Fimela.com, Jakarta - Resep udang masak tempoyak menjadi pilihan menarik bagi pencinta masakan Nusantara yang menyukai perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih dalam satu hidangan. Olahan ini mengandalkan tempoyak, yaitu daging buah durian yang difermentasi, sebagai bahan utama pembentuk cita rasa sekaligus aroma khas yang sulit ditemukan pada masakan berbumbu lainnya.
Ketika dipadukan dengan udang segar, cabai merah, bawang, kunyit, dan aneka rempah, tempoyak menghasilkan kuah berbumbu yang kaya rasa. Rasa asamnya memberikan karakter tersendiri, sementara udang menghadirkan sensasi gurih dan manis alami yang membuat hidangan ini cocok disantap bersama nasi putih hangat.
Meski terlihat istimewa, udang masak tempoyak bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang relatif mudah ditemukan. Kuncinya terletak pada pemilihan udang segar, penggunaan tempoyak sesuai selera, serta pengaturan api dan waktu memasak agar bumbu meresap tanpa membuat tekstur udang menjadi keras. Lantas bagaimana resep udang masak tempoyak dengan bumbu pedas yang khas? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (15/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Advertisement
Resep Udang Masak Tempoyak dengan Bumbu Pedas yang Khas
Resep ini menghasilkan sekitar 3–4 porsi, tergantung ukuran udang dan porsi makan.
Bahan utama
- 500 gram udang segar ukuran sedang atau besar
- 150 gram tempoyak
- 300–400 ml air
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun jeruk
- 1 lembar daun kunyit, iris halus jika tersedia
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 1 sendok teh gula pasir, atau sesuai selera
- Garam secukupnya
- 1–2 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu halus
- 8–10 buah cabai merah keriting
- 5–10 buah cabai rawit merah, sesuai tingkat kepedasan
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 cm kunyit
- 1 cm jahe
Catatan: Tempoyak memiliki tingkat keasaman dan rasa asin yang berbeda-beda. Karena itu, garam, gula, jumlah cabai, dan takaran tempoyak sebaiknya disesuaikan setelah kuah mulai dimasak.
Cara Membuat Udang Masak Tempoyak
1. Bersihkan udang dengan benar
Cuci udang menggunakan air mengalir, lalu buang bagian kepala jika tidak ingin menggunakannya. Buang pula kotoran pada punggung udang dan lepaskan kaki atau bagian tajam yang mengganggu.
Kulit udang boleh dipertahankan agar cita rasa gurihnya lebih kuat, atau dikupas sesuai selera. Setelah dibersihkan, tiriskan udang hingga tidak terlalu berair.
Pilih udang yang berbau segar, bukan menyengat atau menyerupai amonia. Jika udang berbau tidak wajar, berlendir berlebihan, atau menunjukkan tanda kerusakan, jangan digunakan.
2. Haluskan bumbu sampai merata
Masukkan cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan jahe ke dalam blender atau ulekan. Haluskan seluruh bahan hingga membentuk pasta bumbu.
Jika menggunakan blender, tambahkan sedikit minyak atau air seperlunya agar bumbu mudah dihaluskan. Hindari menambahkan terlalu banyak air karena dapat membuat proses penumisan lebih lama.
Bumbu yang halus membantu rasa cabai dan rempah menyatu dengan kuah tempoyak. Tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan mengurangi cabai rawit tanpa harus menghilangkan karakter utama masakan.
3. Tumis bumbu bersama rempah aromatik
Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Masukkan bumbu halus, kemudian tumis sambil diaduk hingga aromanya keluar dan warnanya sedikit lebih pekat.
Tambahkan serai, daun jeruk, lengkuas, dan irisan daun kunyit jika digunakan. Tumis kembali sampai harum dan bumbu tidak lagi berbau langu.
Tahap ini penting karena bumbu yang ditumis dengan baik menghasilkan kuah yang lebih kaya aroma. Namun, jangan sampai bumbu gosong karena dapat menimbulkan rasa pahit yang mengganggu keseimbangan asam dan pedas tempoyak.
4. Masukkan tempoyak dan aduk hingga menyatu
Masukkan tempoyak ke dalam tumisan bumbu. Aduk perlahan sampai tercampur rata dengan cabai, bawang, dan rempah aromatik.
Biarkan selama beberapa menit sambil terus diaduk agar aroma tempoyak menyatu dengan bumbu. Gunakan api sedang cenderung kecil supaya bagian bawah tidak cepat mengering atau lengket.
Pada tahap ini, aroma khas durian fermentasi akan mulai terasa. Jika baru pertama kali memasak tempoyak, gunakan takaran sesuai resep terlebih dahulu, lalu koreksi rasa setelah kuah tercampur dengan air.
5. Tambahkan air dan masak hingga kuah berbumbu
Tuangkan sekitar 300 ml air ke dalam wajan, lalu aduk sampai tempoyak larut dan kuah terlihat merata. Tambahkan sedikit air lagi jika menginginkan kuah yang lebih banyak.
Masak hingga kuah mendidih perlahan dan bumbu tercampur sempurna. Setelah itu, tambahkan gula pasir secukupnya untuk membantu menyeimbangkan rasa asam dan pedas.
Jangan langsung memasukkan banyak garam karena tempoyak yang digunakan mungkin sudah memiliki rasa asin. Cicipi kuah terlebih dahulu sebelum menentukan tambahan bumbu berikutnya.
6. Masukkan udang dan masak sampai matang
Setelah kuah berbumbu mendidih, masukkan udang yang sudah dibersihkan. Aduk perlahan agar setiap bagian udang terkena kuah tempoyak tanpa merusak teksturnya.
Masak hingga udang berubah warna menjadi merah muda atau kemerahan, bagian dagingnya tidak lagi bening, dan teksturnya matang. Waktu memasak bergantung pada ukuran udang, tetapi umumnya hanya memerlukan beberapa menit setelah kuah kembali mendidih.
Hindari memasak udang terlalu lama karena dagingnya bisa menjadi keras dan kehilangan kelembutan. Untuk keamanan pangan, pastikan udang mencapai suhu internal sekitar 63 derajat Celsius jika diukur dengan termometer makanan.
7. Koreksi rasa dan sajikan selagi hangat
Setelah udang matang, cicipi kuahnya. Tambahkan garam jika kurang asin, sedikit gula jika rasa asam terlalu tajam, atau cabai sesuai selera apabila ingin sensasi pedas yang lebih kuat.
Jika kuah terlalu kental, tambahkan sedikit air panas dan masak sebentar sampai konsistensinya sesuai keinginan. Sebaliknya, jika terlalu encer, biarkan mendidih perlahan tanpa tutup hingga kuah sedikit menyusut, sambil memastikan udang tidak dimasak berlebihan.
Angkat udang masak tempoyak dan sajikan bersama nasi putih hangat. Perpaduan kuah asam pedas, aroma rempah, dan rasa gurih udang membuat hidangan ini cocok dijadikan lauk makan siang maupun makan malam.
Advertisement
Tips agar Udang Masak Tempoyak Lebih Lezat
Pilih tempoyak dengan aroma fermentasi yang wajar
Tempoyak yang baik memiliki aroma khas durian fermentasi dan rasa asam yang menjadi ciri utamanya. Aroma tersebut memang cukup kuat, tetapi tidak seharusnya disertai bau busuk atau tanda kerusakan yang mencurigakan.
Jika menggunakan tempoyak buatan sendiri, pastikan proses fermentasi dan penyimpanannya dilakukan secara higienis. Jangan gunakan tempoyak yang menunjukkan pertumbuhan jamur yang tidak semestinya atau tanda pembusukan.
Sesuaikan jumlah cabai dengan rasa tempoyak
Tempoyak sudah memiliki karakter rasa yang kuat sehingga jumlah cabai tidak perlu selalu dibuat berlebihan. Cabai merah keriting dapat menjadi dasar warna dan rasa pedas, sedangkan cabai rawit digunakan untuk menambah sensasi pedas yang lebih tajam.
Jika tempoyak terasa sangat asam, jangan langsung menambahkan banyak gula. Koreksi rasa sedikit demi sedikit agar karakter asam, pedas, dan gurih tetap seimbang.
Jangan memasukkan udang terlalu awal
Udang lebih cepat matang dibandingkan sebagian besar bahan bumbu. Karena itu, masukkan udang setelah kuah tempoyak matang dan rasanya mulai menyatu.
Cara ini membantu menjaga tekstur udang tetap lembut sekaligus mengurangi risiko daging menjadi alot akibat terlalu lama dimasak.
Gunakan rempah untuk memperkaya aroma
Serai, daun jeruk, lengkuas, dan daun kunyit dapat membantu memberikan lapisan aroma yang lebih kompleks pada masakan. Tidak semua resep harus menggunakan seluruh rempah tersebut, tetapi kombinasinya cocok untuk memperkuat karakter masakan berbumbu khas Melayu.
Jika tidak memiliki daun kunyit, resep tetap bisa dibuat tanpa bahan tersebut. Utamakan tempoyak berkualitas, udang segar, dan bumbu yang ditumis dengan baik.
Variasi Udang Masak Tempoyak yang Bisa Dicoba
Udang Masak Tempoyak dengan Petai
Petai dapat ditambahkan bagi pencinta lauk dengan aroma dan rasa yang lebih kuat. Masukkan petai menjelang udang atau beberapa saat sebelum udang matang agar teksturnya tetap terjaga.
Kombinasi petai dan tempoyak menghadirkan karakter rasa yang lebih berani. Namun, karena keduanya memiliki aroma khas, gunakan petai secukupnya agar tidak mendominasi rasa udang.
Udang Masak Tempoyak dengan Nanas
Nanas dapat menjadi variasi untuk memberikan sentuhan asam dan manis alami. Tambahkan potongan nanas secukupnya ketika kuah sudah terbentuk, lalu masak sampai teksturnya sesuai selera.
Perlu diingat bahwa tempoyak sendiri sudah asam. Karena itu, gunakan nanas secukupnya dan koreksi rasa sebelum menambahkan gula atau garam.
Udang Masak Tempoyak Kuah Kental
Jika menyukai kuah yang lebih pekat, kurangi jumlah air dan biarkan kuah menyusut perlahan sebelum udang dimasukkan. Cara ini membuat bumbu terasa lebih terkonsentrasi tanpa perlu menambahkan tepung pengental.
Pastikan api tidak terlalu besar dan kuah diaduk secara berkala agar tempoyak tidak menempel atau gosong di dasar wajan.
Advertisement
Mengenal Tempoyak, Bahan Khas dalam Masakan Nusantara
Tempoyak merupakan olahan tradisional berbahan dasar daging buah durian yang difermentasi. Bahan ini dikenal dalam berbagai tradisi kuliner Melayu, termasuk di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan, serta negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Proses fermentasi menghasilkan perubahan rasa dan aroma yang membuat tempoyak berbeda dari daging durian segar. Rasa asamnya kemudian dimanfaatkan sebagai unsur utama dalam beragam masakan, baik yang menggunakan ikan maupun bahan laut lainnya.
Dalam udang masak tempoyak, bahan fermentasi ini berpadu dengan rasa gurih alami udang dan pedasnya cabai. Hasilnya adalah hidangan dengan karakter kuat yang tidak hanya mengandalkan rasa pedas, tetapi juga keseimbangan rasa asam, gurih, dan aroma rempah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Udang Masak Tempoyak
1. Apa bahan utama untuk membuat udang masak tempoyak?
Bahan utamanya adalah udang segar, tempoyak, cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, serta rempah aromatik seperti serai dan daun jeruk.
2. Apakah tempoyak bisa diganti dengan durian segar?
Durian segar tidak menghasilkan rasa asam dan aroma fermentasi yang sama dengan tempoyak. Jika ingin mempertahankan cita rasa khas hidangan ini, sebaiknya gunakan tempoyak.
3. Bagaimana cara mengurangi rasa asam tempoyak yang terlalu kuat?
Kurangi takaran tempoyak, tambahkan air secukupnya, lalu seimbangkan rasa dengan sedikit gula dan garam sesuai kebutuhan. Lakukan secara bertahap agar rasa khas tempoyak tetap terasa.
4. Berapa lama udang masak tempoyak perlu dimasak?
Udang umumnya hanya memerlukan beberapa menit setelah dimasukkan ke dalam kuah mendidih. Waktu pastinya bergantung pada ukuran udang, sehingga periksa kematangan dan hindari memasaknya terlalu lama.
5. Apakah udang masak tempoyak harus menggunakan cabai rawit?
Tidak harus. Cabai rawit dapat dikurangi atau dihilangkan jika tidak menyukai rasa terlalu pedas. Gunakan cabai merah keriting sebagai dasar bumbu, lalu sesuaikan tingkat kepedasannya.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373994/original/052751900_1792028888-Gemini_Generated_Image_yw7tcjyw7tcjyw7t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373282/original/065084100_1791962637-IMG_2919.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373901/original/022802300_1791996012-WhatsApp_Image_2026-10-14_at_23.30.28__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373615/original/069982900_1791970427-Gemini_Generated_Image_vazfkvvazfkvvazf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373473/original/026311500_1791965837-add4fb6c-ba81-4d5c-986f-cd5e79a6dd09.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373369/original/028772200_1791963850-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501289/original/065172500_1770892932-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374189/original/088514200_1792039660-132095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374156/original/087453600_1792038656-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_11.24.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374077/original/027326900_1792035239-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_10.32.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374052/original/004038500_1792033156-IMG_20261015_073253.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374034/original/034702600_1792031440-IMG-20261015-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373849/original/019671800_1791990193-131602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374191/original/020972000_1792039663-IMG_2922.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373705/original/006331200_1791972631-cnc_2026_10_14_1791968790795666_WIE5115XzT.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373703/original/031718200_1791972535-cnc_2026_10_14_1791968790795638_ttSOm9d1k4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373688/original/071722500_1791972032-cnc_2026_10_14_1791968790795407_YnaqH04AI7.jpeg)