Fimela.com, Jakarta - Bosan dengan olahan ayam yang itu-itu saja? Resep ayam ketumbar tanpa tepung bisa menjadi pilihan untuk membuat lauk sederhana dengan cita rasa gurih dan aroma rempah yang menggugah selera. Hidangan ini tidak membutuhkan lapisan tepung, sehingga rasa ayam dan bumbu ketumbar justru lebih menonjol saat disantap bersama nasi hangat.
Cara membuatnya pun cukup praktis karena bahan yang digunakan mudah ditemukan di dapur. Ayam dapat dibumbui dengan ketumbar, bawang putih, dan beberapa rempah sederhana, kemudian dimasak hingga bumbu meresap sebelum digoreng, dipanggang, atau dibakar sesuai selera.
Menariknya, resep ayam ketumbar tanpa tepung juga mudah dikreasikan menjadi berbagai variasi rasa, mulai dari pedas, kecap, madu, hingga sambal matah. Dengan teknik memasak yang tepat, ayam bisa tetap gurih dan harum tanpa perlu menggunakan tepung sebagai pelapis. Lantas bagaimana resep ayam ketumbar tanpa tepung yang gurih, praktis dan bikin nagih? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (22/9/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Advertisement
Sejarah Ayam Ketumbar
Ayam ketumbar merupakan salah satu olahan ayam berbumbu yang memanfaatkan biji ketumbar sebagai bumbu utama untuk memberikan aroma harum, rasa gurih, dan sedikit sensasi hangat. Hidangan ini tidak memiliki satu catatan sejarah yang menunjukkan kapan pertama kali ayam ketumbar dibuat. Namun, penggunaan ketumbar dalam masakan memiliki sejarah yang sangat panjang dan berkaitan dengan tradisi kuliner di berbagai wilayah Asia, Timur Tengah, hingga Eropa.
Ketumbar sendiri termasuk rempah tua yang telah digunakan manusia selama ribuan tahun. Bagian bijinya banyak dimanfaatkan sebagai bumbu karena memiliki aroma khas yang semakin kuat setelah disangrai atau dihaluskan. Dalam tradisi kuliner Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ketumbar kemudian menjadi salah satu bumbu yang sering dipadukan dengan bawang putih, bawang merah, kunyit, kemiri, jahe, dan berbagai rempah lainnya untuk membumbui daging maupun ayam.
Di Indonesia, ayam berbumbu ketumbar berkembang dalam berbagai versi masakan rumahan. Ayam dapat dimarinasi dengan bumbu ketumbar, diungkep terlebih dahulu agar bumbu lebih meresap, kemudian digoreng, dipanggang, atau dimasak hingga matang. Karena bahan dan cara membuatnya relatif sederhana, ayam ketumbar mudah disesuaikan dengan kebiasaan memasak setiap daerah dan keluarga.
Versi ayam ketumbar tanpa tepung juga dapat dipandang sebagai bentuk olahan yang lebih menonjolkan rasa ayam dan bumbunya. Tanpa lapisan tepung, aroma ketumbar serta bumbu marinasi menjadi karakter utama hidangan. Cara memasaknya pun bisa sederhana, misalnya dengan mengungkep ayam bersama bumbu kemudian menggoreng atau memanggangnya hingga bagian luar kecokelatan.
Seiring berkembangnya masakan rumahan, resep ayam ketumbar pun memiliki banyak variasi. Ada yang menggunakan ketumbar bubuk, ada pula yang menghaluskan ketumbar utuh bersama bawang putih dan rempah lainnya. Takaran bumbu, lama marinasi, serta teknik memasak dapat disesuaikan dengan selera sehingga menghasilkan ayam ketumbar yang berbeda-beda, tetapi tetap mempertahankan ciri khas berupa aroma ketumbar yang kuat dan rasa gurih yang menggugah selera.
Resep Ayam Ketumbar Tanpa Tepung
Bahan Ayam Ketumbar Tanpa Tepung
- 500 gram ayam — gunakan bagian paha atau dada sesuai selera, lalu potong menjadi beberapa bagian.
- 2 sendok makan ketumbar — bisa menggunakan ketumbar butiran yang disangrai sebentar agar aromanya lebih harum.
- 5 siung bawang putih
- 3 butir bawang merah
- 2 cm kunyit
- 1 cm jahe
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 sendok makan air jeruk nipis
- 150 ml air
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- Minyak goreng secukupnya untuk memasak
Cara Membuat Ayam Ketumbar Tanpa Tepung
- Cuci ayam secukupnya, kemudian tiriskan hingga tidak terlalu banyak air. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan diamkan sekitar 10 menit untuk membantu mengurangi aroma amis. Setelah itu, bilas kembali jika diinginkan dan tiriskan.
- Marinasi awal ini juga membantu bumbu lebih mudah menempel pada permukaan ayam. Pastikan ayam dipotong dengan ukuran yang relatif sama agar proses memasaknya lebih merata.
- Masukkan ketumbar ke dalam wajan tanpa minyak, kemudian sangrai sebentar menggunakan api kecil hingga aromanya mulai keluar. Jangan terlalu lama karena ketumbar dapat cepat gosong dan menghasilkan rasa pahit.
- Setelah cukup harum, angkat dan biarkan sedikit dingin. Ketumbar kemudian dapat dihaluskan bersama bawang putih, bawang merah, kunyit, dan jahe hingga menjadi bumbu yang cukup halus.
- Masukkan ayam ke dalam wadah, kemudian tambahkan bumbu ketumbar yang sudah dihaluskan. Masukkan garam, merica bubuk, dan gula pasir, lalu aduk sampai seluruh permukaan ayam terlapisi bumbu.
- Diamkan ayam selama kurang lebih 20–30 menit agar bumbu mulai meresap. Jika memiliki waktu lebih, ayam dapat disimpan di dalam kulkas selama beberapa jam agar rasa bumbunya semakin kuat.
- Pindahkan ayam yang sudah dibumbui ke dalam wajan. Tambahkan air, daun salam, dan serai yang sudah dimemarkan. Masak menggunakan api sedang hingga air mulai mendidih.
- Setelah mendidih, kecilkan api dan masak sampai ayam matang serta sebagian besar air menyusut. Sesekali balik ayam agar bumbu merata dan tidak hanya menempel pada satu sisi.
- Setelah air menyusut, cek kematangan ayam. Bagian dalam ayam harus matang sempurna dan tidak lagi berwarna merah muda. Jika menggunakan potongan ayam yang cukup besar, waktu memasak dapat disesuaikan agar bagian tengah benar-benar matang.
- Pada tahap ini, bumbu ketumbar akan semakin menempel pada permukaan ayam. Jika ingin rasa yang lebih kuat, ayam bisa didiamkan beberapa menit setelah api dimatikan sebelum masuk ke tahap berikutnya.
- Panaskan sedikit minyak dalam wajan, kemudian goreng ayam menggunakan api sedang hingga bagian luarnya kecokelatan dan aromanya semakin harum. Karena tidak menggunakan tepung, ayam tidak perlu digoreng terlalu lama.
- Selain digoreng, ayam yang sudah diungkep juga dapat dipanggang menggunakan teflon atau oven. Panggang hingga permukaannya sedikit kering dan berwarna kecokelatan sehingga aroma ketumbar semakin terasa.
- Angkat ayam ketumbar yang sudah matang, kemudian tiriskan jika digoreng. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih, sambal, lalapan, atau sayuran pendamping sesuai selera.
- Ayam ketumbar tanpa tepung ini memiliki cita rasa gurih dengan aroma rempah yang kuat. Tidak adanya lapisan tepung juga membuat hidangan terasa lebih sederhana dan cocok dijadikan lauk untuk makan siang maupun makan malam keluarga.
Advertisement
Tips Membuat Ayam Ketumbar Tanpa Tepung
- Gunakan ketumbar yang masih segar. Ketumbar merupakan bumbu utama dalam hidangan ini sehingga kualitasnya cukup menentukan aroma akhir. Pilih ketumbar yang aromanya masih kuat dan tidak berbau apek. Jika menggunakan ketumbar butiran, sangrai sebentar tanpa minyak sebelum dihaluskan agar minyak alaminya keluar dan aromanya semakin harum.
- Jangan menghaluskan ketumbar terlalu kasar. Ketumbar sebaiknya dihaluskan bersama bumbu lain hingga cukup lembut agar lebih mudah menempel pada ayam. Bumbu yang terlalu kasar bisa membuat rasa ketumbar terasa tidak merata dan beberapa bagian ayam menjadi kurang berbumbu.
- Pilih bagian ayam sesuai selera. Paha ayam biasanya memiliki tekstur lebih juicy dan tidak mudah kering, sedangkan dada ayam cenderung lebih padat dan rendah lemak. Keduanya tetap bisa digunakan untuk resep ini, tetapi waktu memasak perlu disesuaikan dengan ukuran potongan agar ayam matang sempurna tanpa menjadi terlalu kering.
- Marinasi ayam sebelum dimasak. Jangan langsung memasak ayam setelah diberi bumbu jika ingin rasa yang lebih meresap. Diamkan setidaknya 20–30 menit di dalam kulkas. Waktu marinasi yang lebih lama dapat membuat bumbu semakin terasa, terutama pada potongan ayam yang cukup tebal.
- Jangan terlalu banyak menggunakan air saat mengungkep. Air yang terlalu banyak membuat proses pengungkepan menjadi lebih lama dan bumbu bisa terasa lebih encer. Gunakan air secukupnya untuk membantu ayam matang dan bumbu meresap, kemudian masak sampai sebagian besar cairannya menyusut.
- Masak dengan api sedang atau kecil. Ayam tanpa tepung tetap bisa menghasilkan permukaan yang kecokelatan, tetapi bumbu rempah di permukaannya mudah gosong jika dimasak dengan api terlalu besar. Setelah ayam matang melalui proses ungkep, gunakan api sedang saat menggoreng atau memanggang agar permukaannya kecokelatan tanpa membuat bumbu pahit.
- Pastikan ayam matang sampai bagian dalam. Jangan hanya mengandalkan warna bagian luar sebagai tanda ayam sudah matang. Potongan yang tebal membutuhkan waktu lebih lama. Jika perlu, belah bagian ayam yang paling tebal untuk memastikan bagian dalamnya sudah matang sempurna.
- Jangan menggoreng ayam terlalu lama. Karena tidak menggunakan tepung sebagai lapisan pelindung, ayam bisa lebih cepat kehilangan kelembapannya jika digoreng terlalu lama. Setelah ayam matang dan permukaannya sudah kecokelatan, segera angkat dan tiriskan agar teksturnya tetap enak.
- Sesuaikan rasa ketumbar dengan selera. Ketumbar memiliki aroma yang cukup khas sehingga jumlahnya dapat disesuaikan. Jika baru pertama membuat ayam ketumbar, gunakan takaran sedang terlebih dahulu. Untuk rasa yang lebih kuat, jumlah ketumbar bisa ditambah pada percobaan berikutnya.
- Sajikan dengan pendamping yang segar. Ayam ketumbar memiliki rasa gurih dan aroma rempah yang cukup kuat. Sajikan bersama nasi hangat, sambal, irisan mentimun, tomat, atau lalapan agar hidangan terasa lebih seimbang dan tidak terlalu berat.
Variasi Resep Ayam Ketumbar Tanpa Tepung
Ayam Ketumbar Bawang Putih
Untuk rasa yang lebih gurih dan aroma yang kuat, ayam ketumbar bisa dipadukan dengan bawang putih dalam jumlah lebih banyak. Bawang putih dihaluskan bersama ketumbar, lalu digunakan sebagai bumbu marinasi sebelum ayam diungkep atau dipanggang.
Variasi ini cocok bagi yang menyukai rasa rempah sederhana tetapi tetap kuat. Setelah matang, ayam dapat dipanggang di teflon hingga bagian luarnya sedikit kecokelatan agar aroma bawang putih dan ketumbar semakin keluar.
Ayam Ketumbar Pedas
Tambahkan cabai merah, cabai rawit, atau keduanya ke dalam bumbu halus untuk menghasilkan ayam ketumbar dengan sensasi pedas. Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
Ayam yang sudah dibumbui kemudian dapat diungkep sampai matang dan dilanjutkan dengan proses menggoreng atau memanggang. Rasa pedas dari cabai akan berpadu dengan aroma ketumbar sehingga cocok disantap bersama nasi putih hangat.
Ayam Ketumbar Kecap
Bagi yang menyukai rasa gurih sekaligus sedikit manis, kecap manis dapat ditambahkan ketika proses ungkep. Kecap membantu memberikan warna lebih gelap dan rasa karamel yang khas pada permukaan ayam.
Gunakan kecap secukupnya agar rasa ketumbar tetap terasa. Setelah air ungkep menyusut, ayam bisa dipanggang sebentar di teflon sehingga bumbu kecap menempel dan permukaannya menjadi lebih mengilap.
Ayam Ketumbar Madu
Madu bisa digunakan untuk membuat versi ayam ketumbar dengan rasa gurih-manis. Ayam terlebih dahulu dimarinasi menggunakan bumbu ketumbar, bawang putih, garam, dan sedikit merica, kemudian dimasak hingga matang.
Oleskan madu menjelang proses pemanggangan atau setelah ayam matang agar rasa manisnya tidak mudah gosong. Panggang dengan api kecil sampai permukaan ayam sedikit karamelisasi dan mengeluarkan aroma harum.
Ayam Ketumbar Serai
Tambahkan serai yang dimemarkan ke dalam bumbu ungkep untuk memberikan aroma yang lebih segar. Serai dapat dimasak bersama ayam, daun salam, bawang putih, dan ketumbar sehingga aromanya perlahan meresap selama proses memasak.
Variasi ini menghasilkan aroma rempah yang lebih kompleks tanpa perlu menggunakan saus tambahan. Ayam ketumbar serai cocok untuk menu makan keluarga karena rasanya tetap sederhana dan mudah dipadukan dengan sambal atau lalapan.
Ayam Ketumbar Jeruk Nipis
Air jeruk nipis dapat digunakan dalam proses marinasi untuk memberikan rasa segar sekaligus membantu mengurangi aroma amis pada ayam. Padukan dengan ketumbar, bawang putih, garam, dan sedikit merica.
Jangan menggunakan air jeruk nipis secara berlebihan agar rasa asam tidak mendominasi. Setelah dimarinasi, ayam dapat dipanggang atau digoreng hingga matang untuk menghasilkan aroma rempah yang harum dengan sentuhan rasa segar.
Ayam Ketumbar Panggang
Ayam ketumbar tanpa tepung juga bisa dibuat dengan teknik panggang sehingga tidak perlu menggunakan banyak minyak. Ayam yang sudah dimarinasi dan diungkep terlebih dahulu kemudian dipanggang menggunakan oven, air fryer, atau teflon.
Panggang hingga bagian luar ayam berubah kecokelatan dan bumbu terlihat menempel pada permukaannya. Cara ini cocok bagi yang ingin menyajikan ayam ketumbar dengan tekstur bagian luar yang sedikit kering tetapi bagian dalamnya tetap lembut.
Ayam Ketumbar Sambal Matah
Ayam ketumbar yang gurih dapat dipadukan dengan sambal matah untuk memberikan rasa pedas, segar, dan aromatik. Ayam cukup dibuat dengan bumbu ketumbar sederhana, kemudian dimasak hingga matang dan kecokelatan.
Setelah disajikan, tambahkan sambal matah dari irisan cabai, bawang merah, serai, daun jeruk, air jeruk limau, dan minyak. Perpaduan ayam berbumbu ketumbar dengan sambal yang segar membuat menu terasa lebih kaya.
Ayam Ketumbar Lada Hitam
Jika ingin cita rasa yang lebih kuat, tambahkan lada hitam yang ditumbuk kasar ke dalam bumbu. Lada hitam memberikan aroma tajam dan sensasi hangat yang cocok dipadukan dengan ketumbar.
Ayam bisa dimasak dengan sedikit kecap asin atau saus tiram untuk memperkuat rasa gurih. Namun, penggunaan saus sebaiknya tetap secukupnya agar karakter ketumbar tidak tertutup oleh bumbu lain.
Ayam Ketumbar Bakar
Ayam ketumbar juga bisa diolah menjadi ayam bakar dengan tambahan kecap manis pada tahap akhir. Setelah ayam diungkep sampai matang dan bumbunya menyusut, oleskan campuran kecap dan sedikit sisa bumbu pada permukaan ayam.
Bakar atau panggang sambil sesekali dibalik hingga permukaannya kecokelatan. Aroma ketumbar yang berpadu dengan aroma bakaran membuat variasi ini cocok disajikan sebagai menu makan malam atau hidangan keluarga saat berkumpul.
Advertisement
Pertanyaan & Jawaban Seputar Resep Ayam Ketumbar Tanpa Tepung
1. Apakah ayam ketumbar harus menggunakan tepung?
Tidak. Ayam ketumbar dapat dibuat tanpa tepung dengan mengandalkan bumbu ketumbar dan rempah sebagai penambah rasa. Ayam bisa langsung diungkep, kemudian digoreng, dipanggang, atau dibakar hingga matang.
2. Bagaimana agar bumbu ketumbar lebih meresap ke dalam ayam?
Ayam sebaiknya dimarinasi terlebih dahulu selama minimal 20–30 menit. Jika ingin rasa yang lebih kuat, ayam dapat disimpan dalam kulkas selama beberapa jam setelah dibumbui. Potongan ayam yang tidak terlalu besar juga membantu bumbu lebih mudah meresap.
3. Apakah ketumbar perlu disangrai sebelum digunakan?
Tidak wajib, tetapi menyangrai ketumbar sebentar tanpa minyak dapat membantu mengeluarkan aroma khasnya. Gunakan api kecil dan jangan terlalu lama agar ketumbar tidak gosong atau terasa pahit.
4. Ayam ketumbar tanpa tepung sebaiknya digoreng atau dipanggang?
Keduanya bisa digunakan. Menggoreng menghasilkan permukaan ayam yang lebih gurih dan kecokelatan, sedangkan memanggang membutuhkan lebih sedikit minyak dan dapat memberikan aroma bakaran yang khas. Pilih teknik sesuai selera dan peralatan yang tersedia.
5. Mengapa ayam ketumbar bisa terasa pahit?
Rasa pahit biasanya dapat muncul jika ketumbar atau bumbu halus terlalu lama disangrai hingga gosong. Selain itu, bumbu yang menempel pada ayam juga dapat cepat terbakar jika ayam dimasak dengan api terlalu besar. Gunakan api sedang dan perhatikan proses memasaknya.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354410/original/066569500_1790050339-Gemini_Generated_Image_35b05u35b05u35b0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354206/original/092249400_1790042779-osmanthus_milk_tea_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353892/original/031766400_1789982737-ayam_keju_krispi_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353544/original/036398100_1789968888-cooking-kitchen-with-body-parts.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290600/original/083867700_1783486617-pexels-akshata-bablad-70197996-29066516.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572111/original/028475500_1777774433-pexels-cottonbro-7118214.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111187/original/023809800_1783063078-IMG_1258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7241807/original/019116900_1780027083-front-view-woman-kid-relaxing-home_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346079/original/053857300_1789109596-pexels-giulianogiudici-18269729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7165470/original/073643600_1779955615-pexels-reneterp-13821255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488589/original/000791000_1769757751-mom-comforting-her-upset-daughter.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354374/original/018756400_1790049098-1efeeb15-0f36-4110-9ef8-7a87824db364.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354465/original/049779400_1790052246-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_11.39.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513361/original/048607800_1772010264-Jepretan_Layar_2026-02-23_pukul_16.00.04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326690/original/059733100_1787033356-1b2d1435-cd30-4b6a-9443-7279422d6abc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354165/original/017456500_1790038827-2edc8760186274c4fc8b6bd1553dc9a9-0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354176/original/092747300_1790041674-Solok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353086/original/075256500_1789901147-pexels-jonathanborba-15986568.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3355136/original/076040700_1611199259-young-pregnant-woman-posing-indoor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354113/original/063007100_1790005151-jacksonwang2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353685/original/006676400_1789973869-cnc_2026_09_21_1789970213990201_CXh882TyDu.jpeg)