Sukses

Food

Cara Masak Mie Campur Sarden, Menu Praktis Anti Amis ala Rumahan

Fimela.com, Jakarta - Punya stok mi instan dan sarden kalengan di dapur, tapi bingung mau diolah jadi apa? Cara masak mie campur sarden bisa jadi solusi praktis saat malas belanja atau kepepet waktu, karena rasanya tetap gurih dan mengenyangkan.

Sahabat Fimela, kombinasi mi instan dan ikan sarden kalengan memang sudah lama jadi andalan banyak orang karena praktis sekaligus bergizi. Melansir dari jurnal Annual Review of Food Science and Technology, Shahidi dan Ambigaipalan (2018) menyebutkan bahwa asam lemak omega-3 pada ikan seperti sarden berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak.

Tak perlu bahan mewah atau teknik masak yang rumit, resep ini bisa langsung dipraktikkan dengan peralatan dapur seadanya. Berikut cara masak mie campur sarden lengkap dengan bahan, bumbu, dan langkah-langkahnya yang mudah diikuti.

Bahan dan Bumbu Cara Masak Mie Campur Sarden

Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat mie campur sarden untuk 2 porsi:

  • 2 bungkus mi instan (rasa goreng atau ayam bawang, sesuai selera)
  • 1 kaleng sarden ukuran kecil (sekitar 155 gram)
  • 3 siung bawang merah, iris tipis
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 buah tomat, potong dadu
  • 2-3 buah cabai rawit merah, iris serong (opsional, sesuai selera pedas)
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan saus sambal atau saus tomat (opsional)
  • Garam, gula pasir, dan merica bubuk secukupnya
  • 2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
  • 200 ml air

Langkah-Langkah Cara Masak Mie Campur Sarden

  1. Didihkan air dalam panci, lalu rebus mi instan selama 2-3 menit hingga setengah matang. Jangan merebus terlalu lama agar mi tidak terlalu lembek saat ditumis nanti. Tiriskan dan sisihkan.
  2. Panaskan minyak goreng di atas wajan dengan api sedang, lalu tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan berubah warna kekuningan.
  3. Masukkan cabai rawit dan potongan tomat, aduk rata, tumis hingga tomat sedikit layu dan mulai mengeluarkan air.
  4. Tuang sarden kaleng beserta sausnya ke dalam tumisan, lalu hancurkan sedikit daging ikan menggunakan spatula agar bumbu meresap lebih merata.
  5. Tambahkan air secukupnya, kemudian masak hingga mendidih agar kaldu dari sarden dan bumbu menyatu sempurna.
  6. Masukkan bumbu bubuk dan minyak bumbu dari kemasan mi instan, aduk rata, lalu koreksi rasa dengan menambahkan garam, gula, dan merica sesuai selera.
  7. Masukkan mi yang sudah direbus tadi ke dalam wajan, aduk perlahan hingga seluruh mi terbalut bumbu dan sarden secara merata.
  8. Tambahkan kecap manis dan saus sambal jika suka rasa yang lebih kaya, masak sebentar sekitar 1-2 menit sambil terus diaduk agar tidak gosong di bagian bawah wajan.
  9. Taburi irisan daun bawang di atasnya, aduk sebentar hingga layu, lalu angkat dari wajan.
  10. Sajikan mie campur sarden selagi hangat agar cita rasa gurihnya lebih terasa nikmat.

Tips Membuat Mie Campur Sarden Lebih Nikmat dan Tidak Amis

Salah satu keluhan umum saat mengolah sarden kalengan adalah aroma amis yang cukup kuat. Menambahkan tomat, perasan jeruk nipis, atau jahe geprek saat menumis bisa membantu menetralkan aroma amis tersebut secara alami.

Sahabat Fimela juga bisa mengurangi porsi air rendaman sarden dan menggantinya dengan air biasa jika ingin rasa yang tidak terlalu tajam. Menumis bawang hingga benar-benar harum sebelum memasukkan sarden juga membantu membangun lapisan rasa yang lebih dalam pada masakan.

Variasi Cara Masak Mie Campur Sarden yang Bisa Dicoba

Resep dasar ini bisa dimodifikasi sesuai selera dan bahan yang tersedia di rumah. Beberapa variasi populer di antaranya:

  • Mie sarden kuah: Tambahkan lebih banyak air dan masak mi langsung di dalam kuah sarden tanpa proses menumis terpisah, cocok untuk cuaca dingin atau saat ingin menu yang lebih hangat.
  • Mie sarden pedas: Tambahkan cabai rawit lebih banyak atau sambal bawang untuk sensasi pedas yang lebih menggigit.
  • Mie sarden sayur: Tambahkan sawi, kol, atau wortel potong tipis agar menu lebih berserat dan mengenyangkan.
  • Mie sarden telur: Tambahkan telur orak-arik di tengah proses menumis untuk menambah protein dan tekstur yang lebih kaya.

Tips Memilih Sarden Kaleng yang Aman Dikonsumsi

Sebelum mengolahnya, pastikan sarden kalengan yang dipilih benar-benar aman dikonsumsi. Melansir laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI di pom.go.id, masyarakat diimbau menerapkan teknik "KLIK" saat membeli produk pangan kalengan, yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsinya.

Pastikan kaleng dalam kondisi utuh tanpa penyok atau karat, tidak melebihi tanggal kedaluwarsa, dan sudah memiliki nomor izin edar dari BPOM RI yang tertera jelas pada label kemasan. Kebiasaan sederhana ini penting agar cara masak mie campur sarden yang dipraktikkan di rumah tetap aman dan nyaman dinikmati bersama keluarga.

 Kandungan Gizi Mie Sarden

Sahabat Fimela mungkin selama ini menganggap menu ini hanya sekadar makanan darurat, padahal sarden kalengan menyimpan gizi yang cukup baik. Sarden termasuk kelompok ikan berlemak atau oily fish yang kaya protein, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, serta vitamin D dan B12.

Sebuah kajian dalam Jurnal Kalwedo Sains oleh Kaihena dan Ukratalo (2022) yang menganalisis kandungan gizi produk ikan kaleng menunjukkan bahwa proses pengalengan modern mampu mempertahankan sebagian besar nilai gizi ikan, termasuk kandungan proteinnya, selama produk disimpan dan diolah dengan benar. Tulang sarden yang ikut melunak dalam proses pengalengan juga bisa ikut dikonsumsi sebagai sumber kalsium tambahan yang baik untuk tulang.

Meski begitu, sarden kalengan tetap mengandung garam dan bahan pengawet dalam jumlah tertentu, sehingga sebaiknya diimbangi dengan sayuran segar seperti tomat, kol, atau daun bawang saat diolah menjadi mie campur sarden agar asupan gizinya lebih seimbang.

Alasan Mie Campur Sarden Jadi Menu Favorit Banyak Orang

Perpaduan mi instan dan sarden kalengan digemari karena tiga alasan utama: praktis, hemat, dan tetap mengenyangkan. Kedua bahan ini termasuk bahan pangan yang mudah disimpan lama di rumah tanpa perlu masuk kulkas, sehingga cocok jadi stok darurat saat malas atau tidak sempat belanja ke pasar.

Kombinasi ini bahkan sudah lama dikenal dalam khazanah kuliner rumahan Indonesia sebagai menu andalan anak kos maupun keluarga muda. Buku Seri Jadi Koki Sekejap: Masak Sajian dari Mi Instan dalam Waktu 30 Menit (2011) karya Lilly T. Erwin, terbitan Gramedia Pustaka Utama, bahkan mencantumkan olahan mi instan dengan sarden sebagai salah satu resep cepat saji yang praktis dipraktikkan dalam waktu singkat namun tetap kaya rasa.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Olahan Mie

Apakah mie campur sarden bisa dibuat tanpa digoreng atau ditumis?

Bisa. Sarden dan bumbu bisa langsung direbus bersama air hingga mendidih, lalu mi instan dimasukkan ke dalam kuah tersebut tanpa proses menumis terpisah, sehingga menghasilkan versi mie sarden berkuah yang lebih ringan.

Berapa lama mie campur sarden bisa bertahan jika disimpan di kulkas?

Sebaiknya dikonsumsi segera setelah dimasak. Jika terpaksa disimpan, masukkan ke wadah kedap udara dan simpan di kulkas maksimal 1 hari, lalu panaskan kembali hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Apa yang bisa ditambahkan agar mie campur sarden lebih bergizi?

Tambahkan sayuran seperti sawi, kol, wortel, atau tomat, serta telur sebagai sumber protein tambahan. Kombinasi ini membantu menyeimbangkan asupan serat dan protein dalam satu porsi makan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading