Sukses

Food

Resep Chicken Mushroom Pasta Creamy, Gurih dan Mudah Dibuat di Rumah

ringkasan

  • Chicken mushroom pasta adalah hidangan populer dengan saus krim kaya, mudah dibuat untuk makan malam.
  • Bahan utama meliputi pasta, ayam tanpa tulang, jamur, bawang, kaldu, krim, dan keju Parmesan.
  • Teknik memasak ayam hingga kecokelatan dan penggunaan air rebusan pasta penting untuk saus yang lezat.

Fimela.com, Jakarta - Resep chicken mushroom pasta bisa menjadi pilihan makan malam yang terasa istimewa tanpa membutuhkan proses memasak yang rumit. Perpaduan pasta, potongan ayam yang gurih, jamur yang lembut, serta saus creamy menciptakan hidangan yang mengenyangkan sekaligus nyaman disantap saat masih hangat.

Hidangan ini menarik karena sebagian besar prosesnya cukup dilakukan dalam satu wajan. Ayam bisa dipanggang sebentar hingga kecokelatan, kemudian sisa rasa gurih di dasar wajan dimanfaatkan untuk membangun saus bersama jamur, bawang putih, kaldu, dan krim.

Tekstur saus menjadi salah satu kunci kenikmatan pasta ini. Saus yang terlalu encer akan membuat pasta terasa hambar, sedangkan saus yang terlalu kental justru membuat hidangan terasa berat. Karena itu, air rebusan pasta sebaiknya disisihkan untuk membantu mengatur kekentalan saus sebelum semua bahan dicampurkan, Selasa (15/9/2026).

Resep Chicken Mushroom Pasta

Resep berikut merupakan adaptasi dari teknik yang digunakan BBC Good Food dan Plated Cravings. BBC Good Food menggunakan pasta penne, jamur, paha ayam, bawang putih, thyme, kaldu ayam, krim, serta Parmesan. Sementara itu, Plated Cravings menekankan pentingnya memanggang ayam hingga kecokelatan dan menggunakan air rebusan pasta untuk membantu mengencerkan saus bila diperlukan.

Dalam versi rumahan ini, white wine dapat digunakan untuk memberikan rasa lebih kompleks. Namun, bahan tersebut tidak wajib. Jika tidak ingin menggunakannya, cairan tersebut dapat diganti dengan tambahan kaldu ayam.

Bahan-bahan

Untuk 3–4 porsi:

  • 250 gram pasta penne atau pasta pendek lainnya

  • 300 gram paha ayam tanpa tulang dan tanpa kulit, potong kecil

  • 200–250 gram jamur kancing atau jamur champignon, iris

  • 1/2 buah bawang bombai, cincang

  • 3 siung bawang putih, cincang halus

  • 1 sdm mentega

  • 2 sdm minyak zaitun atau minyak goreng

  • 150 ml kaldu ayam

  • 150 ml cooking cream atau krim kental

  • 50 ml white wine, opsional

  • 1 sdt daun thyme kering atau 2–3 tangkai thyme segar

  • 40–50 gram Parmesan, parut

  • 1 sdm peterseli cincang, opsional

  • Garam secukupnya

  • Lada hitam secukupnya

  • Air secukupnya untuk merebus pasta

 

Cara Membuat

1. Rebus pasta hingga al dente

Didihkan air dalam panci yang cukup besar, kemudian tambahkan garam. Masukkan pasta dan masak mengikuti petunjuk pada kemasan hingga mencapai tekstur al dente.

Sebelum pasta ditiriskan, ambil sekitar 150 ml air rebusannya dan sisihkan. Air ini mengandung pati dari pasta yang nantinya dapat membantu membuat saus lebih menyatu sekaligus mengatur kekentalannya.

Setelah ditiriskan, jangan membilas pasta dengan air. Sisihkan terlebih dahulu sambil menyiapkan ayam dan saus.

2. Panggang ayam sampai kecokelatan

Panaskan wajan berukuran cukup besar dengan api sedang cenderung tinggi. Masukkan 1 sdm minyak dan mentega, kemudian masukkan ayam yang sudah diberi sedikit garam dan lada.

Masak ayam sampai permukaannya berubah kecokelatan dan bagian dalamnya matang. Jangan terlalu sering membolak-balik ayam agar permukaannya memiliki warna yang bagus.

Teknik ini sejalan dengan saran Plated Cravings yang menekankan pentingnya memberikan searing pada ayam. Selain membuat ayam lebih sedap, sisa bagian kecokelatan yang menempel di dasar wajan dapat memberikan rasa tambahan pada saus.

Setelah matang, angkat ayam dan sisihkan.

3. Tumis jamur dan bawang

Gunakan wajan yang sama agar rasa gurih dari ayam tetap berada di dalam masakan. Jika wajan terlihat terlalu kering, tambahkan sedikit minyak.

Masukkan bawang bombai dan tumis selama 2–3 menit sampai mulai lunak. Tambahkan jamur iris, kemudian masak hingga jamur mengeluarkan cairan dan cairannya mulai menguap.

Jangan terburu-buru memasukkan krim ketika jamur masih terlalu basah. Memasak jamur hingga cairannya berkurang akan membuat rasa jamur menjadi lebih pekat dan membantu menghasilkan tekstur yang lebih baik.

Tambahkan bawang putih dan thyme, lalu aduk sekitar satu menit sampai aromanya keluar.

4. Buat saus creamy

Jika menggunakan white wine, tuangkan ke dalam wajan dan masak selama beberapa menit sampai volumenya berkurang. Tahap ini membantu mengurangi aroma alkohol sekaligus meninggalkan rasa yang lebih kompleks.

Bagi yang tidak menggunakan white wine, langsung tambahkan kaldu ayam. Plated Cravings juga menyarankan penggunaan tambahan chicken stock sebagai alternatif bagi orang yang tidak ingin atau tidak dapat menggunakan white wine.

Masak kaldu selama beberapa menit sambil mengaduk bagian dasar wajan untuk melepaskan sisa rasa ayam dan jamur yang menempel.

Tuangkan cooking cream secara perlahan. Aduk hingga semua bahan tercampur, kemudian masak dengan api kecil selama beberapa menit. Jangan menggunakan api terlalu besar agar saus tidak cepat mengental atau pecah.

Tambahkan garam dan lada secukupnya. Masukkan sekitar setengah Parmesan parut, kemudian aduk sampai keju meleleh dan saus menjadi lebih gurih.

5. Masukkan pasta dan ayam

Masukkan pasta yang sudah direbus ke dalam wajan berisi saus. Tambahkan kembali ayam yang sudah dimasak.

Aduk perlahan hingga pasta terlapisi saus secara merata. Jika saus terasa terlalu kental, tambahkan air rebusan pasta sedikit demi sedikit. Tidak perlu menuangkan semuanya sekaligus karena kebutuhan cairan dapat berbeda tergantung jenis pasta dan tingkat kekentalan saus.

Teknik menggunakan air rebusan pasta ini juga digunakan dalam resep BBC Good Food dan Plated Cravings. Pati yang terdapat dalam air rebusan membantu saus menempel lebih baik pada pasta.

Masak selama 1–2 menit sampai pasta benar-benar menyatu dengan saus. Koreksi rasa sebelum api dimatikan.

6. Sajikan selagi hangat

Pindahkan pasta ke piring atau mangkuk saji. Taburkan sisa Parmesan dan peterseli cincang jika suka.

Chicken mushroom pasta paling nikmat disantap segera setelah selesai dimasak ketika saus masih creamy dan pasta masih hangat. Sajikan bersama salad sederhana atau sayuran hijau untuk membuat hidangan terasa lebih seimbang.

Tips agar Chicken Mushroom Pasta Lebih Lezat

Kunci pertama adalah jangan memenuhi wajan ketika memasak ayam. Ayam yang terlalu banyak dalam satu wajan cenderung mengeluarkan banyak cairan sehingga bukannya kecokelatan, ayam justru seperti direbus. Karena itu, gunakan wajan yang cukup lebar dan masak ayam secara bertahap jika diperlukan.

Pemilihan jamur juga berpengaruh terhadap hasil akhir. Jamur segar memberikan tekstur dan aroma yang lebih baik. BBC Good Food menggunakan chestnut mushrooms, sedangkan Plated Cravings menggunakan jamur segar yang diiris. Di rumah, jamur kancing atau champignon juga mudah digunakan.

Air rebusan pasta jangan langsung dibuang. Cairan ini merupakan salah satu bahan penting untuk mengatur konsistensi saus. Tambahkan sedikit demi sedikit ketika saus terasa terlalu pekat agar hasil akhirnya tetap creamy tetapi tidak terlalu berat.

Jika ingin rasa bawang putih lebih kuat, jumlahnya bisa ditambah sesuai selera. Sebaliknya, bila ingin rasa lebih ringan, gunakan dua siung saja. Daun thyme juga dapat diganti dengan peterseli atau Italian herbs sesuai bahan yang tersedia.

Untuk pilihan yang lebih ringan, sebagian krim dapat diganti dengan susu. Plated Cravings juga menyebutkan half-and-half sebagai alternatif heavy cream. Namun, perubahan bahan akan menghasilkan tekstur saus yang sedikit berbeda sehingga air rebusan pasta mungkin perlu ditambahkan secara bertahap.

Variasi Chicken Mushroom Pasta

Resep dasar ini cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan isi dapur. Salah satu tambahan yang menarik adalah bayam. Masukkan beberapa genggam bayam menjelang tahap akhir memasak agar daunnya layu tetapi warnanya masih terlihat segar.

Jika ingin rasa yang lebih cheesy, Parmesan dapat ditambah sesuai selera. Namun, sebaiknya tetap memasukkannya secara bertahap karena keju Parmesan juga memberikan rasa asin pada saus.

Jenis pasta pun tidak harus selalu penne. Spaghetti, fettuccine, fusilli, rigatoni, atau pasta pendek lainnya dapat digunakan. Pasta dengan permukaan berlekuk biasanya mampu menangkap saus dengan baik sehingga setiap suapan terasa lebih creamy.

Untuk versi tanpa white wine, cukup gunakan kaldu ayam. Pilihan ini membuat resep lebih praktis karena tidak perlu membeli bahan khusus yang hanya digunakan dalam jumlah sedikit.

Cara Menyimpan dan Memanaskan Sisa Pasta

Chicken mushroom pasta sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup setelah suhunya tidak lagi terlalu panas. Masukkan ke dalam kulkas dan konsumsi dalam beberapa hari.

Ketika dipanaskan kembali, saus biasanya akan menjadi lebih kental karena pasta terus menyerap cairan. Tambahkan sedikit susu, krim, kaldu, atau air sebelum memanaskannya agar teksturnya kembali lebih lembut.

Panaskan dengan api kecil sambil diaduk perlahan. Hindari memanaskan terlalu lama karena ayam dapat menjadi kering dan saus creamy bisa kehilangan teksturnya.

Untuk hasil terbaik, porsi pasta sebaiknya dipanaskan sesuai kebutuhan. Dengan begitu, tekstur pasta tidak berulang kali mengalami proses pemanasan dan pendinginan.

Pertanyaan Seputar Chicken Mushroom Pasta

1. Apakah chicken mushroom pasta bisa dibuat tanpa white wine?

Bisa. White wine bukan bahan wajib. Plated Cravings menyarankan penggunaan lebih banyak chicken stock sebagai penggantinya. Dalam resep ini, white wine dapat langsung diganti dengan tambahan sekitar 50 ml kaldu ayam.

2. Apa jenis ayam yang paling cocok untuk chicken mushroom pasta?

Paha ayam tanpa tulang merupakan pilihan yang baik karena teksturnya cenderung lebih juicy. BBC Good Food menggunakan boneless skinless chicken thighs, sementara RecipeTin Eats juga menilai paha ayam cocok untuk hidangan pasta karena lebih mampu mempertahankan kelembapan dibanding bagian yang lebih mudah kering.

3. Mengapa air rebusan pasta perlu disisihkan?

Air rebusan pasta mengandung pati yang dapat membantu mengatur kekentalan dan membuat saus lebih menyatu dengan pasta. Gunakan sedikit demi sedikit jika saus terlalu kental.

4. Bisakah menggunakan susu sebagai pengganti cooking cream?

Bisa, meskipun hasilnya tidak akan sekental saus yang dibuat dengan krim. Jika menggunakan susu, masak saus secara perlahan dan gunakan Parmesan secukupnya untuk membantu memberikan rasa gurih serta tekstur yang lebih creamy.

5. Berapa lama chicken mushroom pasta dapat disimpan?

Simpan pasta dalam wadah tertutup di dalam kulkas dan sebaiknya konsumsi dalam beberapa hari. Saat akan disantap kembali, tambahkan sedikit cairan seperti susu, kaldu, atau air sebelum dipanaskan agar pasta tidak terasa kering.

 

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading