Sukses

Food

Resep Kue Lemet Singkong dengan Isian Gula Merah Anti Gagal, Manisnya Pas

Fimela.com, Jakarta - Kue tradisional selalu memiliki tempat istimewa di hati para penikmat kuliner, salah satunya adalah resep kue lemet singkong dengan isian gula merah yang menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih. Cita rasa gula merah yang lumer berpadu dengan tekstur singkong yang kenyal menjadikan kudapan ini teman sempurna untuk bersantai di sore hari bersama keluarga tercinta.

Melansir data dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, singkong merupakan sumber energi yang baik karena dalam setiap 100 gramnya terkandung 154 kalori dan 36,8 gram karbohidrat yang cukup untuk mengganjal perut. Sahabat Fimela tidak perlu khawatir soal nutrisi, karena selain mengenyangkan, kudapan ini juga minim proses penggorengan sehingga lebih sehat dibandingkan gorengan biasa.

Membuat jajanan ini ternyata tidak sesulit yang dibayangkan, bahkan bahan-bahannya sangat mudah ditemukan di pasar tradisional maupun swalayan terdekat. Artikel ini akan mengupas tuntas cara membuat resep kue lemet singkong dengan isian gula merah yang anti gagal, lengkap dengan tips memilih bahan agar hasilnya lembut dan legit.

Bahan-Bahan Resep Kue Lemet Singkong dengan Isian Gula Merah

Berikut daftar bahan untuk membuat sekitar 15-20 bungkus lemet:

  • 1 kg singkong segar, kupas dan cuci bersih.
  • ½ butir kelapa setengah tua, parut memanjang (buang kulit ari cokelatnya agar hasil kue bersih).
  • 250 gram gula merah kualitas bagus (warna pekat), sisir halus.
  • 3 sendok makan gula pasir (opsional, untuk penegas rasa manis).
  • 1 sendok teh garam halus.
  • 1 bungkus kecil vanili bubuk (agar lebih harum).
  • 2 sendok makan tepung tapioka/kanji (agar tekstur lebih menyatu dan kenyal).
  • Daun pisang secukupnya (pilih daun pisang batu atau kepok yang lebar).
  • Lidi atau tusuk gigi untuk menyemat (jika diperlukan, meski biasanya cukup dilipat).

Cara Membuat Resep Kue Lemet Singkong dengan Isian Gula Merah

  1. Siapkan Daun Pisang: Bersihkan daun pisang dengan lap basah. Panggang sebentar di atas kompor atau jemur hingga layu agar daun tidak mudah sobek saat digunakan untuk membungkus. Potong-potong dengan ukuran sekitar 20x20 cm.
  2. Haluskan Singkong: Parut singkong hingga halus. Jika singkong mengandung banyak air, peras sedikit airnya (jangan sampai terlalu kering agar lemet tidak keras). Endapkan air perasan, ambil pati yang mengendap, dan campurkan kembali ke ampas singkong.
  3. Buat Adonan Dasar: Dalam wadah besar, campurkan singkong parut, kelapa parut, garam, vanili bubuk, tepung tapioka, dan gula pasir. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  4. Siapkan Isian: Ambil gula merah yang sudah disisir. Sahabat Fimela bisa mencampurkan sebagian besar gula merah ke dalam adonan agar warnanya cokelat merata. Namun, untuk sensasi "Isian Gula Merah" yang lebih terasa, sisakan sebagian gula merah dalam bentuk potongan kecil atau serutan kasar.
  5. Membungkus: Ambil selembar daun pisang. Letakkan sekitar 2 sendok makan adonan singkong di tengahnya. Pipihkan sedikit, lalu taruh sedikit serutan kasar gula merah di bagian tengah adonan (sebagai isian inti). Tutup kembali dengan adonan agar isian tidak bocor keluar.
  6. Bentuk Lemet: Gulung daun pisang membungkus adonan, padatkan perlahan. Lipat kedua ujung daun ke bagian bawah (tengah) hingga adonan terkunci rapat. Pastikan bungkusan rapi agar tidak terbuka saat dikukus.
  7. Kukus: Panaskan panci pengukus (dandang) hingga air mendidih dan beruap banyak. Susun bungkusan lemet di dalam kukusan. Kukus dengan api sedang selama kurang lebih 30–45 menit hingga matang sempurna.
  8. Sajikan: Angkat lemet dari kukusan dan biarkan dingin sejenak agar teksturnya lebih set dan kenyal. Lemet siap disajikan.

Tips agar Lemet Tidak Bocor dan Tahan Lama

Salah satu tantangan dalam membuat lemet adalah isian gula merah yang meleleh keluar. Untuk mengatasinya, pastikan Sahabat Fimela melipat daun pisang dengan rapat dan padat. Penggunaan tepung tapioka dalam resep di atas juga berfungsi sebagai pengikat agar adonan tidak ambyar saat terkena uap panas.

Selain itu, jika Sahabat Fimela ingin menyimpan lemet untuk esok hari, biarkan lemet benar-benar dingin terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup. Lemet yang hangat dan tertutup rapat cenderung lebih cepat basi karena uap air yang terperangkap.

Pesona Jajanan Pasar yang Tak Lekang Waktu

Lemet, atau di beberapa daerah dikenal dengan nama ketimus atau utri, adalah bukti kekayaan kuliner nusantara yang memanfaatkan bahan pangan lokal. Pada masa lalu, masyarakat mengolah singkong menjadi berbagai variasi makanan untuk menyiasati ketersediaan beras, dan lemet menjadi salah satu kreasi paling populer karena rasanya yang nikmat. Teksturnya yang kenyal dengan aroma khas daun pisang yang dikukus memberikan sensasi nostalgia yang kuat bagi siapa saja yang menyantapnya.

Berbeda dengan olahan singkong modern yang seringkali menggunakan keju atau cokelat, lemet mempertahankan keaslian rasa melalui penggunaan gula aren atau gula merah asli. Keistimewaan resep kue lemet singkong dengan isian gula merah terletak pada sensasi "kejutan" manis yang lumer di mulut ketika kita menggigit bagian tengah kue yang berisi serutan gula merah.

Kandungan Gizi dan Manfaat Singkong

Sebelum masuk ke dapur, ada baiknya Sahabat Fimela mengetahui bahwa singkong bukan sekadar sumber karbohidrat. Umbi ini juga kaya akan serat pangan yang baik untuk pencernaan. Selain itu, singkong mengandung vitamin C dan beberapa mineral penting seperti kalsium dan fosfor yang bermanfaat bagi tubuh.

Proses pengolahan dengan cara dikukus (steaming) pada pembuatan lemet adalah metode yang sangat baik untuk mempertahankan nutrisi di dalamnya. Berbeda dengan digoreng yang menambah lemak jenuh, mengukus memastikan tekstur singkong matang sempurna tanpa merusak kandungan gizi alaminya.

Tips Memilih Singkong Berkualitas

Kunci utama dari resep kue lemet singkong dengan isian gula merah yang enak ada pada kualitas bahan utamanya. Berikut beberapa tips yang bisa Sahabat Fimela terapkan saat membeli singkong:

  • Perhatikan Kulit Ari: Pilih singkong yang kulit arinya sedikit mengelupas dan berwarna kemerahan atau merah muda, ini biasanya menandakan daging singkong yang empuk.
  • Patahkan Sedikit Ujungnya: Jika diizinkan penjual, patahkan sedikit ujung singkong; pastikan bagian dalamnya berwarna putih bersih, bukan kebiruan atau memiliki garis hitam yang menandakan singkong sudah lama dan akan terasa pahit atau keras.
  • Tekstur Kulit: Hindari singkong yang kulitnya sudah keriput atau layu, pilihlah yang masih segar dan kencang.

Demikian resep kue lemet singkong dengan isian gula merah yang bisa langsung dipraktikkan di dapur rumah. Selain melestarikan kuliner tradisional, menyajikan camilan sehat buatan sendiri tentu memberikan kepuasan tersendiri bagi keluarga. Selamat mencoba.

Pertanyaan dan Jawaban Kue Lemet Singkong dengan Isian Gula Merah

Apa perbedaan antara lemet dan ketimus?

Jawab: Sebenarnya lemet dan ketimus merujuk pada kue yang sama di beberapa daerah, namun ada variasi ketimus yang kadang menambahkan nangka atau pisang, sedangkan lemet fokus pada singkong dan gula merah.

Berapa lama lemet singkong bisa bertahan?

Jawab: Kue lemet singkong bisa bertahan sekitar 1-2 hari di suhu ruang, namun sebaiknya simpan di kulkas jika ingin tahan lebih lama dan kukus kembali sebelum disajikan.

Kenapa lemet singkong terasa pahit?

Jawab: Rasa pahit biasanya berasal dari jenis singkong yang mengandung sianida tinggi atau singkong yang sudah tidak segar (berwarna kebiruan), jadi pastikan memilih singkong yang dagingnya putih bersih.

Apakah daun pisang harus dipanaskan sebelum dipakai membungkus?

Jawab: Ya, daun pisang sebaiknya dipanggang sebentar di atas api atau dijemur agar layu dan lentur, sehingga tidak mudah robek saat digunakan untuk membungkus adonan lemet.

Bolehkah mengganti gula merah dengan gula pasir?

Jawab: Boleh saja, namun penggunaan gula merah memberikan aroma karamel yang khas dan warna kecokelatan yang cantik, yang menjadi ciri khas utama dari kue lemet tradisional.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading