Sukses

Health

Apa Penyebab Telinga Berair? Simak Penjelasannya di Sini

Fimela.com, Jakarta Pernahkah kamu mengalami sakit telinga? Sebenarnya sakit telinga merupakan suatu keadaan yang cukup umum terjadi. Banyak orang pernah mengalami sakit telinga.

Salah satu gejala sakit telinga adalah telinga yang berair. Namun banyak yang meremehkan telinga yang berair karena umumnya tidak terasa sakit. Meskipun tidak terasa sakit, telinga yang berair harus segera diatasi agar tak semakin parah.

Untuk mengatasi telinga yang berair, kamu harus memahami penyebabnya terlebih dahulu. Berikut penyebab telinga berair serta cara mengatasinya.

Apa Penyebab Telinga Berair?

1. Infeksi Telinga Tengah

Penyebab umum keluarnya cairan dari dalam telinga adalah otitis media, yaitu kondisi ketika telinga bagian tengah terinfeksi bakteri atau virus. Infeksi inilah yang memicu penumpukan cairan di telinga tengah, tepatnya di belakang gendang telinga. Jika terlalu banyak, kumpulan cairan tersebut dapat mendorong dan merobek gendang telinga, sehingga cairan akan mengalir keluar dari telinga.

2. Cedera Gendang Telinga

Kondisi ini dapat terjadi ketika kamu membersihkan telinga menggunakan kapas atau cotton bud dan mendorongnya terlalu dalam sehingga merobek gendang telinga.

Selain itu, perubahan tekanan udara mendadak, seperti saat bepergian dengan pesawat, mendaki gunung, atau menyelam, juga bisa menyebabkan cedera telinga yang ditandai dengan nyeri mendadak pada telinga dan keluar cairan dari telinga.

3. Sindrom Telinga Perenang

Sindrom telinga perenang atau otitis eksterna terjadi akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur. Infeksi tersebut terjadi di saluran telinga bagian luar, yaitu antara lubang telinga dan gendang telinga.

Saat terlalu lama di dalam air, bagian dalam telinga akan menjadi sangat lembap sehingga kulit pada dinding saluran telinga akan mengelupas dan rusak. Di sinilah beragam jenis kuman bisa masuk dan menyebabkan infeksi.

Meski disebut sindrom telinga perenang, kondisi ini tidak hanya terjadi ketika seseorang berada di dalam air. Kulit saluran telinga juga dapat mengalami iritasi karena benda asing yang masuk ke dalam telinga atau akibat eksim.

Cara Mengatasi dan Mencegah Telinga Berair

Saat mengalami kondisi ini, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya, yaitu:

  • Hindari membersihkan telinga dengan kapas atau benda apa pun.
  • Bersihkan telinga hanya di bagian luar dan gunakan benda berbahan lembut, seperti handuk.
  • Hindari memasukkan kain kasa atau apa pun ke telinga untuk menghentikan keluarnya cairan.
  • Hindari meniup hidung terlalu kuat untuk menjaga tekanan dalam telinga.
  • Hindari membersihkan telinga dengan menahan napas, menutup hidung, dan meniupnya, karena bisa meningkatkan tekanan dalam telinga dan memperlambat proses penyembuhan.
  • Hindari menggunakan obat tetes telinga apa pun selain yang diresepkan dokter.

Untuk mencegah terjadinya telinga keluar cairan, cobalah untuk selalu menjaga kebersihan telinga, menjaga tekanan dalam telinga saat mendaki atau menyelam, serta segera mengeringkan telinga setelah mandi dan berenang.

Jika kondisi yang kamu alami semakin parah, seperti cairan yang keluar berwarna putih, kuning, hijau, berupa darah, berlangsung lebih dari 5 hari serta disertai dengan sakit kepala serta demam tinggi, sebaiknya segera konsultasikan kondisimu dengan dokter agar segera ditangani.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading