dengan lauk basah. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk dijual dalam kemasan kecil sebagai stok lauk di rumah. Banyak konsumen menyukai sambal tempe karena praktis, rasa pedasnya yang tahan lama, serta kesesuaiannya dengan nasi hangat atau lauk sederhana lainnya.

14. Tahu Crispy Gurih

Tahu crispy kini menjadi salah satu lauk rumahan yang semakin populer berkat teksturnya yang renyah dan penampilannya yang menarik. Dengan dilapisi tepung berbumbu, tahu biasa dapat disulap menjadi lauk yang terasa lebih istimewa. Dengan modal sekitar Rp50 ribu, kita sudah bisa membeli tahu dalam jumlah banyak beserta bahan tepung dan bumbu kering. Tahu crispy tidak hanya dijual sebagai lauk pendamping nasi, tetapi juga sering laku sebagai camilan. Ini adalah salah satu alasan mengapa perputaran uangnya sangat cepat. Selama tahu crispy digoreng dalam keadaan segar dan kerenyahannya terjaga, produk ini hampir selalu terjual habis, terutama pada jam makan siang dan sore hari.

15. Oseng Jamur Tiram

Jamur tiram merupakan bahan yang terjangkau dan dapat diolah menjadi hidangan yang lezat dengan cita rasa gurih yang alami. Mengolah jamur menjadi oseng sangat tepat bagi mereka yang mencari pilihan lauk non-daging yang tetap memberikan rasa kenyang.

Dengan menggunakan bumbu-bumbu sederhana seperti bawang putih, bawang merah, serta kecap atau saus tiram, jamur dapat diubah menjadi menu yang menggugah selera. Modal yang dibutuhkan pun tidak besar dan proses memasaknya sangat cepat, sehingga oseng jamur menjadi pilihan ideal untuk usaha rumahan.

Apabila dijual dalam keadaan segar setiap hari, lauk ini memiliki pasar tersendiri, terutama bagi konsumen yang peduli dengan kesehatan atau yang ingin variasi dalam menu harian. Dengan kata lain, oseng jamur sangat cocok untuk usaha rumahan yang dapat menarik perhatian pembeli.

16. Ayam Suwir Pedas

Selain itu, ayam suwir pedas menjadi salah satu pilihan lauk yang efisien untuk modal yang kecil. Dari satu ekor ayam, Anda dapat menghasilkan banyak porsi karena dagingnya disuwir halus dan dicampurkan dengan sambal, sehingga membuat lauk ini terlihat melimpah meskipun dengan bahan yang terbatas.

Tidak hanya hemat, ayam suwir pedas juga memiliki daya tahan yang baik dan mudah untuk dikemas. Lauk ini sering kali menjadi pilihan utama untuk nasi bungkus karena rasanya yang kuat dan sangat cocok disantap kapan saja, menjadikannya pilihan yang menguntungkan bagi para penjual.

Dengan pengemasan yang sederhana, ayam suwir pedas mampu memberikan margin keuntungan yang cukup besar, menjadikannya pilihan yang menarik bagi pelaku usaha kecil. Dengan demikian, "ayam suwir pedas bisa memberikan margin keuntungan yang cukup besar" bagi mereka yang menjalankan usaha ini.

17. Telur Ceplok Balado

Telur ceplok balado merupakan versi yang lebih praktis dari telur balado yang dapat disiapkan dengan cepat. Telur ini digoreng ceplok dan kemudian disiram dengan sambal merah yang pedas dan gurih, menciptakan kombinasi rasa yang sederhana namun sangat memuaskan. Bahan-bahan yang diperlukan juga sangat ringan, karena telur dan sambal dapat diproduksi dalam jumlah yang cukup besar. Lauk ini sangat ideal untuk dijual pada pagi hingga siang hari, mengingat proses memasaknya yang cepat. Selain itu, telur ceplok balado juga sangat disukai oleh banyak orang karena rasanya yang familiar dan cocok untuk segala usia. Jika dijajakan dalam keadaan hangat, kemungkinan besar akan cepat habis.

18. Tumis Kangkung

Tumis kangkung adalah lauk sayur yang murah dan hampir selalu menjadi pilihan banyak orang. Kangkung mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau dan dapat diolah dengan cepat menggunakan bumbu yang sederhana. Meskipun terlihat sederhana, jika dimasak dengan teknik yang tepat, tumis kangkung dapat tetap mempertahankan warna hijau, kesegaran, dan kerenyahannya. Lauk ini sangat cocok untuk dijual setiap hari sebagai pelengkap nasi dan lauk utama. Banyak pembeli yang memilih tumis kangkung karena praktis dan dianggap lebih sehat. Selama dimasak dengan bahan yang fresh setiap hari, tumis kangkung hampir selalu laris manis di pasaran.

19. Perkedel Tahu

Perkedel tahu adalah pilihan ekonomis yang dapat menggantikan perkedel kentang. Dengan tekstur yang lembut dan rasa gurih, terutama ketika dipadukan dengan bawang goreng dan daun seledri, makanan ini sangat menggugah selera. Modal untuk membuatnya sangat terjangkau, mengingat tahu dapat diolah menjadi berbagai adonan perkedel. Selain itu, perkedel tahu sangat tepat dijadikan lauk tambahan atau sebagai isian dalam nasi kotak. Bentuknya yang rapi dan mudah dibagi per porsi memudahkan dalam menentukan harga jual. Jika diproduksi secara konsisten, perkedel tahu memiliki potensi untuk menjadi menu tetap yang menguntungkan bagi penjual.

20. Pepes Tahu / Pepes Ikan 

Pepes sederhana seperti pepes tahu atau ikan tongkol bisa menjadi lauk rumahan ekonomis. Dibungkus daun pisang dan dikukus atau dipanggang.

Modal sekitar Rp50 ribuan cukup untuk beberapa pepes. Pelanggan menyukai rasa harum dan menu tradisional ini. Pepes juga bisa dijual sebagai lauk paket praktis yang menarik dan higienis.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading