Sukses

Food

Resep Cumi Tumis Petai dengan Sambal Bawang yang Menggugah Selera

0(0)

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Fimela.com, Jakarta - Mencari inspirasi lauk pauk yang spesial untuk menu makan siang hari ini? Sahabat Fimela wajib mencoba resep cumi tumis petai dengan sambal bawang yang pedas, gurih, dan super praktis. Paduan tekstur cumi segar yang kenyal dengan aroma khas petai dijamin bakal membuat siapa saja gagal diet dan ingin terus menambah nasi.

Hidangan seafood ala rumahan ini memang selalu sukses menjadi primadona di meja makan keluarga. Rahasia kenikmatan sejatinya terletak pada racikan bumbu sambal bawang yang menonjolkan sensasi pedas nendang di lidah. Ditambah lagi, bumbu pedas yang meresap sempurna ke dalam potongan daging cumi membuatnya terasa semakin istimewa.

Proses pembuatannya pun terbilang sangat cepat dan tidak memerlukan teknik memasak yang rumit bagi pemula. Hanya dengan bermodalkan bahan-bahan sederhana yang mudah didapatkan di pasar tradisional, kamu sudah bisa menyajikan lauk ala restoran Sunda di rumah. Yuk Simak resep lengkapnya berikut ini, dirangkum Fimela.com pada Senin (5/10/2026).

Bahan Cumi Tumis Petai dengan Sambal Bawang

Sebelum mulai berkreasi di dapur, pastikan Sahabat Fimela telah menyiapkan seluruh bahan utamanya dengan takaran yang pas. Pemilihan cumi dan petai yang masih segar sangat penting agar masakan tidak berbau amis dan tekstur akhirnya terasa sempurna saat dikunyah.

  • 500 gram cumi segar, bersihkan tintanya, buang tulang rawan, dan potong cincin.
  • 2 papan petai segar, kupas kulitnya dan belah menjadi dua bagian.
  • 1 buah jeruk nipis, ambil air perasannya untuk melumuri cumi.
  • 100 gram cabai rawit merah (takaran bisa disesuaikan dengan selera pedas masing-masing).
  • 8 siung bawang merah dan 4 siung bawang putih berukuran sedang.
  • 1 buah tomat merah, potong dadu agar sambal terasa lebih segar.
  • Garam, gula pasir, kaldu jamur, dan minyak goreng secukupnya.

Cara Membuat Cumi Tumis Petai Sambal Bawang Spesial

Mengolah cumi sebenarnya sangatlah mudah asalkan kamu tahu urutan memasaknya yang benar agar dagingnya tidak menjadi alot. Ikuti panduan langkah demi langkah di bawah ini untuk menghasilkan tumisan yang bumbunya medok dan matang merata.

  1. Marinasi Cumi: Lumuri potongan cumi yang sudah dibersihkan dengan air perasan jeruk nipis dan sedikit garam. Diamkan selama kurang lebih 10 menit untuk menghilangkan bau amis, lalu bilas bersih.
  2. Haluskan Bumbu: Ulek kasar cabai rawit merah, bawang merah, dan bawang putih. Usahakan tidak memblendernya terlalu halus agar tekstur sambal bawangnya tetap terasa otentik.
  3. Tumis Sambal: Panaskan minyak goreng secukupnya di atas wajan, lalu tumis bumbu ulek dan irisan tomat hingga harum. Pastikan bumbu ditumis hingga matang dan mengeluarkan minyak agar tidak langu.
  4. Masukkan Bahan Utama: Masukkan potongan cumi dan petai ke dalam tumisan bumbu pedas. Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu jamur sesuai selera, lalu aduk hingga bumbu merata menutupi cumi.
  5. Masak Kilat: Masak menggunakan api besar selama 3 hingga maksimal 5 menit saja hingga cumi berubah warna dan kaku. Segera angkat dari kompor dan sajikan selagi hangat.

Tips Hasil Maksimal Memasak Cumi Agar Tidak Alot

Kesalahan umum yang sering terjadi saat memasak seafood adalah durasi di atas kompor yang terlalu lama sehingga daging berubah kenyal seperti karet. Untuk menghindari hal tersebut, Sahabat Fimela bisa menerapkan beberapa trik rahasia dapur berikut ini agar hasilnya empuk sempurna.

  • Jangan merebus atau menumis cumi lebih dari 5 menit, karena daging cumi sangat cepat matang dan rentan mengeras jika overcooked.
  • Tidak perlu menambahkan air saat menumis, sebab cumi segar akan secara alami mengeluarkan kandungan airnya sendiri saat terkena panas wajan.
  • Pilih petai yang bentuknya bulat padat dan masih segar, lalu masukkan di tahap akhir masakan agar teksturnya tetap renyah saat digigit.
  • Buang kulit ari cumi (lapisan berwarna keunguan) saat membersihkannya agar hasil tumisan terlihat lebih bersih dan menggugah selera.

Varian Kreasi Olahan Cumi Tumis Pedas yang Menggoda

Jika kamu atau anggota keluarga ingin mengeksplorasi cita rasa lain dari masakan ini, resep dasarnya sangat fleksibel untuk dimodifikasi. Tambahkan atau ganti beberapa bahan pelengkap berikut ini untuk menciptakan sensasi hidangan baru yang tak kalah memanjakan lidah.

  • Cumi Asin Tumis Petai: Ganti cumi segar dengan cumi asin kering yang sudah diseduh air panas. Varian ini akan memberikan sensasi gurih pekat yang sangat lezat disandingkan dengan nasi hangat.
  • Tumis Cumi Petai Cabai Hijau: Gunakan cabai hijau besar dan tomat hijau sebagai pengganti cabai merah untuk menghasilkan sensasi pedas yang lebih ringan dan tampilan yang lebih segar.
  • Cumi Tumis Kemangi: Tambahkan segenggam daun kemangi segar tepat sebelum api kompor dimatikan untuk memberikan aroma herbal yang wangi dan menyamarkan sisa bau seafood.
  • Cumi Saus Tiram Pedas: Tuangkan satu sendok makan saus tiram saat menumis sambal bawang untuk memberikan sentuhan rasa gurih manis ala sajian chinese food.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Tumis Cumi

1. Apakah kepala cumi boleh ikut dimasak?

Tentu saja boleh. Pastikan bagian mata dan gigi di tengah kepala cumi sudah dibuang bersih agar tidak mengganggu tekstur saat dimakan.

2. Kenapa tumisan cumi saya terasa sedikit pahit?

Rasa pahit biasanya muncul karena tinta cumi belum bersih sempurna, bumbu sambal yang gosong, atau cumi tidak dibilas bersih setelah dimarinasi jeruk nipis.

3. Apakah masakan ini ramah untuk lambung atau penderita maag?

Karena menggunakan sambal bawang pedas dan petai, masakan ini kurang disarankan bagi yang memiliki perut sensitif. Sahabat Fimela bisa mengurangi drastis jumlah cabai rawitnya jika tetap ingin mencoba.

4. Berapa lama cumi tumis ini bisa disimpan di kulkas?

Jika dimasukkan ke dalam wadah kedap udara yang bersih, tumisan cumi bisa bertahan 1 hingga 2 hari di dalam kulkas (chiller).

5. Bagaimana ciri-ciri cumi segar di pasar?

Cumi yang segar memiliki tekstur daging yang kenyal padat bila ditekan, warna kulit arinya cerah tidak pucat, dan matanya masih terlihat bening atau tidak keruh.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Loading